Bungkamnya Disnaker Tanjab Barat , terhadap Pengusaha Syakira Mart , Ada Apa. ? Masyarakat minta Bupati ambil Tindakan  Diduga Angkut Minyak Ilegal, Mobil PT Kasih Karunia Raharja Tak Berhenti Saat Hendak Dikonfirmasi Resmi Dilantik, Raden Abdul Latif Pimpin GAN Jambi, Bidik Konsolidasi 11 Kabupaten/Kota Aroma Korupsi Dana Revitallisasi SD 066 Tanjab Barat , terlihat jelas ,  Kepsek SD Negeri 195 Tanjab Barat, Bantah Gunakan Material Seng dalam Program Revitalisasi SD Tahun 2026

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:32 WIB

Kades Klaim Pekerjaan Belum Selesai, Warga Bantah Tegas: Itu Bohong! Jembatan Gantung Rantau Benar Sudah Rampung

TANJAB BARAT – Pernyataan Kepala Desa Rantau Benar yang disampaikan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, M. Nasir, terkait proyek rehabilitasi jembatan gantung justru memicu perdebatan panas di kalangan warga. Di saat pihak desa mengklaim pekerjaan masih berjalan, warga setempat membantah keras dan menegaskan pekerjaan itu sudah selesai total serta tak ada aktivitas lagi di lokasi.

 

Klarifikasi ini bermula saat awak media mengonfirmasi dugaan ketidaksesuaian anggaran proyek senilai Rp77,9 juta tersebut kepada Kadis PMD M. Nasir, Jumat (26/6/2026).

 

“Barusan Kades menghubungi saya. Sudah saya konfirmasikan, penjelasan Pak Kades menyatakan proses pekerjaan masih berlangsung dan belum selesai,” ujar Nasir menyampaikan pesan dari Kepala Desa.

 

Namun penjelasan ini langsung ditolak mentah-mentah oleh warga Desa Rantau Benar yang memantau langsung lokasi proyek. Menurut mereka, alasan pekerjaan belum selesai adalah kebohongan belaka.

 

“Itu bohong besar Pak! Jembatan itu sudah selesai direhab, dan di lokasi sudah tidak ada aktivitas pekerjaan apa pun. Pekerja sudah tidak ada di sana sejak beberapa hari lalu,” tegas warga dengan nada kecewa.

 

Warga pun mempertanyakan kebenaran informasi yang disampaikan pihak desa. Jika memang belum selesai, mengapa tidak ada alat, material, maupun tenaga kerja yang terlihat di lokasi? Padahal sebelumnya terungkap bahwa pekerjaan yang dilakukan hanya sebatas penggantian satu bagian plat besi lantai dan beberapa sling saja, yang nilai fisiknya diduga tak sampai Rp10 juta.

 

Merespons perbedaan versi ini, Kadis PMD M. Nasir memerintahkan Camat Renah Mendaluh selaku pembina langsung di tingkat kecamatan untuk turun tangan.

 

“Nanti saya minta Camat selaku pembina dilapangan untuk moniv juge pekerjaan tersebut,” imbuh Nasir.

BERITA TERKAIT  DPRD Batanghari Gelar Rapat Bamus Bahas Ranwal RPJMD 2025–2029

 

Masyarakat berharap pengecekan Camat nanti benar-benar jujur dan transparan, sehingga fakta sesungguhnya mengenai status pekerjaan dan kesesuaian anggaran dapat terungkap tanpa ada yang ditutup-tutupi. Warga tak ingin ada manipulasi data demi menutupi dugaan penyimpangan dana desa.

 

Redaksi akan terus memantau hasil pengecekan yang dilakukan oleh pihak kecamatan.

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Cabuli Anak Tirinya, Warga Tembesi Diringkus Polisi

Daerah

Seorang Wartawan di Keroyok Hingga Babak Belur di Jambi

Batanghari

Terima Kunjungan TVRI, Bupati Fadhil Arief Ajak Warga Batang Hari Nobar Piala Dunia 2026 di Saluran Publik

Daerah

Pembangunan Puskesmas Merlung Diduga Dicurangi: Lantai Dicor Tanpa Besi, Anggaran Miliaran, DPRD Bungkam!

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari Hadiri Jambore Literasi Numerasi SUPER TANGGUH 2025

Daerah

Kepsek SMP N 1 Merlung Kankangi Aturan Dan , Layak Untuk Di Penjara

Seputar Jambi

Mobil Membawa Waka DPRD Tanjab Barat Terlibat Kecelakaan di Simpang Tuan, 1 Orang Meninggal Dunia

Batanghari

Wakil Ketua Komisi III DPRD Batang Hari, Adison Gunakan Hak Suaranya Di TPS 04 Bajubang Laut