Anggaran Jaminan Kesehatan Hampir Rp 62 Miliar Disorot, AWaSI Jambi Dorong Transparansi Razia Grand Club Jambi, Polisi Bawa 22 Orang Positif Tes Urine Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi, Bentuk Penyegaran Organisasi Kebakaran Lahan di Konsesi PT RHM Lubuk Bernai, Asap Tebal Selimuti Batang Asam Syakira Mart Diduga Langgar Hak Ketenagakerjaan, NIB Usaha Diduga Tidak Sesuai Skala Bisnis

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:32 WIB

Kades Klaim Pekerjaan Belum Selesai, Warga Bantah Tegas: Itu Bohong! Jembatan Gantung Rantau Benar Sudah Rampung

TANJAB BARAT – Pernyataan Kepala Desa Rantau Benar yang disampaikan melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, M. Nasir, terkait proyek rehabilitasi jembatan gantung justru memicu perdebatan panas di kalangan warga. Di saat pihak desa mengklaim pekerjaan masih berjalan, warga setempat membantah keras dan menegaskan pekerjaan itu sudah selesai total serta tak ada aktivitas lagi di lokasi.

 

Klarifikasi ini bermula saat awak media mengonfirmasi dugaan ketidaksesuaian anggaran proyek senilai Rp77,9 juta tersebut kepada Kadis PMD M. Nasir, Jumat (26/6/2026).

 

“Barusan Kades menghubungi saya. Sudah saya konfirmasikan, penjelasan Pak Kades menyatakan proses pekerjaan masih berlangsung dan belum selesai,” ujar Nasir menyampaikan pesan dari Kepala Desa.

 

Namun penjelasan ini langsung ditolak mentah-mentah oleh warga Desa Rantau Benar yang memantau langsung lokasi proyek. Menurut mereka, alasan pekerjaan belum selesai adalah kebohongan belaka.

 

“Itu bohong besar Pak! Jembatan itu sudah selesai direhab, dan di lokasi sudah tidak ada aktivitas pekerjaan apa pun. Pekerja sudah tidak ada di sana sejak beberapa hari lalu,” tegas warga dengan nada kecewa.

 

Warga pun mempertanyakan kebenaran informasi yang disampaikan pihak desa. Jika memang belum selesai, mengapa tidak ada alat, material, maupun tenaga kerja yang terlihat di lokasi? Padahal sebelumnya terungkap bahwa pekerjaan yang dilakukan hanya sebatas penggantian satu bagian plat besi lantai dan beberapa sling saja, yang nilai fisiknya diduga tak sampai Rp10 juta.

 

Merespons perbedaan versi ini, Kadis PMD M. Nasir memerintahkan Camat Renah Mendaluh selaku pembina langsung di tingkat kecamatan untuk turun tangan.

 

“Nanti saya minta Camat selaku pembina dilapangan untuk moniv juge pekerjaan tersebut,” imbuh Nasir.

BERITA TERKAIT  Kapolsek Tungkal Ulu.AKP Windy T.K.M.H.Hadiri Safari Ramadhan 1447 H di Desa Pematang Tembesu

 

Masyarakat berharap pengecekan Camat nanti benar-benar jujur dan transparan, sehingga fakta sesungguhnya mengenai status pekerjaan dan kesesuaian anggaran dapat terungkap tanpa ada yang ditutup-tutupi. Warga tak ingin ada manipulasi data demi menutupi dugaan penyimpangan dana desa.

 

Redaksi akan terus memantau hasil pengecekan yang dilakukan oleh pihak kecamatan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Angkutan Truk Batubara Masih Banyak Yang Melanggar, Ditlantas Polda Jambi Surati Kementerian ESDM

Batanghari

Bupati Batanghari Resmi Menutup Batanghari Expo 2024, Dorong Dampak Ekonomi dan Pengembangan Bakat Lokal

Batanghari

GALA DINNER BERSAMA BUPATI BATANG HARI SELAKU FOUNDER JAMBI SCHOOL FOOTBALL LEAGUE (JSFL).

Batanghari

Anggota DPRD Batang Hari Gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Pengawasan

Seputar Jambi

Terduga Pelaku Pembunuhan Warga SAD di Padang Kelapo Berhasil Diamankan Polisi

Seputar Jambi

Proyek Senilai 27 M Dikerjakan Asal-asalan, Keamanan Proyek Intimidasi Wartawan

Batanghari

DPRD Batanghari Dorong Pembaruan Database Penerima Bantuan Sosial Melalui Dinas Sosial

Batanghari

Ketua IWO Batang Hari Jadi Pengawas Eksternal Seleksi Penerimaan Brimob 2026 di Polres Batang Hari