Pangkalan LPG bersubsidi Sunarno menjual diatas HET,Kosperindag Tanjab Barat, wajib ambil tindakan. Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat abaikan Perintah Wadirreskrimsus Polda Jambi. Fakta Baru Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang, ULP Sebut HPS Sucolite Disusun Tanpa Intervensi Penyedia Diduga Angkut Rokok Ilegal ke Riau, Tiga Truk Beriringan Melintas di Kota Jambi, Muncul Dugaan Keterlibatan Oknum LSM Program baju sekolah gratis,kalau ada pihak sekolah yang memungut biaya laporkan ke dinas pendidikan.pesan Kabid Dikdas 

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Pangkalan LPG bersubsidi Sunarno menjual diatas HET,Kosperindag Tanjab Barat, wajib ambil tindakan.

Tanjab Barat KSJ

Tindakan tak terpuji dan Melawan Hukum lagi-lagi dipertontonkan oleh Pangkalan LPG Bersubsidi Sunarno yang berada di Dssa lampisi, Kecamatan Ranah Mendaluh,Kabupaten Tanjab Barat, Dimana. Tabung Gas Orange ini dijual dengan harga 25.000 pertabung ,

Salah satu warga inisial JO membenarkan apabila Pangkalan LPG Sunarno menjual Gas LPG 3 Kilo Gran yang merupakan Subsidi Pemerintah dengan Harga 25.000 pertabung , hal ini sudah terjadi cukup lama,” Meskipun maaha warga terpaksa membeii sebab sudah menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi,” Terangnya.

Lanjutnya lagi, selalin dari itu Pagkalan terseut terfokus menjual pada Toko Grosir, sehingga warga terkadangabharus membeli ke Toko dengan harga 30.000 pertabung,” pangkalan mejual pada Toko, Toko lantas menjual dengan hargayang cukup tinggi sebsar 30.000,” Ucapny.

Salah satu warga lannya membenarkan jika pangkalan LPG Sunarno memang menjual degannharga Tinggi , dimana warga sudah mulaiengeluh , sehkngg selaku warga meminta Aparat terkait memgambil Tindakan.,” Pangkaln Sunarno menjual di atas HET sementara Pemerintah Tutup Mata, ,”Katanya.

Sementara Kadis Kosperindag Tanjab Barat belum bisa dimintai keterangan terkait permasalahan ini, danakan dimintai meteranga pada Edisi berikutnya, Tindakan apa yang akan dilakukan serta Sanksi apa yang akan diberikan ! Yogi)

BERITA TERKAIT  PETI Menggurita Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan: Sungai Buluh Terus Digerus Tambang Emas Ilegal

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga Angkut Rokok Ilegal ke Riau, Tiga Truk Beriringan Melintas di Kota Jambi, Muncul Dugaan Keterlibatan Oknum LSM

Batanghari

Sambutan Ketua DPRD Batanghari pada Rapat Paripurna Pasca Pelantikan Fadhil-Bakhtiar

Daerah

Kades Pematang Tembesu Diduga Keterlibatan Dalam Usaha Pemecah Batu Ilegal, Melanggar Ketentuan Hukum dan Mengangkangi Negara

Batanghari

Audiensi di Jakarta, Wabup Batang Hari Bahas Program 3 Juta Rumah dan BSPS Bersama Menteri PKP

Batanghari

Inspektorat Tindaklanjuti Mantan Kepsek di Marosebo Ulu Gelapkan Uang Temuan Capai Puluhan Juta

Batanghari

Berikan Ketegasan, Camat Marosebo Ulu Ismail : Kades Jangan Semena-mena 

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Lantik 150 Tenaga Pendidik PPPK Tahap ll

Batanghari

DPRD Batang Hari mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri semua komisi atau lintas komisi