Pangkalan Pirman Jual Gas diatas HET, warga Minta instansi terkait lakukan Cross chek Soroti Dugaan Monopoli Proyek di Dinas Perkim Muaro Jambi, AWASI Pertanyakan Sosok Berinisial “S” Bukan Sekadar Adu Pukul, Kapolda Fighter Match Jadi Wadah Positif Anak Muda Jambi Tirta Mayang Dukung Kapolda Fighter Match, Arianto: Salurkan Energi Anak Muda ke Hal Positif Limbah PMKS Asian Agri , lagi-lagi Cemari Sungai Benanak dan Sungai Pengabuan 

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Optimalkan Sektor Andalan, Bupati Fadhil Arief Buka Rakortek Pembangunan Perkebunan Batang Hari

Muara Bulian — Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Perkebunan (Rakortekbangbun) Kabupaten Batang Hari. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Batang Hari pada Senin (10/08/2026).

 

Dalam arahannya, Fadhil Arief menegaskan bahwa sektor perkebunan merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat Bumi Serentak Bak Regam. Tercatat hingga tahun 2025, luas lahan perkebunan di wilayah ini telah mencapai 254.971,36 hektare.

 

“Rakortekbangbun ini harus menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, menyinkronkan program, serta memperkuat kolaborasi. Kita perlu sinergi kuat antara pemerintah, perusahaan perkebunan, dan para pekebun,” ujar Fadhil Arief.

 

Bupati juga membeberkan sejumlah tantangan besar yang dihadapi sektor perkebunan saat ini. Di antaranya adalah produktivitas lahan yang belum optimal, keterbatasan hilirisasi produk, lambatnya regenerasi pekebun, hingga masalah legalitas dan sertifikasi lahan.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang Hari telah menyiapkan beberapa langkah strategis, antara lain:

 

1.Peremajaan Lahan: Melakukan replanting dan intensifikasi untuk mendongkrak hasil panen.

 

2.Penguatan Kelembagaan: Memperkuat kelompok tani dan memperluas akses pasar serta sertifikasi.

 

3.Program Petani Milenial: Mendorong regenerasi pekebun agar sektor ini lebih inklusif dan berkelanjutan.

 

Secara khusus, Fadhil Arief memberikan pesan menohok kepada pihak perusahaan perkebunan yang beroperasi di Batang Hari. Ia meminta korporasi memperkuat kemitraan dengan pekebun rakyat sekitar. “Plasma bukan beban, tetapi investasi jangka panjang bagi perusahaan,” tegasnya.

 

Di sisi lain, bupati juga memotivasi para pekebun lokal untuk terus mengupgrade ilmu pengetahuan. Petani diminta mengelola kebun secara profesional agar mampu menghasilkan nilai tambah ekonomi yang tinggi bagi keluarga dan daerah.

BERITA TERKAIT  Kejari Batang Hari Panggil Prakasa Sigentar untuk Ketiga Kalinya, Terkait Dugaan Korupsi Subsidi Pupuk

 

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Batang Hari Mula P. Rambe, S.Sos., M.H., perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, dan Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Batang Hari Farizal, S.H., M.H. Turut hadir pula perwakilan PT Sucofindo Cabang Jambi, ATR/BPN Batang Hari, serta.

Share :

Baca Juga

Daerah

Camat Tungkal Ulu Tidak Berdaya, Pengolahan Batu Ilegal Milik Muhsin di Pematang Tembesu Merajalela 

Batanghari

Asik Bermain Air, 3 Bocah Tenggelam Di Maro Sebo Ulu

Batanghari

DPRD Batanghari Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Bupati Batanghari Masa Jabatan 2025 – 2030

Daerah

Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih

Daerah

Dugaan Penembakan di Betara, Polisi Amankan Satu Pelaku dan Kejar Pelaku Lain

Seputar Jambi

Mobil Membawa Waka DPRD Tanjab Barat Terlibat Kecelakaan di Simpang Tuan, 1 Orang Meninggal Dunia

Batanghari

Pusat Oleh-Oleh Di Kabupaten Batang Hari Sudah Dibuka

Daerah

Bupati Anwar Sadat Resmi Lantik Pengurus PPDI Tanjab Barat 2025–2030