Anggaran Jaminan Kesehatan Hampir Rp 62 Miliar Disorot, AWaSI Jambi Dorong Transparansi Razia Grand Club Jambi, Polisi Bawa 22 Orang Positif Tes Urine Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi, Bentuk Penyegaran Organisasi Kebakaran Lahan di Konsesi PT RHM Lubuk Bernai, Asap Tebal Selimuti Batang Asam Syakira Mart Diduga Langgar Hak Ketenagakerjaan, NIB Usaha Diduga Tidak Sesuai Skala Bisnis

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:35 WIB

Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Bram Itam Berujung Pengeroyokan, Tiga Pelaku Diamankan Polisi

TANJUNG JABUNG BARAT — Aksi tawuran antar kelompok pemuda di wilayah Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Minggu (10/5/2026) dini hari, berujung tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan berat terhadap seorang remaja berinisial MF (16).

 

Korban mengalami sejumlah luka sabetan senjata tajam dan saat ini menjalani perawatan medis.

Peristiwa tersebut terjadi di Jembatan Sugeng, Desa Bram Itam Kanan, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekitar pukul 01.30 WIB.

 

Korban diketahui merupakan pelajar asal Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir. Sementara pelapor dalam perkara ini adalah seorang perempuan berinisial MS (19), warga Kelurahan Sungai Nibung.

 

Polisi telah mengamankan tiga terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut,

yakni GR (19), RA (16), dan RI (16). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Bram Itam dan kini telah dibawa ke Polres Tanjung Jabung Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Insiden bermula pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, saat kelompok “Geng PG (Parit Gompong)” diduga bersepakat melalui grup WhatsApp untuk menyerang kelompok pemuda Bram Itam.

 

Sekitar pukul 23.30 WIB, kelompok tersebut berkumpul di kawasan jembatan jalan lintas roro sambil mengonsumsi minuman keras. Setelah itu, mereka menuju Desa Bram Itam Kanan menggunakan empat sepeda motor.

 

Korban MF diketahui membawa senjata tajam jenis BR/Corbek, sementara rekannya membawa pedang.

Sesampainya di lokasi, kelompok Geng PG diduga melempari batu ke arah pemuda Bram Itam yang sedang duduk di depan warung hingga terjadi aksi saling kejar menuju Jembatan Sugeng, RT 01 Desa Bram Itam Kanan.

 

Sekitar pukul 01.30 WIB, korban MF terpeleset dan terjatuh saat berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban kemudian diduga dikeroyok oleh sejumlah pemuda Bram Itam. Dalam kejadian itu, GR diduga membacok korban menggunakan parang.

BERITA TERKAIT  Seorang Wartawan di Keroyok Hingga Babak Belur di Jambi

 

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam di bagian lengan kanan, pinggang kanan, dan paha kanan. Setelah kejadian, para pelaku melarikan diri dari lokasi.

 

Warga yang melihat kondisi korban kemudian memberikan pertolongan dan menghubungi pihak Polsek Tungkal Ilir. Petugas piket Polsek Tungkal Ilir selanjutnya mengevakuasi korban ke RSUD Daud Arif Kuala Tungkal untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Barang Bukti

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya berkoordinasi dengan pihak RSUD Daud Arif Kuala Tungkal untuk melakukan visum terhadap korban, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan pengecekan TKP.

 

Petugas juga berhasil mengamankan tiga terduga pelaku dan menyita dua senjata tajam yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut, yakni sebilah parang milik salah satu pemuda Bram Itam dan senjata tajam jenis BR/Corbek milik korban.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tawuran dan pengeroyokan tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Kado spesial diakhir tahun, Pemkab Batanghari raih Penghargaan KIP

Batanghari

Bakal Diaudit, SPJ Laporan Kegiatan HUT Batanghari Diduga Mark Up

Batanghari

Dandim 0415/Jambi Dampingi Danrem 042/Gapu Tinjau Opla

Daerah

Dugaan Mark Up Pantastis Jalan Rabat Beton Desa Rantau Benar Jadi Sorotan Warga

Daerah

Dinas PMD akan panggil kadis teluk pengkah, terkait dugaan korupsi dan nepotisme 

Daerah

BPD Layangkan Surat Ke Kejaksaan dan Inpesktorat Tanjabbar,Minta Audit Kinerja Thamrin Kades Teluk Pengkah 

Batanghari

Bupati Fadhil Arief: Media Massa Lebih Dipercaya dari Medsos, Jangan Sampai Pers Melemah

Batanghari

DPRD Batang Hari Gelar Rapat Paripurna Dengar Jawaban Pemerintah atas RAPBDP-RPJMD 2025