Warga Sipin Teluk Duren Geruduk Kantor Bupati, Minta PKS PT SATU Ditindak Jika Terbukti Melanggar Masyarakat Merlung mulai keluhkan Kinerja Direktur RS Suryah Khairuddin , lantaran Rangkap Jabatan  Gudang Produksi Furnitur di Desa Bukit Indah Diduga Tanpa Izin, Toko Berjualan Berbagai Cabang — Izin Merek & OJK Juga Diragukan RSIA Annisa Jambi Angkat Bicara, Tudingan Telantarkan Pasien Hamil Disebut Tak Berdasar Krisis Air Bersih di Florina Hills, Warga Pertanyakan Distribusi PDAM Muaro Jambi yang Tak Merata

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:05 WIB

Kejari Batang Hari Panggil Prakasa Sigentar untuk Ketiga Kalinya, Terkait Dugaan Korupsi Subsidi Pupuk

MUARA TEMBESI — Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Batang Hari di Muara Tembesi kembali melayangkan surat panggilan kepada Prakasa Sigentar Alam alias Bobi Irwansyah, tersangka dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi penyaluran pupuk bersubsidi. Panggilan tersebut merupakan panggilan ketiga dalam proses penyidikan yang sedang berjalan.

 

Berdasarkan surat resmi bernomor SPT-1508/L.5.11.7/Fd.2/12/2025 tertanggal 15 Desember 2025, tersangka dijadwalkan hadir pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 09.00 WIB di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Batang Hari di Muara Tembesi.

 

Prakasa Sigentar akan diperiksa oleh tim penyidik Seksi Tindak Pidana Umum dan Tindak Pidana Khusus serta Pemulihan Aset Cabjari Batang Hari di Muara Tembesi, guna dimintai keterangan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi untuk petani atau kelompok tani di Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari, pada periode tahun 2020 hingga 2022.

 

Dalam surat panggilan tersebut disebutkan bahwa penyidikan dilakukan berdasarkan sejumlah Surat Perintah Penyidikan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Batang Hari di Muara Tembesi, baik yang diterbitkan pada tahun 2024 maupun perpanjangan di tahun 2025, termasuk penetapan tersangka atas nama Prakasa Sigentar Alam.

 

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 13 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001.

 

Surat panggilan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Batang Hari di Muara Tembesi selaku Penyidik, Bakti Suryantoro, S.H., M.H.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak tersangka terkait kepastian kehadirannya memenuhi panggilan ketiga tersebut. Kejaksaan menegaskan proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

BERITA TERKAIT  Pemdes Padang Kelapo Menggelar Musdes RPJMDes

Share :

Baca Juga

Daerah

Kunjungi Peternak Sapi, Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Himbau Jaga Kebersihan Kandang

Daerah

Polres Tanjab Barat pastikan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun dan Peletakan Batu Penjuru HKBP Simpang Rambutan Berlangsung Aman Kondusif

Daerah

Untuk Memotivasi Petani, Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Bantu Petani Dalam Penyemaian Bibit

Batanghari

Camat Ismail Membuka Secara Resmi Kegiatan FLS2N dan OSN di Kecamatan Marosebo Ulu

Daerah

DARURAT BIROKRASI MUBA KALA LHP BPK HANYA JADI “KERTAS BEKAS” DI TANGAN ELITE

Daerah

Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur Tanpa Hasil, Massa Siapkan Gelombang Lanjutan

Batanghari

Kades Ture Resmi Lantik Kadus II dan Kasipem

Batanghari

Bupati dan Wakil Bupati Batanghari hadiri rapat paripurna dalam rangka HUT Ke-76 Batanghari