Waka Polda Jambi Tinjau Posko Terpadu Penanganan Karhutla di Tanjab Barat Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Jumat, 13 Juni 2025 - 22:01 WIB

Antisipasi Dini Kebakaran Hutan, Pemkab Batang Hari Gelar Apel Siaga Darurat Bencana KarhutlaTahun 2025

BATANGHARI – Wakil Bupati Batang Hari, H.Bahktiar SP. pimpin apel Siaga Darurat Bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kabupaten Batang Hari, tahun 2025.Bertempat di Lapangan ex Arena MTQ Muara Bulian Pada Jum’at (13/06/2025)

 

Upacara gelar apel siaga Karhutla kabupaten Batang hari,dipimpin oleh Bupati Batang hari, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati, H.BahktiarSP, hadir bersama Forkompinda Kabupaten Batang hari, Dandim 0415/Jambi Kapolres, Kajari Dan Ketua Pengadilan, kabupaten Batang hari, untuk menekankan pentingnya untuk menyiagakan sumber daya perangkat daerah, masyarakat dan dunia usaha guna antisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terutama di kawasan rawan bencana.

 

Dalam sambutannya Wabub, mengatakan, hari ini kita melaksanakan kegiatan apel ini dalam rangka menyamakan langkah serta mensinergikan seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan pihak swasta saling bahu membahu dalam upaya kesiapsiagaan dalam mencegah fan menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan.

 

“Apel siaga bencana ini bukan hanya secara seremonial, tetapi diharapkan menjadi manifestasi kesiapan pemerintah Daerah, TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat dalam mengantisipasi hal yang tidak diinginkan bila terjadi bencana.” jelasnya Wabub Bakhatiar

 

Selain itu, Wabup Bahktiar juga menyampaikan, informasi dari BMKG provinsi jambi tentang kondisi cuaca terkait potensi karhutla bahwa awal musim kemarau untuk provinsi jambi tahun 2025 diperkirakan puncak musim kemarau pada umumnya pada bulan Juli 2025 dengan demikian potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan akan dapat terjadi seiring masuknya musim kemarau.

 

“Wilayah kabupaten Batang hari,merupakan salah satu wilayah di provinsi jambi termasuk daerah yang memiliki potensi bencana sala satunya kebakaran hutan dan lahan, untuk itu Pemerintah Kabupaten Batang hari, TNI-polri BPBD, Manggala Agni, bersama stakeholder dan instansi vertikal lainnya butuh komitmen, kerja keras serta keseriusan semua pihak temasuk insan pers untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat.” Katanya Wabub

BERITA TERKAIT  Masyarakat Nahdlatul Ulama Tungkal Ulu Ramaikan KARNAVAL Memperingati HUT RI Ke-79

 

Apel kesiapsiagaan ini juga di hadiri oleh Pj Sekda Batang hari,ketua DPRD Batang hari, para Asisten Sekda para kabag setda Batang hari, para kepala OPD, Para rektor universitas Batang hari, BMKG Sultan Tahan kelas jambi, Manggala Agni Daerah operasi Sumatra X muara Bulian, para seksi konservasi wilayah KSDA Jambi, dan STPN wilayah I Batang hari, Balai TN Bukit dia belas, dan pimpinan atau perwakilan perusahaan Se-kabupaten Batang hari,

(Red)

Share :

Baca Juga

Batanghari

H.Bakhtiar., SP menghadiri Audensi bersama Menteri Perumahan dan Pemukiman Republik Indonesia

Daerah

Rapat Pleno pengurus (RPP) SWI Propinsi Jambi Hari Ini Digelar DiHotel Aston Jambi

Daerah

Bupati Anwar Sadat Lepas Kontingen Sepak Bola Tanjab Barat ke Gubernur Cup Jambi 2026

Batanghari

Upacara Hari Guru Nasional & HUT PGRI ke-80 di Batang Hari: Bupati Fadhil Arief Puji Peran Guru sebagai Penjaga Masa Depan

Batanghari

Anggota DPRD Batang Hari Bacakan Teks Lima Pancasila Peringatan Hari Lahir Pancasila

Daerah

Babinsa Serka Irwan Hadiri Ajang Festival dan O2SN di Jaluko

Bungo

Turnamen Sepak Bola di Tuo Sepunggur, Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Pemuda

Daerah

dugaan ada keterlibatan dua nama baru dengan inisial “R” dan “D” dalam pengawalan kegiatan minyak ilegal