Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Kadin Tanjab Timur Salurkan 1 Ton Beras, Ringankan Beban Korban Kebakaran Nipah Panjang

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:37 WIB

DIDUGA GAYUS KENDALIKAN JARINGAN TOGEL TERORGANISIR DI BATANG ASAM, TANJAB BARAT! DIPINTA KLARIFIKASI MALAH BUNGKAM  

KABARSEPUTRANJAMBI – Praktik perjudian toto gelap (togel) yang diduga dikendalikan secara terstruktur oleh seorang pria bernama Gayus kembali mencuat di wilayah Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Aktivitas ilegal ini bukan lagi rahasia umum, melainkan berjalan seolah-olah memiliki “perlindungan” sehingga berani beroperasi secara terbuka dan meresahkan masyarakat.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Gayus diduga menjadi otak utama yang mengkoordinir seluruh alur operasional togel di kawasan tersebut. Mulai dari penerimaan nomor, pengiriman data, hingga pembagian keuntungan, semuanya diklaim berada di bawah kendalinya. Jaringan ini dikabarkan sudah berjalan cukup lama dan memiliki basis pemain yang luas, mulai dari kalangan masyarakat biasa hingga pekerja.

 

Yang lebih memprihatinkan, praktik ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga merusak tatanan sosial. Banyak warga yang terjebak dalam lingkaran setan judi, mengorbankan penghasilan harian bahkan aset keluarga demi harapan menang yang nyaris mustahil. Sementara itu, sang bandar justru semakin meraup keuntungan besar tanpa rasa takut akan hukum.

 

DIPINTA KLAIRIFIKASI, GAYUS BUNGKAM TOTAL

 

Ketika tim media berusaha meminta konfirmasi dan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya melalui pesan WhatsApp pada Sabtu siang (2/5/2026), Gayus justru memilih diam. Pesan yang dikirimkan tidak mendapatkan balasan sama sekali, seolah-olah ia menutup mata dan telinga terhadap tuduhan yang menjeratnya.

 

Sikap diam ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada kebenaran di balik informasi yang beredar. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak bersalah justru enggan menjelaskan diri? Apakah ini tanda bahwa ia merasa “aman” dan tidak tersentuh oleh hukum, atau justru sedang menutupi jejak kejahatannya?

 

MASYARAKAT DESAK APARAT BERTINDAK TEGAS

 

Masyarakat Batang Asam dan sekitarnya kini menuntut kepastian hukum. Mereka berharap pihak kepolisian dan instansi terkait tidak tinggal diam, melainkan segera turun tangan untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. Jangan biarkan praktik ilegal ini terus berkembang biak dan merusak masa depan generasi muda serta perekonomian daerah.

BERITA TERKAIT  Tambat Batanghari Ramaikan Enduro & Adventure Trail KTC di Kerinci

 

Perjudian togel adalah tindak pidana yang jelas dilarang oleh undang-undang. Tidak boleh ada yang merasa di atas hukum, siapapun dia dan sekuat apapun jaringannya. Waktunya bagi aparat untuk membuktikan bahwa hukum tetap berlaku adil dan tegas, tanpa pandang bulu.

 

Apakah Gayus benar-benar “raja togel” yang tak tersentuh? Atau justru akan segera menjadi bulan-bulanan hukum? Jawabannya kini ada di tangan penegak hukum. Masyarakat menunggu, dan sejarah akan mencatat!

Share :

Baca Juga

Daerah

Pelatihan BUMDes Anugrah Jaya, Tingkatkan SDM Desa Padang Kelapo

Batanghari

2.537 Runner Ikuti Batang Hari Tangguh Run 2024, Bupati Fadhil : Kita Terus Dorong Kegiatan Positif 

Batanghari

Pemkab Batang Hari Raih Anugerah Daerah Penjaga Kesehatan Inklusif Terbaik Lewat Inovasi “Dokter Tangguh”.

Batanghari

Wamen Pertanian Sudaryono Tinjau Swasembada pangan Kabupaten Batang Hari

Daerah

Varial Adhi Putra Dilantik Gubernur Al Haris Sebagai Pj Bupati Tebo

Daerah

Pemda Tanjab Barat tak memilii Taring untuk menindak PMKS PAJ

Seputar Jambi

Berhasil Ditemukan, Tim Evakuasi Turunkan Logistik Untuk Kapolda Jambi dan Rombongan

Daerah

Satpol PP Tanjabbar Kirim Data NIB, Aktivitas Pemecah Batu Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap