Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Dua Fakta Penting, Kualitas Sucolite Diakui Baik, Penyusun HPS Masih Dipertanyakan Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020 Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:44 WIB

KPPJ Gelar Dialog Interaktif, Pemuda Jambi Tegaskan Tak Ingin Jadi Penonton Politik

Kabarseputarjambi.id – Semangat generasi muda untuk ikut menentukan arah masa depan Provinsi Jambi terlihat dalam dialog interaktif yang digelar Kesatuan Pemuda dan Pelajar Jambi (KPPJ) di Mutiara Senja JBC, Kota Jambi, Senin malam (18/05/2026).

Mengusung tema “Suara Pemuda Menentukan Sosok Pemimpin Jambi 2029”, kegiatan tersebut menjadi wadah bertemunya mahasiswa, organisasi kepemudaan, aktivis, hingga tokoh politik muda untuk berdiskusi terbuka mengenai masa depan kepemimpinan di Provinsi Jambi.

Puluhan peserta tampak antusias mengikuti jalannya forum diskusi. Berbagai isu strategis mulai dari kondisi politik daerah, kualitas kepemimpinan, pembangunan, hingga tantangan generasi muda di era digital menjadi topik hangat yang dibahas sepanjang kegiatan berlangsung.

Dialog interaktif itu menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya akademisi muda Zakly Hanafi Ahmad, Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Jambi M. Adi Satria, Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Jambi Iin Habibi, Sekretaris DPD PKS Kota Jambi Wasril Tanjung, serta Ketua PWI Kota Jambi yang diwakili Reza Zebua.

Ketua Umum KPPJ, Adiansyah, yang juga bertindak sebagai moderator mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian pemuda terhadap kondisi daerah dan nasional yang dinilai masih membutuhkan banyak pembenahan.

“Forum ini lahir dari keresahan anak-anak muda Jambi. Kami ingin mahasiswa dan pemuda tidak hanya menjadi penonton politik, tetapi ikut terlibat menentukan arah pembangunan dan masa depan daerah,” ujarnya.

Menurutnya, generasi milenial dan Gen Z saat ini menjadi kelompok pemilih terbesar di Indonesia, sehingga suara anak muda akan sangat menentukan lahirnya pemimpin di masa mendatang.

“Kalau anak muda apatis, maka masa depan daerah juga dipertaruhkan. Karena itu kami ingin membangun budaya diskusi, budaya kritis, dan budaya peduli terhadap daerah,” tambahnya.

BERITA TERKAIT  Terseret Hingga 8 Meter, Begini Kronologis Kecelakaan Maut di Kilangan Batanghari

Sementara itu, akademisi muda Zakly Hanafi Ahmad menegaskan bahwa pemuda harus mulai berani terlibat dalam proses pembangunan dan tidak hanya aktif di media sosial.

“Anak muda hari ini harus punya kapasitas dan keberanian untuk terlibat dalam ruang-ruang pengambilan keputusan. Kritik itu penting, tetapi harus dibarengi dengan solusi dan gagasan,” katanya.

Sekretaris DPW Partai Gelora Indonesia Provinsi Jambi, M. Adi Satria, menyebut generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan.

“Pemimpin masa depan lahir dari proses demokrasi yang sehat. Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan, bukan sekadar objek politik setiap momentum pemilu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Jambi, Iin Habibi. Ia menilai anak muda harus berani mengawal kebijakan pemerintah dan aktif menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Pemuda jangan takut bersuara. Daerah ini membutuhkan generasi yang kritis, berani, dan punya kepedulian terhadap masyarakat,” tegasnya.

Sekretaris DPD PKS Kota Jambi, Wasril Tanjung, mengatakan pemuda saat ini memiliki peluang besar untuk tampil sebagai pemimpin karena akses informasi dan pendidikan semakin terbuka.

“Kuncinya adalah integritas dan konsistensi. Anak muda harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang jika ingin menjadi pemimpin yang membawa perubahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Jambi yang diwakili Reza Zebua mengajak generasi muda untuk bijak menggunakan media sosial dan menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital.

“Pemuda harus menjadi penyebar informasi yang positif dan edukatif. Jangan mudah terprovokasi hoaks karena masa depan demokrasi juga dipengaruhi kualitas informasi yang diterima masyarakat,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pembahasan dari peserta terkait persoalan ekonomi, pendidikan, lapangan pekerjaan, hingga arah pembangunan daerah. Forum tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa generasi muda Jambi mulai menunjukkan sikap kritis dalam menyambut kontestasi kepemimpinan Jambi 2029. (TIKO)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Camat Marosebo Ulu Membuka Secara Resmi Open Turnamen Badminton PB Abiya Jaya

Seputar Jambi

Bupati Batanghari Fadhil Arief Buka Kegiatan Jambore PKK Tahun 2022

Batanghari

Upacara Peringatan HUT Ke-68 Provinsi Jambi di Batanghari Berjalan Lancar

Batanghari

Para Lurah dan Kepala Desa Se-kabupaten Batanghari Ikut laksanakan Bukber Bersama Dengan Bupati Fadhil Arief

Batanghari

Wakil Bupati Lepas Gerak Jalan Tarkam Kemenpora 2025 di Batang Hari

Batanghari

DPRD Batanghari Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati T.A 2024

Batanghari

Wabup Bakhtiar Hadiri Acara MAKARA XI Arkeologi Herinnering Oleh Mahasiswa Unja

Batanghari

Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan Keterangan Pelaku Pelaku Pembunuhan Rustam Sibarani Dalam Rekontruksi