Bungkamnya Disnaker Tanjab Barat , terhadap Pengusaha Syakira Mart , Ada Apa. ? Masyarakat minta Bupati ambil Tindakan  Diduga Angkut Minyak Ilegal, Mobil PT Kasih Karunia Raharja Tak Berhenti Saat Hendak Dikonfirmasi Resmi Dilantik, Raden Abdul Latif Pimpin GAN Jambi, Bidik Konsolidasi 11 Kabupaten/Kota Aroma Korupsi Dana Revitallisasi SD 066 Tanjab Barat , terlihat jelas ,  Kepsek SD Negeri 195 Tanjab Barat, Bantah Gunakan Material Seng dalam Program Revitalisasi SD Tahun 2026

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:18 WIB

Akibat Dilintasi Alat Berat,Jalan Simpang Mersam Rusak, Kadis PUTR Batang Hari Ajak Warga Jaga Aset Daerah

Batang Hari – Ruas jalan di kawasan Simpang Mersam, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batang Hari, mengalami kerusakan setelah dilintasi alat berat yang diduga tidak menggunakan pengamanan yang semestinya saat melintas di atas badan jalan beraspal.

Kerusakan tersebut terjadi pada bagian jalan sepanjang kurang lebih 30 meter. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah, mengingat jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat serta jalur distribusi hasil perkebunan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batang Hari, Ir. H. Ajrisa Windra, ST, MM, menyampaikan bahwa kerusakan jalan diduga terjadi akibat aktivitas alat berat jenis excavator yang berjalan langsung di atas permukaan aspal tanpa perlindungan yang memadai.

Menurutnya, dalam kondisi tertentu alat berat memang diperbolehkan melintas, namun tetap harus memperhatikan prosedur agar tidak merusak infrastruktur jalan yang telah dibangun pemerintah.

“Kerusakan jalan di Simpang Mersam ini diperkirakan sepanjang kurang lebih 30 meter. Diduga disebabkan oleh alat berat excavator yang berjalan langsung di atas aspal,” ujar Windra.

Ia menjelaskan, seharusnya ketika alat berat jenis excavator dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, pengangkutannya menggunakan kendaraan khusus seperti trado.

Alternatif lain yang dapat dilakukan adalah memberikan pelindung pada tapak track alat berat, seperti menggunakan bantalan ban atau material lain agar tidak bersentuhan langsung dengan permukaan aspal.

“Kalau alat berat seperti excavator itu dipindahkan, seharusnya menggunakan trado. Kalau pun harus rolling, minimal disiapkan pelindung seperti ban pada tapak track-nya agar tidak merusak aspal,” jelasnya.

Selain itu, Windra juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan jalan tersebut untuk mengangkut hasil perkebunan seperti kelapa sawit maupun komoditas lainnya agar memperhatikan kapasitas muatan kendaraan.

BERITA TERKAIT  Sat Reskrim Polres Tanjab Barat Tangani Kasus Dugaan Cabul, Satu Orang Jadi Tersangka

Ia mengimbau agar kendaraan pengangkut tidak membawa muatan dengan tonase yang berlebihan, karena hal tersebut dapat mempercepat kerusakan jalan dan mengurangi daya tahan infrastruktur yang telah dibangun pemerintah.

“Kami juga mengimbau masyarakat yang membawa hasil kebun seperti sawit dan komoditas lainnya agar tidak melebihi tonase kendaraan. Jika muatan terlalu berat, jalan akan cepat rusak dan ketahanannya akan berkurang,” ungkapnya.

Windra menegaskan bahwa jalan yang dibangun pemerintah merupakan fasilitas umum yang diperuntukkan bagi kepentingan bersama. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga dan merawatnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Batang Hari juga membutuhkan dukungan serta kesadaran masyarakat dalam menjaga seluruh aset milik pemerintah daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Pemkab sangat membutuhkan kesadaran dan dukungan masyarakat dalam menjaga seluruh aset pemerintah daerah. Jika aset-aset ini dijaga bersama, tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Ia pun kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang telah dibangun pemerintah agar dapat bertahan lebih lama dan terus memberikan manfaat bagi aktivitas ekonomi maupun mobilitas masyarakat di Kabupaten Batang Hari.

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Perayaan Nataru, Kemenkumham Jambi Gelar Apel Siaga Peningkatan Kewaspadaan Antisipasi Gangguan Keamanan di Lapas

Seputar Jambi

Dikabarkan Helikopter Yang Ditumpangi Kapolda Jambi Alami Kecelakaan di Kerinci

Seputar Jambi

Cabuli Anak Tirinya, Warga Tembesi Diringkus Polisi

Seputar Jambi

Rugikan Ratusan Juta, Berkas Mantan Sekdes Padang Kelapo Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jambi

Daerah

Polres Tanjab Barat Ungkap Kasus Curanmor, Satu Pelaku Diamankan

Daerah

Rumah Makan Samuel Panjaitan di Desa Taman Raja Diduga Jadi Markas Penimbunan Solar Ilegal

Batanghari

Wamen Pertanian Sudaryono Tinjau Swasembada pangan Kabupaten Batang Hari

Daerah

Proyek Miliar Rupiah di SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat Diduga Jadi Bancakan: Material Seng ‘Abal-Abal’, Mark-Up Menganga!