Tanjab Barat. kSJ
Sikap tak terpuji dan Melawan Hukum lagi-lagi dipertontonkan oleh PMKS Asian Agri, Dimana. Secara Nyata membuang Limbah di Bantaran sungai Benanak, dan Sungai Pengabuan sehingga Air menjad Hitam dan Bau busuk menyenggat yang membuat Habitat Ekosistem yang ada di dalam Sungai pada Mati .
Pantauan Media KSJ dan Rekan-Rekan Lembaga Swadaya Masyaakat , hari ini ( 03/10) jam 17.00, di Bantaran Sungai Benanak , yag berada di Desa Pwnyabungan,Kecamatan Merlung, terlihat jelas Air Hitam Pekat,
Salah satu warga Penyabungan yang enggan Namanya untuk dipublikasi menyampaikan Air Sungai Benanak menjadi hitam Lantaran terkena limbah PMKS Asian Agri, sebab tak ada lagi PMKS dihuluan Sungai Benanak selalin PMKS Asian Agri , dan hal ini juga sudah sering dilakukan oleh PMKS,” Warga Desa Penyabungan tak heran dengan sikap Perusahaan PMKS Asian Agri yang terus mencemari Sungai Benanak ,” Ucapnya.
Lanjutnya lagi ,PMKS Asian Agri terus membuang Limbah ke sungai Benanak, hanya saja ketahuan jika musim kemarau ,sebab air Sunga Benanak dan Sungai Pengabuan lebih surut dan jernih , berbeda saat musim penghujan, selain air pasang dan Air juga terlihat Keruh jadi tak kelihatan Jika PMKS membuang Limbah,” PMKS sering ketahuan membuang Limbah saat air Surut padahal merea terus buang Limbah namun saat air pasang tak kelihatan Ada Limbah,” Ucapnya.
Sementara Humas Asian Agri saat dikompirmasi membeberkan Foto yang diambil oleh salah Satu Tim Perusahaan ,Dengan titik koordinat1°17’22,53″102°58’55,806″E22°N pada 3 Oktober 2026Jam 11.52.14, yang berada S
Di sungai Benanak,” jam 8 Pagi kami sudah dapat info pak ,” katanya,
Namun saat ditantang Agar Tim Perusahaan cross chek langsung ke sungai Benanak , beliau tak memberikan Respon ,
Asian Agri Group salah satu Perusahan yang mendapatkan Predikat RSPO yang seharusnya mematuhi Aturan dan menjadi Contoh bagi Perusahaan lain untk tidak merusak Lingkungan dan Habitat Ekosistem yang ada,Tapi nampaknya secara lantang Melawan Hukum .
Sementara Dinas Lingkungan Hidup Tanjab Barat , belum bisa dikompirmasi hingga berita ini diterbitkan ,( Tim)










