MUSDALUB F.SPTI-K.SPSI Jambi Jadi Sorotan! Sekda Sudirman dan Ketua Pusat Hadir, Konsolidasi Organisasi Diperkuat Polsek Danau Teluk Ungkap Kasus Curanmor dan Penggelapan Motor, Lima Perkara Penganiayaan Tempuh RJ Panagkalan Gas Adeeva Millim Narko, Jual Gas di atas HET ,Instansi terkait jangan Tutup mata, Kota Jambi: JAK Bakal Geruduk Kejagung, Bongkar Dugaan Kejanggalan Proyek UNJA Rp 15 Miliar Proyek Pajak Rp 1,8 Miliar Diduga Direkayasa, Akankah PT Bumi Harmoni Indoguna Terseret Hukum?

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:18 WIB

Akibat Dilintasi Alat Berat,Jalan Simpang Mersam Rusak, Kadis PUTR Batang Hari Ajak Warga Jaga Aset Daerah

Batang Hari – Ruas jalan di kawasan Simpang Mersam, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, mengalami kerusakan setelah dilintasi alat berat yang diduga tidak menggunakan pengamanan yang semestinya saat melintas di atas badan jalan beraspal.

Kerusakan tersebut terjadi pada bagian jalan sepanjang kurang lebih 30 meter. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat serta jalur distribusi hasil perkebunan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batang Hari, Ir. H. Ajrisa Windra, ST, MM, menyampaikan bahwa kerusakan jalan diduga terjadi akibat aktivitas alat berat jenis excavator yang berjalan langsung di atas permukaan aspal tanpa perlindungan yang memadai.

Menurutnya, dalam kondisi tertentu alat berat memang diperbolehkan melintas, namun tetap harus memperhatikan prosedur agar tidak merusak infrastruktur jalan yang telah dibangun pemerintah.

“Kerusakan jalan di Simpang Mersam ini diperkirakan sepanjang kurang lebih 30 meter. Diduga disebabkan oleh alat berat excavator yang berjalan langsung di atas aspal,” ujar Windra.

Ia menjelaskan, seharusnya ketika alat berat jenis excavator dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, pengangkutannya menggunakan kendaraan khusus seperti trado.

Alternatif lain yang dapat dilakukan adalah memberikan pelindung pada tapak track alat berat, seperti menggunakan bantalan ban atau material lain agar tidak bersentuhan langsung dengan permukaan aspal.

“Kalau alat berat seperti excavator itu dipindahkan, seharusnya menggunakan trado. Kalau pun harus rolling, minimal disiapkan pelindung seperti ban pada tapak track-nya agar tidak merusak aspal,” jelasnya.

Selain itu, Windra juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut hasil perkebunan seperti kelapa sawit maupun komoditas lainnya agar memperhatikan kapasitas muatan kendaraan.

BERITA TERKAIT  Kapolres Batang Hari AKBP Bambang Purwanto, S.I.K Himbau Masyarakat Agar Berhati-Hati

Ia mengimbau agar kendaraan pengangkut tidak membawa muatan dengan tonase yang berlebihan, karena hal tersebut dapat mempercepat kerusakan jalan dan mengurangi daya tahan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang membawa hasil kebun seperti sawit dan komoditas lainnya agar tidak melebihi tonase kendaraan. Jika muatan terlalu berat, jalan akan cepat rusak dan ketahanannya akan berkurang,” ungkapnya.

Windra menegaskan bahwa jalan yang dibangun pemerintah merupakan fasilitas umum yang diperuntukkan bagi kepentingan bersama. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga dan merawatnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga membutuhkan dukungan serta kesadaran masyarakat dalam menjaga seluruh aset milik pemerintah daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Pemkab sangat membutuhkan kesadaran dan dukungan masyarakat dalam menjaga seluruh aset pemerintah daerah. Jika aset-aset ini dijaga bersama, tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Ia pun kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah agar dapat bertahan lebih lama dan terus memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat di Kabupaten Batang Hari.

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Diduga Kuat Pengurus Kelompok Tani di Desa Rengas IX Jual Pupuk Subsidi Secara Gelap

Batanghari

Waduh! Akibat Aktivitas Galian C Di Batang Hari Rumah Warga Hampir Amblas

Batanghari

Penemuan Mayat Gantung Diri Hebohkan Warga Tembesi

Batanghari

Wakili Bupati Batang Hari, PJ Sekda Hadiri Peringatan Hari Santri di Ponpes Ar-Rahman II

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Sambut Peresmian Inpres Jalan Daerah, Harapan Baru untuk Kemajuan Batang Hari

Seputar Jambi

Sidang Perdana Praperadilan, Advokat Dian Burlian : Jangan Ada Pembodohan di Masyarakat

Batanghari

Bupati Fadhil Arief bersama Keluarga Gelar Halal Bi Halal, Doa Bersama dan Tasyakuran

Seputar Jambi

Sumur Meluing di KM 51, Warga Khawatir Kebakaran Hebat Menanti