Target Pemutihan Belum Maksimal, Wagub Jambi Minta Sosialisasi Keringanan PKB Digencarkan Ketua DPRD Sungai Penuh Ajak Warga Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Kadis Disnaker Tanjab Barat :, minta Persoalan Syakira Mart jangan hanya sebatas Pembinaan,, tapi sanksi tegas,jika terus melakukan pelanggaran Bukan Kaleng-Kaleng! J&T Funrun Jambi 2026 Diserbu 1.500 Peserta, Aldi Taher Jadi Magnet Disnaker Tanjab Barat, tak bernyali menindak Syakira Mart, Ada apa ????

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee  

TANJAB BARAT — Jalan lintas Desa Lubuk Lawas–Tanjung Bojo, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dibangun pada masa Bupati Saprial, kini terancam rusak parah. Jalan yang seharusnya menjadi kemudahan warga justru kini penuh tumpahan batu split dari truk angkutan kuari, dan ironisnya terjadi perubahan rute yang mencurigakan.

 

Sebelum jalan ini dibangun, truk pengangkut batu split dari kuari diketahui menggunakan jalur khusus, yaitu rute dari kuari menuju Desa Pematang Tembesu. Namun, tepat setelah jalan masyarakat ini selesai dibangun, truk-truk angkutan batu beralih memakai jalan tersebut secara terus-menerus, membebani struktur jalan.

 

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebenarnya telah memasang portal pembatas di Desa Tanjung Bojo, tidak jauh dari kediaman Kepala Desa, untuk mencegah kendaraan berlebih muatan melintas. Namun, portal tersebut diduga kuat telah dirusak sehingga truk-truk besar dapat lewat tanpa hambatan, dan kini jalan tersebut penuh tumpahan batu yang jatuh dari muatan truk yang tidak tertutup rapat.

 

Beberapa warga menyebutkan bahwa Pemerintah Desa Tanjung Bojo diduga kuat mendapat fee agar diizinkan melintas tanpa kendala.

 

“Saya dengar pemerintah Desa sudah dapat fee-nya,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Kepala Desa Tanjung Bojo saat dihubungi via Whatsapp mengatakan tidak dapat memberikan penjelasan melalui Whatsapp.

 

“Mohon maaf tidak bisa saya jelaskan melalui WA. Kalau bapak ada waktu main ke rumah sayo” Pinta kades (22/8/2026)

 

“Kapan-kapan ado waktu main ke rumah pak” Tambahnya

BERITA TERKAIT  Waka Komisi III DPRD Batang Hari Apresiasi Putri Asal Batang Hari Lulus Seleksi Paskibraka Nasional

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bentuk Dukungan Nyata Terhadap Generasi Muda, Bupati Fadhil Buka Puasa bersama HIMBARI Jakarta

Seputar Jambi

Digelar Dua Hari Lagi, Festival Pasar Malam Hadir di Sungai Rengas

Batanghari

Pemkab Batang Hari Gelar Malam Anugerah Bupati Awards Tahun 2025

Batanghari

DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Lampung Selatan

Daerah

Kunjungi Peternak Sapi, Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Himbau Jaga Kebersihan Kandang

Batanghari

Warga Padang Kelapo Dihebohkan Dengan Adanya Penemuan Mayat Perempuan

Seputar Jambi

Komunikasi Baik Kades Taman Raja Dengan Perusahaan, PT DAS Turunkan Alat Berat Perbaiki Jalan

Daerah

 Para Pegawai Diminta Berperan Meriahkan HUT ke-80 RI