PETI Menggurita Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan: Sungai Buluh Terus Digerus Tambang Emas Ilegal Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Seorang Terduga Penyalahguna Narkotika di Betara, Satu DPO Masih Diburu.  Kabar Duka: Mantan Rektor Unja Dua Periode dan Ketua Wantim DPD Golkar Jambi Dr. Kemas Arsyad Somad Wafat Mantan Rektor Unja Dua Periode Kemas Arsyad Somad tutup usia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan Jambi Kadis PMD Tanjab Barat Panggil Kades dan Dua BUMDes, Jadi Sorotan Publik

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Selasa, 21 April 2026 - 18:03 WIB

Wamen Pertanian Sudaryono Tinjau Swasembada pangan Kabupaten Batang Hari

Batanghari, 21 April 2026 – Hujan deras tak menghalangi semangat masyarakat dan jajaran pemerintah daerah menyambut kedatangan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di lokasi persawahan Kelurahan Muara Bulian, belakang SMA Negeri 10 Batanghari.

 

Acara tanam serempak berlangsung meriah dengan kehadiran Gubernur Jambi Alharis, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief, S.E., Camat Zuhri, Kadis Pertanian Farizal, Asisten II Asrinyonalsyah, serta jajaran OPD, Dishub, Satpol-PP, Satlantas Polres Batanghari, kelompok tani, dan penyuluh pertanian.

Dalam arahannya, Wamen Pertanian menegaskan urgensi memanfaatkan musim hujan untuk percepatan tanam, mengingat prediksi fenomena El Nino Godzilla yang diperkirakan melanda mulai Juni mendatang. “Benih bisa kita berikan gratis, pupuk ada subsidi, tapi air tidak bisa kita adakan. Mumpung sekarang hujan, tanam sekarang, tanam segera,” tegas Sudaryono.

 

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sendiri bertujuan mengubah lahan tidak produktif, khususnya rawa, menjadi areal pertanian baru guna memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Acara ini juga diikuti oleh beberapa provinsi se-Indonesia melalui sambungan virtual, bahkan sempat dilakukan sesi tanya jawab langsung dengan Wamen Sudaryono

 

Bupati Batanghari melaporkan bahwa dari total baku sawah lebih dari 8.200 hektare, tahun ini ditargetkan mampu menutup defisit konsumsi beras. Ia juga meminta dukungan pusat untuk pembangunan irigasi, pompa tenaga surya, dan mesin pengering padi agar kualitas panen meningkat.

Sementara itu, Gubernur Jambi menekankan perlunya perubahan pola tanam dari sekali menjadi dua hingga tiga kali setahun demi memastikan ketersediaan beras di daerah.

 

Menutup kegiatan, Wamen Pertanian mengapresiasi sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa Indonesia kini sudah mandiri pangan tanpa impor beras, namun kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan tetap harus dijaga.

BERITA TERKAIT  Wabup H.Bakhtiar.SP Selaku Ketua TPPS Kabupaten Batang Hari Hadiri Acara Kerja Tim Penurunan Stanting

 

“We are ready! Indonesia siap panen!”

Share :

Baca Juga

Daerah

Sabu Disembunyikan di Kotak Rokok, Pengedar Dipelimpahkan ke Satresnarkoba Polres Tanjab Barat

Batanghari

Jumat Curhat Ramadhan, Kami Butuh Kritik dan Saran Dari Masyarakat

Batanghari

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Batang Hari Serahkan Rekomendasi Strategis ke Bupati/Wakil Bupati

Daerah

Walikota Maulana Launching Program Kampung Bahagia di Kelurahan Selamat, Dorong Infrastruktur dan Pemberdayaan Warga

Daerah

Polres Tanjab Barat Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026,Pastikan pemudik aman dan nyaman 

Daerah

Kunjungi Peternak Sapi, Babinsa Koramil 415-08/Danau Teluk Himbau Jaga Kebersihan Kandang

Batanghari

Rapat Paripurna DPRD Batang Hari, Penyusunan Pembahasan APBD dan APBD-P 2023

Seputar Jambi

Truk Pengangkut Hasil Ilegal Logging, Diduga Dibekingi Oknum Polisi