Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Dua Fakta Penting, Kualitas Sucolite Diakui Baik, Penyusun HPS Masih Dipertanyakan Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020 Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:35 WIB

Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Bram Itam Berujung Pengeroyokan, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

TANJUNG JABUNG BARAT — Aksi tawuran antar kelompok pemuda di wilayah Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Minggu (10/5/2026) dini hari, berujung tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan berat terhadap seorang remaja berinisial MF (16).

 

Korban mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam dan saat ini menjalani perawatan medis.

Peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Sugeng, Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekitar pukul 01.30 WIB.

 

Korban diketahui merupakan pelajar asal Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir. Sementara pelapor dalam perkara ini adalah seorang perempuan berinisial MS (19), warga Kelurahan Sungai Nibung.

 

Polisi telah mengamankan tiga terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut,

yakni GR (19), RA (16), dan RI (16). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Bram Itam dan kini telah dibawa ke Polres Tanjung Jabung Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Insiden bermula pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, saat kelompok “Geng PG (Parit Gompong)” diduga bersepakat melalui grup WhatsApp untuk menyerang kelompok pemuda Bram Itam.

 

Sekitar pukul 23.30 WIB, kelompok tersebut berkumpul di kawasan jembatan jalan lintas roro sambil mengonsumsi minuman keras. Setelah itu, mereka menuju Desa Bram Itam Kanan menggunakan empat sepeda motor.

 

Korban MF diketahui membawa senjata tajam jenis BR/Corbek, sementara rekannya membawa pedang.

Sesampainya di lokasi, kelompok Geng PG diduga melempari batu ke arah pemuda Bram Itam yang sedang duduk di depan warung hingga terjadi aksi saling kejar menuju Jembatan Sugeng, RT 01 Desa Bram Itam Kanan.

 

Sekitar pukul 01.30 WIB, korban MF terpeleset dan terjatuh saat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban kemudian diduga dikeroyok oleh sejumlah pemuda Bram Itam. Dalam kejadian itu, GR diduga membacok korban menggunakan parang.

BERITA TERKAIT  Puskesmas Sungai Puar Mengucapkan HUT Batanghari ke 74

 

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam di bagian lengan kanan, pinggang kanan, dan paha kanan. Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri dari lokasi.

 

Warga yang melihat kondisi korban kemudian memberikan pertolongan dan menghubungi pihak Polsek Tungkal Ilir. Petugas piket Polsek Tungkal Ilir selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUD Daud Arif Kuala Tungkal untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Barang Bukti

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya berkoordinasi dengan pihak RSUD Daud Arif Kuala Tungkal untuk melakukan visum terhadap korban, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pengecekan TKP.

 

Petugas juga berhasil mengamankan tiga terduga pelaku dan menyita dua senjata tajam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut, yakni sebilah parang milik salah satu pemuda Bram Itam dan senjata tajam jenis BR/Corbek milik korban.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tawuran dan pengeroyokan tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua APDESI Tanjabbar resmi di jabat Abdul Gani S,pd.preode 2025-2030

Daerah

Wakapolda Jambi Kunker ke Polres Tanjab Barat, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Batanghari

Waduh! Akibat Aktivitas Galian C Di Batang Hari Rumah Warga Hampir Amblas

Batanghari

DPRD Batang Hari Soroti Aktivitas Ilegal Driling Dalam Kawasan Taman Hutan Raya

Seputar Jambi

Lakalantas di Mersam, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Batanghari

‎Wujudkan Lingkungan Asri Sekda Batang Hari Pimpin Aksi Gotong Royong di Alun-Alun

Daerah

Dampingi Al Haris Bupati Tanjabbar Serahkan Bantuan ke Musibah Kebakaran Di Sungai Dualap

Batanghari

Keluarga Pertanyakan Penahanan Dua Wartawan yang Melebihi 60 Hari oleh Polres Batanghari