Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Dua Fakta Penting, Kualitas Sucolite Diakui Baik, Penyusun HPS Masih Dipertanyakan Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020 Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Tanjab Barat

Selasa, 8 Juli 2025 - 16:03 WIB

Dugaan Mark Up Keuangan Desa Pematang Balam,Mulai Mencuat.

JAMBI – Dugaan adanya penyelewengan Keuangan Desa Patang Balam yang bersumber Dari Dana Desa ,Alokasi Dana Desa,Bagi Hasil Pajak,Bantuan Pemerintah Propinsi Jambi serta Pendapatan Asli Desa dari Tahun 2023- 2025 tampaknya menjadi sorotan warga.

Mulai dari tidak Transparan dalam pengelolaan Keuangan Desa,warga tak dilibatkan dalam perencanaan pembangunan sehingga keputusan yang diambil tak sesuai secara skala Prioritas Pembangunan yang di butuhkan.

Pemerintah Desa pokus hanya pada Pembangunan Jalan Rabat Beton yang dinilai warga terjadi penyelewengan Anggaran yang cukup Pantastis,sebab beberapa titik pembangunan jalan Rabat Beton tak mengindahkan Kualitas,serta Kuantitas padahal jika mengacu Pada RAB Sudah Standar SNI.

Modus yang dilakukan berupa tingginya Harga satuan Barang,penggunaan Material yang dimanipulasi jika didalam RAB dibutuhkan Semen sebanyak 100 sak paling yang digunakan 70 Sak sehingga pembangunan rentan mengalami kerusakan.

Salah satu warga Inisial S menyampaikan pengelolaan Keuangan Desa Pematang Balam tak sesuai anjuran Pemerintah yang transparan dan warga harus dilibatkan secara aktif agar program Ini berjalan dengan sukses dan memilki asas mampaat,” Warga Paling juga diajak saat Musrembang Desa ,kalau masalah Keuangan warga tak pernah dilibatkan ,berapa pendapatan alokasinya kemana saja.?” Ujarnya.

 

Lanjutnya lagi,dengan tidak Transparan dalam mengelola Keuangan Desa sehingga warga menduga ada Itikad jahat berupa penyelewengan Anggaran,” warga menduga ada indikasi. Korupsi Keuangan Desa ,” Ucapnya lagi

 

Dibeberkannya, beberapa Pembangunan jalan Rabat Beton yang dibagun megunakan Dana Desa dimana hanya beberapa Bulan sudah mengalami kerusakan lantaran adanya Mark Up Barang, dimana kebutuhan yang terangkum dalam RAB tak sesuai dengan penggunaannya,” lihat sajabang pada Tahun ini pembangunan Jalan Rabat Beton yang berada di poros Desa RT 03 yang menghabiskan Dana Desa sebesar 93.615.000 dengan Volume 65 meter,lebar 4,5 Meter,ketebalan 0,20 inci.yang baru dibangun beberapa bulan sudah hancur,Terangnya.

BERITA TERKAIT  Tim Elang Polres Merangin Berhasil Ringkus Pelaku Pencuri Handphone

Ia berharap Instansi terkait dalam hal ini BPK dan Inspektorat lebih Akurat dalam mengaudit keuangan Desa pematang balam,” inspektorat dan BPK secepatnya Audit keuangan Desa pematang Balam, Saya menyakini ada Indikasi Korupsi” Katanya.

Sementara Kades Pematang Balam H Solli belum bisa dikompirmasi lantaran sedang tidak berada dikantor Desa,begitu juga sebaliknya saat dijumpai dikediamanyajuga tak berada di tempat,hingga berita ini diterbitkan.

( Yogi kardila )

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pemkab Batang Hari Raih Anugerah Daerah Penjaga Kesehatan Inklusif Terbaik Lewat Inovasi “Dokter Tangguh”.

Batanghari

DPRD Batang Hari Gelar Paripurna Bahas Ranperda Penyertaan Modal & RAPBD 2026

Daerah

Diduga memiliki kepentingan, polsek ma sebo menghalangi Ahli waris

Batanghari

Fadhil Arief Menghadiri Kunjungan Kapolda Jambi Di Polres Batanghari

Daerah

Pembanggunan Kantor Desa lubuk Terab, Gunakan Dana ADD Tahun 2025 belum Rampung

Daerah

Bupati Anwar Sadat Hadiri Pelantikan Pengurus PBSI Tanjab Barat Masa Bakti 2025–2029

Daerah

Peringati Hari Bhayangkara ke 79 Tahun 2025,Polres Tanjabbar Adakan Acara Silaturahmi Bersama Insan Pres

Batanghari

Wakil Bupati Batang Hari H. Bahktiar, SP, menghadiri Acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan secara Zoom