Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Dua Fakta Penting, Kualitas Sucolite Diakui Baik, Penyusun HPS Masih Dipertanyakan Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020 Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

Home / Daerah / Tanjab Barat

Rabu, 19 Juni 2024 - 18:27 WIB

Limbah Kelapa Sawit PT Fortius Cemari Sungai Tantang, Sawah Ratusan Hektar Di Trans Suban Terancam

 

TANJABBAR – Limbah kelapa Sawit PT Fortius kotori sungai Tantang di wilayah Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Pada Rabu pagi (19/6/2024)

Menghitamnya sungai Tantang akibat dari limbah sawit PT Fortius membuat masyarakat setempat berang. Bagaimana tidak berang, sungai Tantang adalah satu-satunya sungai yang digunakan masyarakat dalam berbagai keperluan. Dari mencuci, mandi bahankan untuk pertanian persawahan.

Sebab itu masyarakat setempat berharap kepada pemerintah untuk memberikan tindakan tegas dan sanksi kepada PT Fortius.

“Dari kolam limbah meluber ke anak sungai Tantang, dari anak sungai itu ngalir ke sungai Tantang. Akibatnya anak sungai dan sungai Tantang menghitam tercemar oleh limbah sawit pabrik Fortius. Kami berharap pemerintah memberikan sanksi tegas terhadap pabrik itu” harap warga

Senada dengan itu Camat Batang Asam Drs. Junaidi mengharapkan pelaku pencemaran lingkungan harus diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Oh, iya-iya. Saat ini kami lagi bacakap tentang itu, bersama kawan-kawan ni” ujar camat saat dikonfirmasi Via telpon (19/6)

Namun camat Batang Asam belum mengetahui pasti asal pencemaran tersebut

“kalau itu saya tidak tau, namun kedua-dua PKS alirannya ke sungai Tantang itu” ungkap Camat Batang Asam

Selain itu, Camat berharap pelaku pencemaran lingkungan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kalau Sayo ingginnya barang itu diproses secara hukum” imbuhnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjung Jabung Barat Parjo, menyatakan pihaknya sedang dalam perjalanan menuju lokasi pencemaran.

“Saya sudah memerintahkan beberapa orang anggota ke lokasi, lengkap dengan peralatan yang dibutuhkan” sebut Parjo

Disisi lain, Humas PT Fortius mengaku kolam 12 jebol, akibat derasnya hujan semalam.

“Itu akibat Hujan deras semalam, sehingga kolam 12 tumpah ke sungai” tuturnya saat ditemui di Lokasi PT Fortius

BERITA TERKAIT  Pj Sekda Batang Hari Dampingi Wakil Gubernur H.Abdullah Sani Safari Ramadhan di Kecamatan Maro Sebo Ulu

Lebih lanjut Humas mengatakan ” kolam 12 itu biasa digunakan warga sini memancing ikan. Dan tanggul kolam sudah diperbaiki, dan untuk menetralkan air, kami sudah memasukkan air bersih ke sungai” tutupnya

Terpisah, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanjung Jabung Barat G Mael, saat dikonfirmasi mengatakan sudah melakukan check sungai Tantang dan saat ini menuju PT Fortius, dan untuk hasil pengecekan sudah di laporkan ke kepala Dinas DLH

“Tadi sudah kami check sungai Tantang dan saat ini menuju pabrik PT Fortius, dan sudah kami laporkan ke Kadis” katanya (*)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pemkab Batanghari Gelar Acara Kenal Pamit Kapolres Batanghari

Daerah

Dugaan Penimbunan Gas Subsidi 3 Kg Marak di Tanjabbar, Oknum Warga Suban Inisial DR Disebut-sebut Biang Kerok

Daerah

Jum’at Curhat, Dirlantas Polda Jambi Ajak Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Daerah

Unit Tipidter Polres Tanjab Barat ,Sudah tahap Pemeriksaan Saksi

Batanghari

HUT ke-42 SMAN 1 Batang Hari, Bupati Fadhil Arief Ajak Guru Perkuat Literasi dan Siswa Dekat dengan Guru

Daerah

Diduga Pengusaha Wifi Ilegal Yang Ada Di Kecamatan Merlung Tidak Mengatongi Izin Lengkap Dan Bikin Resah Masyarakat Setempat

Batanghari

Fadhil Bergerak, Batang Hari Mengeliat Dua Penghargaan langsung di Dapat BAZNAS Award dan Kepala Daerah Award 2025.

Daerah

Aktivitas Ilegal Pemecah Batu di Pematang Tembesu: Pemilik Usaha Arogan, Kades Mengaku Tak Tahu, Kapolres Bertindak!