Pangkalan Pirman Jual Gas diatas HET, warga Minta instansi terkait lakukan Cross chek Soroti Dugaan Monopoli Proyek di Dinas Perkim Muaro Jambi, AWASI Pertanyakan Sosok Berinisial “S” Bukan Sekadar Adu Pukul, Kapolda Fighter Match Jadi Wadah Positif Anak Muda Jambi Tirta Mayang Dukung Kapolda Fighter Match, Arianto: Salurkan Energi Anak Muda ke Hal Positif Limbah PMKS Asian Agri , lagi-lagi Cemari Sungai Benanak dan Sungai Pengabuan 

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka

Tanjung Jabung Barat – Peristiwa tragis diduga akibat serangan buaya terjadi di RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, dua anak laki-laki menjadi korban.

 

Satu korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama M. Dzaki (11), warga RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya.

 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban diduga diterkam buaya saat berada di tepi sungai dan kemudian terbawa arus. Sementara itu, korban kedua bernama Aldi (11), warga desa yang sama, mengalami luka pada bagian kaki kanan akibat serangan tersebut.

 

Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K. menjelaskan bahwa sekitar pukul 14.00 WIB, personel Polsek Betara menerima informasi dari masyarakat terkait adanya korban yang diduga diterkam buaya.

 

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Betara bersama personel piket, Unit Reskrim Polsek Betara, dan Bhabinkamtibmas Desa Serdang Jaya segera menuju Puskesmas Sukarejo, tempat kedua korban telah dievakuasi.

 

Berdasarkan keterangan saksi Marhat (31), kedua korban sebelumnya mandi di pinggir sungai sekitar pukul 13.00 WIB sebelum berangkat ke sekolah yang dijadwalkan masuk pukul 14.00 WIB. Saat korban belum kembali ke rumah, keluarga berinisiatif mencari ke lokasi sungai.

 

Sesampainya di lokasi, salah satu korban telah hanyut dan diduga menjadi korban serangan buaya. Saksi juga menyebut kemunculan seekor buaya sekitar 20 meter dari lokasi tempat korban mandi.

 

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Sukarejo menuju fasilitas kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan M. Dzaki dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Aldi mengalami luka pada kaki kanan dan mendapatkan penanganan medis.

BERITA TERKAIT  Bupati Fadhil Arief Hadiri Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid At Taqwa Danau Embat

 

Dalam penanganan kejadian ini, personel Polsek Betara telah melakukan penerimaan laporan, koordinasi dengan pihak Puskesmas Sukarejo, serta berkoordinasi untuk pemasangan spanduk peringatan di lokasi sungai sebagai imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keberadaan buaya di wilayah RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara.

 

Polsek Betara juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak melakukan aktivitas mandi maupun bermain di sekitar sungai yang diduga menjadi habitat buaya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Dibulan Suci Ramadhan, Kacabjari Muara Tembesi Sambut Kunjungan Asintel Kejati Jambi

Daerah

Polresta Jambi Gelar Apel Pasukan Operasi Zebra 2025, Siap Tertibkan Lalu Lintas

Batanghari

Bupati Batang Hari Resmi Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029, Fokuskan Ekonomi Inklusif dan Pembangunan Berkelanjutan

Daerah

Diduga Kuat Tambang Batubara Ilegal Beroperasi, Masyarakat Tanjung Jabung Barat Was-was

Batanghari

Ramadhan Penuh Kepedulian,SKK Migas Jindi South Jambi B Salurkan Santunan untuk Anak Yatim

Batanghari

Sekda Rambe Buka Rapat Pembentukan Satgas Karhutla Kabupaten Batang Hari Tahun 2026

Batanghari

H. Bakhtiar, SP, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Bank Pembangunan Daerah

Daerah

Komisi III DPRD Batang Hari Melakukan Kunker Ke Muaro Jambi