Wamen Pertanian Sudaryono Tinjau Swasembada pangan Kabupaten Batang Hari Pelantikan HMI Cabang Tanjabtim, Jadi Momentum Penguatan Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Daerah Polres Tanjab Barat Bekuk Pengedar Sabu di Penginapan Malvin, Barang Bukti Ditemukan dalam Tas dan Jok Motor.  Syarif Fasha Komandoi Aksi Desak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka , Saat Demo di PWI Jambi  Aliansi Masyarakat Desak Kapolri Copot Kapolda Jambi, Imbas Kaburnya Tersangka 58 Kg Sabu

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Selasa, 21 April 2026 - 18:03 WIB

Wamen Pertanian Sudaryono Tinjau Swasembada pangan Kabupaten Batang Hari

Batanghari, 21 April 2026 – Hujan deras tak menghalangi semangat masyarakat dan jajaran pemerintah daerah menyambut kedatangan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono di lokasi persawahan Kelurahan Muara Bulian, belakang SMA Negeri 10 Batanghari.

 

Acara tanam serempak berlangsung meriah dengan kehadiran Gubernur Jambi Alharis, Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief, S.E., Camat Zuhri, Kadis Pertanian Farizal, Asisten II Asrinyonalsyah, serta jajaran OPD, Dishub, Satpol-PP, Satlantas Polres Batanghari, kelompok tani, dan penyuluh pertanian.

Dalam arahannya, Wamen Pertanian menegaskan urgensi memanfaatkan musim hujan untuk percepatan tanam, mengingat prediksi fenomena El Nino Godzilla yang diperkirakan melanda mulai Juni mendatang. “Benih bisa kita berikan gratis, pupuk ada subsidi, tapi air tidak bisa kita adakan. Mumpung sekarang hujan, tanam sekarang, tanam segera,” tegas Sudaryono.

 

Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sendiri bertujuan mengubah lahan tidak produktif, khususnya rawa, menjadi areal pertanian baru guna memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Acara ini juga diikuti oleh beberapa provinsi se-Indonesia melalui sambungan virtual, bahkan sempat dilakukan sesi tanya jawab langsung dengan Wamen Sudaryono

 

Bupati Batanghari melaporkan bahwa dari total baku sawah lebih dari 8.200 hektare, tahun ini ditargetkan mampu menutup defisit konsumsi beras. Ia juga meminta dukungan pusat untuk pembangunan irigasi, pompa tenaga surya, dan mesin pengering padi agar kualitas panen meningkat.

Sementara itu, Gubernur Jambi menekankan perlunya perubahan pola tanam dari sekali menjadi dua hingga tiga kali setahun demi memastikan ketersediaan beras di daerah.

 

Menutup kegiatan, Wamen Pertanian mengapresiasi sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan penyuluh pertanian. Ia menegaskan bahwa Indonesia kini sudah mandiri pangan tanpa impor beras, namun kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan tetap harus dijaga.

BERITA TERKAIT  Sinergitas Pusat dan Daerah pada Reses I 2026 Ketua DPRD Kota Jambi salurkan 400 Paket Sembako.

 

“We are ready! Indonesia siap panen!”

Share :

Baca Juga

Daerah

Pimpin Upacara 17-an, Dandim 0415/Jambi Bacakan Amanat Kasad

Batanghari

Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief menerima audiensi terkait Program dan Penguatan Literasi

Daerah

Dugaan Penimbunan Gas Subsidi 3 Kg Marak di Tanjabbar, Oknum Warga Suban Inisial B Disebut-sebut Biang Kerok

Seputar Jambi

Babinsa Koramil 10/JS Salurkan Nutrisi Tambahan untuk Anak Stunting

Batanghari

Wakil Bupati Melakukan Pengukuhan dan Penutupan Pelatihan Satlinmas Kecamatan Muara Tembesi

Daerah

Kapolsek Jambi Selatan Dengarkan Masukan Masyarakat pada Jumat Curhat

Batanghari

Patroli Hunting, Ditlantas Polda Jambi Tindak Kendaraan Angkutan Batu bara Tak Ikuti Aturan

Seputar Jambi

Angkutan Batu bara Sudah Tak Boleh Keluar dari Mulut Tambang, Dir Lantas Polda Jambi Sampaikan Arus Lalu Lintas