Terbongkar: Judi Togel Beroperasi Terang-Terangan di Samping RAM Desa Panoban, Dikuasai “Bos Tamba” CAMAT SUHARDI,S.E TEGASKAN ANGGARAN RP77.955.000 JUTA SUDAH SESUAI, PADAHAL PERBAIKAN JEMBATAN HANYA SEBATAS GANTI 2 PLAT DAN CAT SEMATA! KADES NYALIM LANGSUNG BLOKIR NOMOR WA MEDIA POLRES TANJAB BARAT UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN BERAT BERENCANA, PELAKU BERHASIL DIAMANKAN BESERTA BARANG BUKTI.  Kades Klaim Pekerjaan Belum Selesai, Warga Bantah Tegas: Itu Bohong! Jembatan Gantung Rantau Benar Sudah Rampung Dugaan Mark Up Mencolok Proyek Jembatan Gantung Rantau Benar: Anggaran Rp77 Juta, Realisasi Diduga Hanya Rp10 Juta

Home / Batanghari / Daerah

Rabu, 4 Desember 2024 - 09:29 WIB

HUT ke-76 & Meriahkan Hari Santri, Pemkab Batanghari Hadirkan Hadad Alwi

BATANGHARI– Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76, Bupati Batang Hari Muhammad Fadhil Arief yang didampingi Istri Zulva Fadhil, hadiri acara Pelaksanaan Puncak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Ke-VIII Tingkat Kabupaten Batang Hari Tahun 2024.

Acara bertempat di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Islamy Kelurahan Sridadi yang langsung dimeriahkan Abi Haddad Alwi selaku penyanyi religi Islam Indonesia.

Hadir juga diacara, Ketua DPRD Batang Hari, Forkopimda, Ketua MUI, Ketua Baznas, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari ari, Kepala OPD, serta tamu undangan Lain-nya.

Dalam acara Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief dalam sambutan menyampaikan bahwa, hari santri yang di peringati setiap tanggal 22 Oktober adalah momentum bagi semua untuk mengenang dan meneladani para santri yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

” Sejarah telah mencatat bahwa kaum santri adalah salah satu kelompok yang paling aktif menggelorakan perlawanan terhadap para penjajah,” kata Bupati Fadhil, Rabu (4/12/2024).

Masih dikatanya lagi bahwa peringatan hari santri tahun 2024 ini mengusung tema “menyambung juang merengkuh masa depan”, tema mengingatkan pada salah satu bait dalam kitab Alfiyyah Ibnu Malik.

“Bait itu menjelaskan bahwa seorang santri mempunyai tugas untuk melanjutkan perjuangan ki’ai, ketika sang ki’ai wafat dan juga sebuah penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa,” ujarnya

Dijelaskannya lagi, penyambung juang bukan hanya berarti mengenang, tetapi juga beraksi dengan semangat yang sama dalam menghadapi tantangan zaman modern.

Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemunduran dengan angkat pena,” jelasnya

BERITA TERKAIT  Buka Bersama SKK-Migas Jindi South Jambi dan Media Mempererat Tali Silaturahmi

Bupati Fadhil masih mengungkapkan bahwa, para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, maka santri masa kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya, melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik.

” Saudara-saudara santri di manapun berada, Masa depan Indonesia ada di pundak kalian, maka saya berharap hari santri tahun 2024 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita semua, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita- cita bangsa,” ungkapnya.

(Robi)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Batang Hari Hadiri Tradisi Sedekah Bubur Usai Panen di Desa Pasar Terusan

Batanghari

Semarak Pound Rockout Workout di Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil Motivasi Masyarakat Hidup Sehat

Daerah

Perang Lawan Narkoba, Bupati Mhd Fadhil Arief Sambut Kedatangan Kepala BNN Provinsi Jambi

Batanghari

Bupati Fadhil Tutup Liga Bupati U35, Dinas Pendidikan Juara 1

Batanghari

Berikut Cabang-cabang Perlombaan MTQ Tingkat Kabupaten Batanghari ke 53 di Kecamatan Mersam

Batanghari

Wabup Bakhtiar Terima Simbolis Bantuan Beras Fortifikasi untuk Anak Baduta Stunting di Batang Hari

Batanghari

Komisi I DPRD Batang Hari Minta PMD Lebih Maksimalkan Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Kedes dan Perangkat

Batanghari

Bupati Fadhil Beserta Keluarga Sholat Idul Adha 1446 H di Masjid Miftahul Hudal Muara Bulian