Bukan Sekadar Adu Pukul, Kapolda Fighter Match Jadi Wadah Positif Anak Muda Jambi Tirta Mayang Dukung Kapolda Fighter Match, Arianto: Salurkan Energi Anak Muda ke Hal Positif Limbah PMKS Asian Agri , lagi-lagi Cemari Sungai Benanak dan Sungai Pengabuan  MASYARAKAT DESA KAYU ARO KELUHKAN JEMBATAN RUSAK, MINTA PERBAIKAN DARI PEMDA TANJABBARAT  Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Home / Batanghari / Daerah

Selasa, 11 April 2023 - 02:43 WIB

Ditipu! Sebidang Tanah Warga Sengkati Baru Dirampas Oleh Keponakan Sendiri

BATANGHARI – M. Saman Seorang Warga sengkati baru, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari tertipu terhadap penguasaan sebidang tanah yang dirampas oleh keponakannya sendiri.

Tanah seluas kurang lebih 6 Ha itu telah dikuasai oleh AR, dan diduga telah diterbitkan sertifikatnya.

Tidak terima diperlakukan demikian, Saman pun lantas meminta bantuan hukum kepada Fauzan, SH yang merupakan kuasa hukum PWRI Batanghari, pada Senin (10/4/2023).

Kepada media ini, Saman mengakui jika tanah miliknya yang terletak di wilayah setempat telah dilakukan kesepakatan dengan yang bersangkutan.

“Pada bulan Juli 2014, AR bertemu kerumah saya sekira jam 19.00 WIB dengan maksud memohon agar diberikan pekerjaan,” Sebutnya.

Dengan rasa kasian, dan AR ini bukan orang lain melainkan adalah keluarganya sendiri.

Maka disampaikan oleh Saman jika dia ada tanah kosong, dan timbul lah kesepakatan untuk menjadikan kerjasama mengolah suatu kebun seluas 6 Ha dengan pola bagi dua setelah kebun itu berumur 3 tahun.

“Saya menyiapkan tanah kosong dan AR menanam, merawat dan membeli bibit hingga sampai penanaman,” Katanya.

Setelah itu, terjadilah kesepakatan kerja sama dengan pola bagi 50/50.

“Maka kita buatlah perjanjian tertulis. AR memegang Fotocopy surat perjanjian tersebut dan Saya memegang surat asli,” Ungkap saman.

Seiring dengan berjalannya waktu, proses penggarapan penanaman dan perawatan lebih kurang 3 tahun, tidak ada permasalahan dari pihak manapun, maka sampai pada pembagian yang disepakati untuk pola pembagian 50/50.

“Pada saat itu, saya menanyakan kepada AR pada tahun 2018. Kapan pembagian kita dilakukan,” Sebut Saman.

Sedangkan AR pun menjawab belum Saatnya, dikarenakan masih kecil atau belum merata semua katanya pada saat itu.

Selanjutnya pada tahun 2022 Saman menanyakan kembali di lokasi lahan kebun yang digarapnya, kepada saudara AR.

BERITA TERKAIT  Bupati Anwar Sadat Lepas Kontingen Sepak Bola Tanjab Barat ke Gubernur Cup Jambi 2026

“Budi bagaimana perjanjian kita dahulu?Kemudian saudara AR menjawab dengan tegas mengatakan tidak ada lagi perjanjian kita atau kerja sama kita bahwa tanah ini bukan milik saya lagi,” Sebut AR kepada Saman.

“Saya menjawab tanah siapa kalau bukan tanah saya, coba istighfar, dak salah sebut dak, salah omong kamu itu,” Tuturnya.

Sehingga berita ini di tayangkan AR yang bersangkutan, belum dapat dikonfirmasi.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ditengah Kesibukannya, M. Jaafar Waka DPRD Batanghari Hadiri Pembukaan MTQ Ke 52 Kecamatan Mersam

Daerah

Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee  

Daerah

KURANGNYA PERENCANAAN DAN PENGAWASAN DARI DINAS PENDIDIKAN TANJABBAR,SD 186/V KAMPUNG NELAYAN BELUM BISA DI GUNAKAN

Daerah

Kombes Pol Adi Benny Cahyono Resmi Jabat Dirlantas Polda Jambi, Ini Profil Lengkapnya

Batanghari

Mewakili Bupati, Asisten II Setda Batang Hari Hadiri Gerakan Pangan Murah

Batanghari

Pemkab Batanghari Gelar Gerakan Pangan Murah Tahun 2025

Daerah

Dunia Pers dan Olahraga Domino Jambi Berduka, M. Idris Siregar Tutup Usia

Daerah

Meninggalnya Karyawan PT DAS ,Pihak Manajemen Diam Seribu Bahasa ?