Temuan Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Dilaporkan ke Kejati, JANJI Pertanyakan Alasan Menunggu Penagihan Inspektorat Aksi Nyata Lawan Dampak Kabut Asap dan Udara Tercemar, DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN) Provinsi gandeng Dinkes Kota Jambi, Dinkes Provinsi Jambi, JBC dan Katalog dengan Membagikan Ribuan Masker Polisi Bergerak Cepat Tangani Kebakaran 8 Rumah di Sungai Nibung, Jindi South Jambi B Bersama Pemuda Mudik Bersatu Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas Unlimited Friendship! 11 Tahun Sumatra Pajero Society, Soliditas dan Persaudaraan Jadi Kekuatan

Home / Seputar Jambi

Sabtu, 31 Desember 2022 - 17:30 WIB

Hingga Pergantian Tahun, Rehabilitas Jalan Desa Kilangan – Pompa Air Terbengkalai

BATANGHARI – Hampir sudah memasuki dua minggu pengerjaan rehabilitasi jalan Desa Kilangan, Desa Pompa Air Kecamatan Muara Bulian mendadak berhenti berkerja tanpa alasan.

Diketahui Rehabilitasi jalan penghubung Desa Kilangan dan Desa Pompa Air Kecamatan Muara Bulian itu hingga kini belum mendapat titik kejelasan sampai saat ini.

Pantauan awak media pada Sabtu (31/12/22), beberapa masyarakat mempertanyakan kenapa jalan itu tidak kembali dikerjakan lagi.

Tertera didalam papan informasi, pengerjaan jalan, dikerjakan PT MARINO PUTRA MANDIRI, pada waktu pengerjaan 106 hari kelender, yang dimulai kontrak 01 Sebtember 2022.

Proyek yang berjumlah Rp 19.035.010.300 tadi diduga pula tanpa terdapat Konsultan Pengawasan.

Salah satu masyarakat kepada awak media menjelaskan bukan hanya sekali ini saja pengerjaan jalan itu mogok bekerja, akan namun, ini yang ketiga kalinya para pekerja tidak bekerja.

“Kalau mogok kerja bukan sekali ini saja. Sebelum ini, ada juga para pekerja itu tidak bekerja, ‘ya tidak tau apa itu alasannya. Kalau dibilang tidak ada materialnya, disana menumpuk ko material,” Ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Masih dianggap masyarakat, bila untuk yg sudah, ada sebentar tidak bekerjanya, paling lama dua atau tiga hari saja.

“Tapi kalu yang kini, telah hampir masuk dua minggu tidak bekerja-bekerja, kenapa ?, kan jadi timbul pertanyaan,” imbuhnya.

Warga juga meminta kepada pemerintah Kabupaten Batang Hari atau instansi terkait, supaya meninjaklanjuti permasalahan ini, dikarenakan terjadinya dilapangan banyak merugikan masyarakat setempat.

“Ya pada instansi terkait harap meninjaklanjuti konflik ini. Lantaran gumpalan batu-batu spilit yang ditimbun pengerasan jalan, mampu membuat pengedara bermotor jatuh atau kebocoran ban,” Harapnya.

Sementara itu awak media sempat konfirmasi kepada pihak pemboronng, Umar, pada 25 Desember 2022. Yang mempertanyakan pemberhentian pengerjaan jalan tadi.

Ia mengatakan pengerjaan jalan tadi masih menunggu instruksi menurut dinas.

“Masih menunggu info menurut dinas,” singkatnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Terbongkar: Judi Togel Beroperasi Terang-Terangan di Samping RAM Desa Panoban, Dikuasai “Bos Tamba”

Batanghari

DPRD Batang Hari mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri semua komisi atau lintas komisi

Daerah

Bupati Anwar Sadat Lepas Kontingen Sepak Bola Tanjab Barat ke Gubernur Cup Jambi 2026

Batanghari

bupati fadhil hadiri pengukuhan ketua dan pengurus dharma wanita persatuan

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari Rahmad Hasrofi Hadiri Pengukuhan Forum TJSLBU

Seputar Jambi

Kunjungan ke Mapolsek Mersam, Kapolres AKBP Bambang Purwanto : Jangan Takut-takut Untuk Melapor

Seputar Jambi

Liga Tropeo SSB Pratama Antar SSB se-kabupaten Batanghari Berjalan Sukses

Daerah

Tim Gabungan Operasi Antik Polda Jambi Bongkar Satu Rumah Diduga Tempat Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba