Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Kadin Tanjab Timur Salurkan 1 Ton Beras, Ringankan Beban Korban Kebakaran Nipah Panjang Disnaker Tanjab Barat, bantah sudah ada pertemuan dengan pihak Syakira Mart

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee  

TANJAB BARAT — Jalan lintas Desa Lubuk Lawas–Tanjung Bojo, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dibangun pada masa Bupati Saprial, kini terancam rusak parah. Jalan yang seharusnya menjadi kemudahan warga justru kini penuh tumpahan batu split dari truk angkutan kuari, dan ironisnya terjadi perubahan rute yang mencurigakan.

 

Sebelum jalan ini dibangun, truk pengangkut batu split dari kuari diketahui menggunakan jalur khusus, yaitu rute dari kuari menuju Desa Pematang Tembesu. Namun, tepat setelah jalan masyarakat ini selesai dibangun, truk-truk angkutan batu beralih memakai jalan tersebut secara terus-menerus, membebani struktur jalan.

 

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebenarnya telah memasang portal pembatas di Desa Tanjung Bojo, tidak jauh dari kediaman Kepala Desa, untuk mencegah kendaraan berlebih muatan melintas. Namun, portal tersebut diduga kuat telah dirusak sehingga truk-truk besar dapat lewat tanpa hambatan, dan kini jalan tersebut penuh tumpahan batu yang jatuh dari muatan truk yang tidak tertutup rapat.

 

Beberapa warga menyebutkan bahwa Pemerintah Desa Tanjung Bojo diduga kuat mendapat fee agar diizinkan melintas tanpa kendala.

 

“Saya dengar pemerintah Desa sudah dapat fee-nya,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Kepala Desa Tanjung Bojo saat dihubungi via Whatsapp mengatakan tidak dapat memberikan penjelasan melalui Whatsapp.

 

“Mohon maaf tidak bisa saya jelaskan melalui WA. Kalau bapak ada waktu main ke rumah sayo” Pinta kades (22/8/2026)

 

“Kapan-kapan ado waktu main ke rumah pak” Tambahnya

BERITA TERKAIT  Diduga Kuat Pengolahan Batu Ilegal Milik Muhsin di Tungkal Ulu, Aparat Diduga Tutup Mata

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Batang Hari Terima Kunjungan Kepasa BPS Sekaligus Menjadi Partisipan Sensus Ekonomi.

Batanghari

Bupati Batang Hari Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Administrator Dan Fungsional

Seputar Jambi

Derita Kanker Darah, Hikma Wati Warga Batanghari Butuh Perhatian Pemerintah dan Para Dermawan

Batanghari

DPRD Batang Hari Sambut Hangat Kunjungan Kerja Anggota DPRD Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah

Batanghari

Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari, Rahmad Hasrofi, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal secara maksimal setiap kebijakan Pemerintah

Daerah

Wooowwww !!!! Karyawan Syakira Mart tak terdaptar di BPJS Ketenaga kerjaan Tanjab Barat. Apakah Instansi terkait akan ambil Tindakan,?

Daerah

Jelang Pelantikan, Fadhil – Bakhtiar Ikuti Gladi Kotor bersama Ratusan Kepala Daerah

Batanghari

Pemkab Batang Hari Gelar Apel Siaga Darurat Bencana Karhutla Tahun 2026