Diduga Oknum Personil Polres Bungo PUNYA Usaha PETI Selain Bisnis Kebun Secara Bagi Hasil DIDUGA APH Setempat Tutup Mata 

- Redaksi

Kamis, 3 April 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABARSEPUTARJAMBI.ID – Hanya berapa waktu setelah diberitakan Dedi Sulaiman personil Polres Bungo perihal dugaan bisnis pengelolaan kebun secara bagi hasil, Kini mencuat Kembali dugaan aktivitas lainnya pertambangan emas tanpa izin (PETI).

narasumber menjelaskan kepada wartawan; Dia pun sudah rahasia umum dikampung ini pemain aktivitas tambang emas ilegal di aliran sungai Batanghari kelurahan Sepunggur, lokasi PETI tersebut hanya kurang lebih sekitar 1 kilometer dari lokasi kebun yang diberitakan. Tersebut masih wilayah kabupaten Bungo., jelasnya.

Iya bang, aktivitas PETI nya tak jauh dari kebun yang dikelolanya itu, bukan rahasia lagi dan sejak lama dia itu pemain tambang emas di situ.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari ini Rabu 2/4/2025, konfirmasi awak media kepada Dedi Sulaiman., dia mengatakan tidak punya alat tambang emas satu pun, ada alat berat jenis excavator untuk berkebun, silahkan di kroscek kembali, Sembari mengirim video Excavator miliknya yang sedang bekerja di kebun sawit dengan berkata .. Apa salahnya kerja begini nguli cari uang yang halal bos., tulisnya Dedi Sulaiman sambil mengakhiri.

Terpisah, kemaren pun diberitakan;

Seorang personil Polres Bungo, Dedi Sulaiman, diduga terlibat dalam bisnis pengelolaan kebun secara bagi hasil dengan cara yang dinilai tidak transparan. Tak hanya itu, ia juga dituduh mengancam akan menembak M. Putra, anak dari pemilik lahan kebun yang kini menjadi sengketa.(1/4/2025)

M. Putra, yang merupakan ahli waris dari kedua orang tuanya, Syamsuir dan Ermawati, mengungkapkan bahwa kebun keluarganya yang terletak di Kelurahan Sepunggur, Kecamatan Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, telah dikelola oleh Dedi Sulaiman. Menurut Putra, perjanjian kerja sama yang dibuat antara ibunya, adiknya, dan Dedi Sulaiman sejak awal sudah menyimpan banyak kejanggalan.

BERITA TERKAIT  Musrenbang Kabupaten Batanghari TA 2024 di Marosebo Ulu Berjalan Sukses

 

Kronologi Sengketa

M. Putra menjelaskan bahwa kebun tersebut awalnya merupakan lahan yang sudah ditanami pohon karet dan memiliki sertifikat kepemilikan atas nama ayahnya, Syamsuir, serta kakaknya, Armaini. Namun, setelah kedua orang tuanya berpisah, ibunya dan adiknya, M. Nurul Hidayat, setuju untuk melakukan kerja sama bagi hasil dengan Dedi Sulaiman dalam penanaman kelapa sawit di atas lahan seluas 16 hektare.

“Saat perjanjian dibuat, ayah saya masih hidup, dan kakak saya pun masih ada. Namun, dalam perjanjian tersebut, nama kakak saya dicantumkan tanpa sepengetahuan dan tanda tangannya. Ini jelas menyalahi aturan,” ujar Putra.

Menurutnya, sejak awal pelaksanaan perjanjian tersebut banyak hal yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Setelah berbagai upaya mediasi yang dilakukan oleh Putra tidak membuahkan hasil, ia akhirnya memanen hasil kebun tersebut dengan keyakinan bahwa ia memiliki hak atas lahan tersebut. Namun, tindakan ini justru berujung pada ancaman dari Dedi Sulaiman.

“Dia dengan tegas mengatakan akan menembak saya. Apakah seperti ini seharusnya sikap seorang polisi? Harusnya dia menepati janji dan menerima kritik, apalagi dalam perjanjian itu disebutkan jika ada masalah harus dimusyawarahkan kembali,” tegas Putra dengan nada kesal.

Pernyataan Dedi Sulaiman

Saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Sabtu, 29 Maret 2025, Dedi Sulaiman membenarkan bahwa dirinya bertugas di Polres Bungo dan menjelaskan bahwa seluruh biaya pengelolaan kebun tersebut berasal dari dirinya.

“Bagaimana bisa saya dikatakan salah? Ibu Ermawati sendiri yang menjamin dan bertanggung jawab terhadap keluarganya dalam perjanjian tersebut. Semua modal berasal dari saya, tetapi sekarang mereka malah melakukan panen sendiri. Ini jelas pelanggaran terhadap perjanjian yang sudah kami buat,” ujar Dedi Sulaiman sembari menunjukkan dokumen perjanjian.

BERITA TERKAIT  Festival Batanghari 2026: Batu Akik Khas Jambi Naik Kelas, Kontes Bertuah Siap Digelar Berskala Nasional

Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Kasus ini memunculkan pertanyaan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh seorang anggota kepolisian yang terlibat dalam bisnis bagi hasil di luar tugasnya sebagai aparat penegak hukum. Ancaman yang diduga dilontarkan kepada M. Putra semakin menambah kontroversi kasus ini.

Beberapa pihak menilai bahwa permasalahan ini harus segera diselesaikan melalui jalur hukum agar tidak semakin berlarut-larut. M. Putra sendiri berencana untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwenang guna mendapatkan keadilan atas haknya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Polres Bungo terkait dugaan keterlibatan salah satu personelnya dalam kasus ini. Masyarakat berharap ada tindakan tegas dari pihak kepolisian terhadap anggotanya yang diduga melakukan tindakan intimidasi dan penyalahgunaan wewenang.

Kasus ini masih terus berkembang, dan masyarakat menantikan tindak lanjut dari pihak berwenang dalam menangani sengketa ini secara adil dan transparan

 

( INDRASYARIAL,S,)

Berita Terkait

Program Revitalisasi KB Bunda Dssa Lubuk Sabontan , Disinyalir terjadi Kecurangan , Material bekas dari Pembongkaran langsung diangkut oleh Suami Kepala sekolah
Temuan Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Dilaporkan ke Kejati, JANJI Pertanyakan Alasan Menunggu Penagihan Inspektorat
Aksi Nyata Lawan Dampak Kabut Asap dan Udara Tercemar, DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN) Provinsi gandeng Dinkes Kota Jambi, Dinkes Provinsi Jambi, JBC dan Katalog dengan Membagikan Ribuan Masker
Polisi Bergerak Cepat Tangani Kebakaran 8 Rumah di Sungai Nibung,
Jindi South Jambi B Bersama Pemuda Mudik Bersatu Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas
Unlimited Friendship! 11 Tahun Sumatra Pajero Society, Soliditas dan Persaudaraan Jadi Kekuatan
Unlimited Friendship! Sumatra Pajero Society (SPS) Touring 2026 di Jambi, Satukan Persaudaraan Lintas Sumatra
Unlimited Friendship! Sumatra Pajero Society (SPS) Touring 2026 di Jambi, Satukan Persaudaraan Lintas Sumatra

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Program Revitalisasi KB Bunda Dssa Lubuk Sabontan , Disinyalir terjadi Kecurangan , Material bekas dari Pembongkaran langsung diangkut oleh Suami Kepala sekolah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Temuan Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Dilaporkan ke Kejati, JANJI Pertanyakan Alasan Menunggu Penagihan Inspektorat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Aksi Nyata Lawan Dampak Kabut Asap dan Udara Tercemar, DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN) Provinsi gandeng Dinkes Kota Jambi, Dinkes Provinsi Jambi, JBC dan Katalog dengan Membagikan Ribuan Masker

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Polisi Bergerak Cepat Tangani Kebakaran 8 Rumah di Sungai Nibung,

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Jindi South Jambi B Bersama Pemuda Mudik Bersatu Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Unlimited Friendship! Sumatra Pajero Society (SPS) Touring 2026 di Jambi, Satukan Persaudaraan Lintas Sumatra

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Unlimited Friendship! Sumatra Pajero Society (SPS) Touring 2026 di Jambi, Satukan Persaudaraan Lintas Sumatra

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Polisi Selidiki Kebakaran di Kuala Tungkal, Lima Bangunan Rusak Berat

Berita Terbaru