DALAM RANGKA HARI TANI DPW TANI MERDEKA PROVINSI JAMBI BERBAGI MINYAK GORENG DI KOTA JAMBIĀ  Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasat Lantas, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat Cek Endra Ajak Masyarakat Jambi Perkuat Empat Pilar Menuju Indonesia Emas 2045 CV Nabil Hawari Dilaporkan ke Kejati Jambi, Proyek Jalan Rp4,2 Miliar Jadi Sorotan BPK Kebakaran Disertai Ledakan di Gudang Catering Mall Jamtos, Enam Orang Alami Luka Bakar

Home / Seputar Jambi

Jumat, 2 Desember 2022 - 00:18 WIB

Awas Modus Penipuan Online Baru, Ngaku Kurir J&T Kirim File Apk Berbahaya!

KabarSeputarJambi.id – Kasus penipuan online berkembang pesat di tengah percepatan transformasi digital di Indonesia. Pelaku memiliki berbagai modus penipuan online untuk menjerat korban dan menguras isi rekening mereka.

Baru-baru ini, netizen media sosial ramai membahas modus penipuan online baru yang dilancarkan via obrolan WhatsApp.

Pantau media ini dibeberapa grup WhatsApp mengunggah screenshot yang mengungkap modus baru pelaku penipuan online yang mengatasnamakan kurir J&T.

“Modus penipuan yang masih tergolong baru. Mereka kirimkan file yang belakngnya ada tulisan APK. Jangan diinstal itu karena bisa mencuri data, meretas data. Resi itu (harusnya) JPG/PDF bukan APK,” tulis beberapa unggahan, Kamis (1/12/2022).

Pelaku penipuan ini berpura-pura sebagai kurir ekspedisi yang hendak mengirim paket korban. Pelaku mengirimkan file APK yang dinamai sebagai “Cek Resi” agar korban tak curiga.

Namun, file APK tersebut sebenarnya memuat aplikasi berbahaya yang memungkinkan pelaku untuk mengakses data pengguna yang menginstallnya.

File APK jenis ini biasanya tak menampilkan permission untuk mengakses data tertentu karena telah disembunyikan saat instalasi.

Pelaku penipuan online diprediksi mengetahui nama dari korbannya melalui aplikasi Get Contact. Pelaku juga menargetkan korban secara acak berdasarkan data nomor WhatsApp yang mereka miliki.

Data nomor WhatsApp bisa diperoleh melalui berbagai cara seperti nomor WhatsApp yang dicantumkan di marketplace, sosial media, kontak dalam event, atau lainnya.

Jika kamu menemui modus penipuan online seperti ini, jangan pernah menginstal aplikasi yang dikirm oleh pelaku.

Kemudian, blokir dan laporkan nomor WhatsApp pelaku penipuan online. Jika kamu terlanjur menginstal aplikasi yang dikirim oleh pelaku, segera matikan data seluler dan WiFi dan uninstal aplikasi tersebut.

Jangan lupa untuk menghapus juga seluruh data aplikasi yang tersimpan. Setelah itu, restart hp kamu dengan cara seperti biasa.

BERITA TERKAIT  Gabungan Mahasiswa Jambi Kembali Geruduk Gedung DPRD Jambi, Anggota DPRD Menghilang

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Sambut Peresmian Inpres Jalan Daerah, Harapan Baru untuk Kemajuan Batang Hari

Daerah

Proyek Miliar Rupiah di SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat Diduga Jadi Bancakan: Material Seng ‘Abal-Abal’, Mark-Up Menganga!

Daerah

Diduga Edarkan Sabu, Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Seorang Pria di lumahan

Seputar Jambi

Meriahkan HUT Batanghari ke 74, Tim Futsal Marosebo Ulu VS Perkim Batanghari Berlangsung Seru

Daerah

Rapat Pleno pengurus (RPP) SWI Propinsi Jambi Hari Ini Digelar DiHotel Aston Jambi

Daerah

Sambut Tahun Baru Imlek, Ketua DPD Gersuma Indonesia Kota Jambi Tebar Kepedulian Lewat Pembagian Sembako

Daerah

DUGA KETERLIBATAN KEPALA SEKOLAH, PEMBANGUNAN SMA NEGERI 10 TJB BARAT SENILAI MILYARAN TERKESAN GAGAL

Batanghari

DPRD Batang Hari Bersama Pemkab Bahas 2 Ranperda Inisiatif & Revisi Perda