DALAM RANGKA HARI TANI DPW TANI MERDEKA PROVINSI JAMBI BERBAGI MINYAK GORENG DI KOTA JAMBI  Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasat Lantas, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat Cek Endra Ajak Masyarakat Jambi Perkuat Empat Pilar Menuju Indonesia Emas 2045 CV Nabil Hawari Dilaporkan ke Kejati Jambi, Proyek Jalan Rp4,2 Miliar Jadi Sorotan BPK Kebakaran Disertai Ledakan di Gudang Catering Mall Jamtos, Enam Orang Alami Luka Bakar

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:44 WIB

KPPJ Gelar Dialog Interaktif, Pemuda Jambi Tegaskan Tak Ingin Jadi Penonton Politik

Kabarseputarjambi.id – Semangat generasi muda untuk ikut menentukan arah masa depan Provinsi Jambi terlihat dalam dialog interaktif yang digelar Kesatuan Pemuda dan Pelajar Jambi (KPPJ) di Mutiara Senja JBC, Kota Jambi, Senin malam (18/05/2026).

Mengusung tema “Suara Pemuda Menentukan Sosok Pemimpin Jambi 2029”, kegiatan tersebut menjadi wadah bertemunya mahasiswa, organisasi kepemudaan, aktivis, hingga tokoh politik muda untuk berdiskusi terbuka mengenai masa depan kepemimpinan di Provinsi Jambi.

Puluhan peserta tampak antusias mengikuti jalannya forum diskusi. Berbagai isu strategis mulai dari kondisi politik daerah, kualitas kepemimpinan, pembangunan, hingga tantangan generasi muda di era digital menjadi topik hangat yang dibahas sepanjang kegiatan berlangsung.

Dialog interaktif itu menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya akademisi muda Zakly Hanafi Ahmad, Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Jambi M. Adi Satria, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Jambi Iin Habibi, Sekretaris DPD PKS Kota Jambi Wasril Tanjung, serta Ketua PWI Kota Jambi yang diwakili Reza Zebua.

Ketua Umum KPPJ, Adiansyah, yang juga bertindak sebagai moderator mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi daerah dan nasional yang dinilai masih membutuhkan banyak pembenahan.

“Forum ini lahir dari keresahan anak-anak muda Jambi. Kami ingin mahasiswa dan pemuda tidak hanya menjadi penonton politik, tetapi ikut terlibat menentukan arah pembangunan dan masa depan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, generasi milenial dan Gen Z saat ini menjadi kelompok pemilih terbesar di Indonesia, sehingga suara anak muda akan sangat menentukan lahirnya pemimpin di masa mendatang.

“Kalau anak muda apatis, maka masa depan daerah juga dipertaruhkan. Karena itu kami ingin membangun budaya diskusi, budaya kritis, dan budaya peduli terhadap daerah,” tambahnya.

BERITA TERKAIT  Bupati Anwar Sadat Hadiri Pelantikan Pengurus PBSI Tanjab Barat Masa Bakti 2025–2029

Sementara itu, akademisi muda Zakly Hanafi Ahmad menegaskan bahwa pemuda harus mulai berani terlibat dalam proses pembangunan dan tidak hanya aktif di media sosial.

“Anak muda hari ini harus punya kapasitas dan keberanian untuk terlibat dalam ruang-ruang pengambilan keputusan. Kritik itu penting, tetapi harus dibarengi dengan solusi dan gagasan,” katanya.

Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Jambi, M. Adi Satria, menyebut generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan.

“Pemimpin masa depan lahir dari proses demokrasi yang sehat. Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar objek politik setiap momentum pemilu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Jambi, Iin Habibi. Ia menilai anak muda harus berani mengawal kebijakan pemerintah dan aktif menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Pemuda jangan takut bersuara. Daerah ini membutuhkan generasi yang kritis, berani, dan punya kepedulian terhadap masyarakat,” tegasnya.

Sekretaris DPD PKS Kota Jambi, Wasril Tanjung, mengatakan pemuda saat ini memiliki peluang besar untuk tampil sebagai pemimpin karena akses informasi dan pendidikan semakin terbuka.

“Kuncinya adalah integritas dan konsistensi. Anak muda harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang jika ingin menjadi pemimpin yang membawa perubahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Jambi yang diwakili Reza Zebua mengajak generasi muda untuk bijak menggunakan media sosial dan menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital.

“Pemuda harus menjadi penyebar informasi yang positif dan edukatif. Jangan mudah terprovokasi hoaks karena masa depan demokrasi juga dipengaruhi kualitas informasi yang diterima masyarakat,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pembahasan dari peserta terkait persoalan ekonomi, pendidikan, lapangan pekerjaan, hingga arah pembangunan daerah. Forum tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa generasi muda Jambi mulai menunjukkan sikap kritis dalam menyambut kontestasi kepemimpinan Jambi 2029. (TIKO)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Camat Marosebo Ulu Membuka Secara Resmi Open Turnamen Badminton PB Abiya Jaya

Daerah

POLRES TANJAB BARAT UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN BERAT BERENCANA, PELAKU BERHASIL DIAMANKAN BESERTA BARANG BUKTI. 

Daerah

Dampingi Al Haris Bupati Tanjabbar Serahkan Bantuan ke Musibah Kebakaran Di Sungai Dualap

Batanghari

Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Desa Bungku Ditangkap, Polres Batanghari Tegaskan Komitmen Berantas Kekerasan

Daerah

Kades Kuala Dasal Bantah Selewengkan Keuangan Desa

Batanghari

Macet Parah Malam Acara HBI, Warga Tanjung Marwo Stop Angkutan Batu Bara

Daerah

Pemda Tanjab Barat tak memilii Taring untuk menindak PMKS PAJ

Batanghari

Lagi Dan Lagi,Tiang Jembatan Tembesi Dihantam Tongkang Batu Bara