Polres Tanjab Barat Ungkap Kasus Curanmor, Satu Pelaku Diamankan Polsek Mersam Tegaskan Perdamaian Dugaan Penganiayaan Tanpa Intimidasi, Bantah Tolak Laporan Masyarakat Wooowwww !!!! Karyawan Syakira Mart tak terdaptar di BPJS Ketenaga kerjaan Tanjab Barat. Apakah Instansi terkait akan ambil Tindakan,? Pengacara Gusfa Wendri, S.H. Resmi Bergabung dengan PSI, Optimistis Romi Hariyanto Bawa Perubahan di Jambi Di Mana Kerugian Keuangan Negara?” PH Tantang Dasar Audit BPKP dalam Kasus Tirta Mayang

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:39 WIB

Mantan Rektor Unja Dua Periode Kemas Arsyad Somad tutup usia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan Jambi

Kabarseputarjambi.id – JAMBI – Dunia pendidikan di Provinsi Jambi berduka. Mantan Rektor Universitas Jambi (Unja) dua periode, Dr. H. Kemas Arsyad Somad, S.H., M.H., meninggal dunia pada Senin (6/7/2026) sore.

Almarhum dikabarkan mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kambang, Kota Jambi.

Kabar wafatnya tokoh pendidikan tersebut dengan cepat menyebar melalui berbagai grup percakapan WhatsApp. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari sivitas akademika, tokoh masyarakat, hingga para sahabat yang mengenal dekat sosok almarhum.

Salah satu pesan yang beredar berbunyi:

“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Telah berpulang ke rahmatullah orang tua kita, Dr. H. Kemas Arsyad Somad, S.H., M.H., mantan Rektor Universitas Jambi dua periode. Mohon doa dari kita semua, semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.”

Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh keponakan almarhum, M. Ali Zaini, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Provinsi Jambi.

“Iya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Dr. H. Kemas Arsyad Somad merupakan salah satu akademisi dan tokoh pendidikan yang memiliki peran besar dalam perkembangan pendidikan tinggi di Provinsi Jambi. Ia menjabat sebagai Rektor Universitas Jambi selama dua periode, yakni pada 2003 hingga 2012.

Di bawah kepemimpinannya, Universitas Jambi mengalami berbagai kemajuan, baik dari sisi pengembangan akademik maupun infrastruktur. Salah satu kontribusi besarnya adalah menjadi inisiator berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Jambi, yang kini menjadi salah satu fakultas unggulan di kampus tersebut.

Lahir di Jambi, almarhum merupakan putra dari ulama kharismatik Nahdlatul Ulama (NU), KH. Kemas Abdussomad. Selain dikenal sebagai akademisi, ia juga aktif sebagai tokoh masyarakat yang memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui dunia pendidikan.

BERITA TERKAIT  Pembangunan Jalan Usaha Tani Diborongkan Oleh Oknum Pemdes Kembang Seri

Pengabdian almarhum tidak hanya tercermin dari kiprahnya sebagai dosen dan pemimpin perguruan tinggi, tetapi juga melalui berbagai gagasan serta pemikiran yang telah didokumentasikan dalam sebuah buku biografi mengenai perjalanan hidup dan dedikasinya.

Kepergian Dr. H. Kemas Arsyad Somad menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sivitas akademika Universitas Jambi, dunia pendidikan, serta masyarakat Provinsi Jambi.

Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan khilafnya, diterima seluruh amal ibadahnya, serta diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin. (TIKO)

Share :

Baca Juga

Batanghari

RDP DPRD dan TAPD Batang Hari Dewan Pertanyakan Selisih Gaji Pegawai yang Belum Dibayar

Daerah

DPRD Batang Hari Sambut Kunker Komisi II DPRD Lampung Selatan

Batanghari

Tindak Lanjuti Kerja Sama Program Bidang Pendidikan, Bupati Fadhil Koordinasi dengan YPAN

Daerah

Upacara HUT ke-69 Provinsi Jambi, Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Bacakan Naskah Deklarasi Badan Kongres Rakyat Jambi

Daerah

TERKAIT KADES TELUK PENGKAH,INI KATA M.NATSIR KADIS PMD TANJABBAR 

Batanghari

Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Cek Harga di Warung Tradisional

Daerah

DARURAT BIROKRASI MUBA KALA LHP BPK HANYA JADI “KERTAS BEKAS” DI TANGAN ELITE

Batanghari

Peran Penting DPRD Dalam Pembangunan Daerah