Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi Ungkap BPPRD Tak Pernah Serahkan Data Pajak Secara Rinci, Temuan BPK Soal 25 SPBU Jadi Sorotan Ribuan Warga Tumpah Ruah di KM 36-40 Mestong, Ultimatum Pemerintah dan Perusahaan Perbaiki Jalan Rusak Terbongkar: Judi Togel Beroperasi Terang-Terangan di Samping RAM Desa Panoban, Dikuasai “Bos Tamba” CAMAT SUHARDI,S.E TEGASKAN ANGGARAN RP77.955.000 JUTA SUDAH SESUAI, PADAHAL PERBAIKAN JEMBATAN HANYA SEBATAS GANTI 2 PLAT DAN CAT SEMATA! KADES NYALIM LANGSUNG BLOKIR NOMOR WA MEDIA POLRES TANJAB BARAT UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN BERAT BERENCANA, PELAKU BERHASIL DIAMANKAN BESERTA BARANG BUKTI. 

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:55 WIB

Lakalantas Maut di Lintas Timur Tanjab Barat: Truk Batubara 3AS Langgar Aturan, Mobil Putih Tertimbun Batu Bara, Arus Lalu Lintas Macet Total

TANJABBAR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menghebohkan kembali terjadi di Jalan Lintas Timur, tepatnya di wilayah Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, pada Rabu Siang (11/3/2026).

 

Insiden ini melibatkan truk angkutan batubara jenis tronton tipe 3AS dengan mobil yang diduga merupakan Xania berwarna putih, dan menimbulkan kepanikan besar di kalangan warga setempat dan pengendara lainnya.

 

Yang membuat insiden ini semakin memanas adalah fakta bahwa truk batubara tipe 3AS yang terlibat telah melanggar aturan resmi yang berlaku. Berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh pihak berwenang di Jambi, truk angkutan batubara jenis 3AS dilarang beroperasi di jalan-jalan umum, termasuk Jalan Lintas Timur, karena dianggap tidak memenuhi standar keselamatan dan berpotensi menimbulkan kerusakan pada infrastruktur jalan serta risiko kecelakaan yang tinggi.

 

Selain itu, truk angkutan batubara juga dilarang beroperasi di siang hari untuk mengurangi risiko kecelakaan di jam sibuk lalu lintas. Namun, truk tersebut terlihat beroperasi di siang hari pada saat kejadian, yang menunjukkan pelanggaran ganda terhadap aturan yang ada.

 

Pasca tabrakan, batu bara yang diangkut truk tumpah deras dan menimbun mobil putih hingga hampir tidak terlihat bentuknya.

 

Akibatnya, arus lalu lintas di jalur strategis ini terhenti total, menyebabkan kemacetan panjang yang menyulitkan pengguna jalan yang melintas.

 

Warga yang berada di lokasi kejadian terlihat panik dan berkerumun.

 

Untuk mengevakuasi mobil yang tertimbun, alat berat excavator diterjunkan ke lokasi kejadian.

 

Proses evakuasi ini berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi mobil yang terjepit di bawah tumpukan batu bara yang cukup tebal.

 

BERITA TERKAIT  Pemerintah Kabupaten Batanghari Menggelar Acara Do’a Dan Shalawat Bersama

Sampai berita ini disiarkan belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun kerugian materi yang ditimbulkan.

 

Pihak kepolisian lalu lintas setempat belum dapat memberikan keterangan resmi terkait penyebab kecelakaan, namun pelanggaran aturan oleh truk batubara yang terlibat menjadi sorotan utama.

 

Warga dan pengguna jalan pun menuntut kejelasan dari pihak berwenang terkait insiden ini, serta menuntut agar penegakan aturan terhadap angkutan batubara diperketat demi mencegah terulangnya kejadian serupa yang membahayakan keselamatan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Sambut Peresmian Inpres Jalan Daerah, Harapan Baru untuk Kemajuan Batang Hari

Batanghari

Batang Hari Expo Super Tangguh Berikan Dampak Positif Bagi UMKM

Batanghari

Wabup Bakhtiar dan Keluarga Sholat Idul Fitri di Masjid Al Barokah Muarabulian

Daerah

Diduga Beroperasi Tambang Galian C Ilegal Di Tanjab Barat, Beranikah Gubernur Jambi Bertindak

Batanghari

Pemkab Batang Hari Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam di Sumatera

Daerah

Polda Jambi Musnahkan 20 Kilogram Sabu, 20 Ribu Butir Ekstasi dan Ribuan Cartridge Etomidate, Wujud Nyata Perang Melawan Narkoba

Bungo

Gelar Apel Pasukan Dalam Rangka Pengamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Bungo

Batanghari

Pawai Ta’aruf Ramaikan Pembukaan MTQ Kabupaten Batanghari ke 54, Diikuti 772 Kafilah