Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Berhasil Tangkap Dua DPO Kasus Narkotika di Kebun Sawit Muara Papalik Truk Tronton ODOL Menggila di Siang Hari, Ketua DPD GTR Batanghari Kecam Dugaan “Back-Up” Oknum Aparat dan Diduga Tambang Tanpa RKAB Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Bandar Masih Diburu DARURAT BIROKRASI MUBA KALA LHP BPK HANYA JADI “KERTAS BEKAS” DI TANGAN ELITE Ancam Keselamatan Warga, Gudang BBM Diduga Ilegal di Alam Barajo Belum Tersentuh Penindakan

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:37 WIB

DIDUGA GAYUS KENDALIKAN JARINGAN TOGEL TERORGANISIR DI BATANG ASAM, TANJAB BARAT! DIPINTA KLARIFIKASI MALAH BUNGKAM  

KABARSEPUTRANJAMBI – Praktik perjudian toto gelap (togel) yang diduga dikendalikan secara terstruktur oleh seorang pria bernama Gayus kembali mencuat di wilayah Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Aktivitas ilegal ini bukan lagi rahasia umum, melainkan berjalan seolah-olah memiliki “perlindungan” sehingga berani beroperasi secara terbuka dan meresahkan masyarakat.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Gayus diduga menjadi otak utama yang mengkoordinir seluruh alur operasional togel di kawasan tersebut. Mulai dari penerimaan nomor, pengiriman data, hingga pembagian keuntungan, semuanya diklaim berada di bawah kendalinya. Jaringan ini dikabarkan sudah berjalan cukup lama dan memiliki basis pemain yang luas, mulai dari kalangan masyarakat biasa hingga pekerja.

 

Yang lebih memprihatinkan, praktik ini tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga merusak tatanan sosial. Banyak warga yang terjebak dalam lingkaran setan judi, mengorbankan penghasilan harian bahkan aset keluarga demi harapan menang yang nyaris mustahil. Sementara itu, sang bandar justru semakin meraup keuntungan besar tanpa rasa takut akan hukum.

 

DIPINTA KLAIRIFIKASI, GAYUS BUNGKAM TOTAL

 

Ketika tim media berusaha meminta konfirmasi dan klarifikasi terkait dugaan keterlibatannya melalui pesan WhatsApp pada Sabtu siang (2/5/2026), Gayus justru memilih diam. Pesan yang dikirimkan tidak mendapatkan balasan sama sekali, seolah-olah ia menutup mata dan telinga terhadap tuduhan yang menjeratnya.

 

Sikap diam ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada kebenaran di balik informasi yang beredar. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak bersalah justru enggan menjelaskan diri? Apakah ini tanda bahwa ia merasa “aman” dan tidak tersentuh oleh hukum, atau justru sedang menutupi jejak kejahatannya?

 

MASYARAKAT DESAK APARAT BERTINDAK TEGAS

 

Masyarakat Batang Asam dan sekitarnya kini menuntut kepastian hukum. Mereka berharap pihak kepolisian dan instansi terkait tidak tinggal diam, melainkan segera turun tangan untuk mengungkap kasus ini secara tuntas. Jangan biarkan praktik ilegal ini terus berkembang biak dan merusak masa depan generasi muda serta perekonomian daerah.

BERITA TERKAIT  Ikhsahuddin: Saya Maju Demi Pelayanan dan Perlindungan Kepada Masyarakat Peninjauan

 

Perjudian togel adalah tindak pidana yang jelas dilarang oleh undang-undang. Tidak boleh ada yang merasa di atas hukum, siapapun dia dan sekuat apapun jaringannya. Waktunya bagi aparat untuk membuktikan bahwa hukum tetap berlaku adil dan tegas, tanpa pandang bulu.

 

Apakah Gayus benar-benar “raja togel” yang tak tersentuh? Atau justru akan segera menjadi bulan-bulanan hukum? Jawabannya kini ada di tangan penegak hukum. Masyarakat menunggu, dan sejarah akan mencatat!

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Anwar Sadat Santuni 100 Anak Yatim di Momen Milad ke-60

Daerah

Humas Asian Agri Group,Enggan Komentar Terkait Limbah PMKS Cemari Sungai Pengabuan

Daerah

Unit Tipidter Polres Tanjab Barat ,Sudah tahap Pemeriksaan Saksi

Batanghari

Fadhil Arief Rakor Bersama Kepala Desa se-Kabupaten Batanghari

Daerah

Inspektorat Tanjab Barat akan Jadwalkan untuk lakukan pemeriksaan Dana Kelurahan Merlung

Batanghari

Asisten I dan II Wakili Bupati Hadiri Gebyar SMKN 2 Batang Hari 2026

Daerah

Kepsek SMP N 1 Merlung Kankangi Aturan Dan , Layak Untuk Di Penjara

Batanghari

Ketua DPRD Batanghari Anita Yasmin Tanggapi Rencana Pembentukan BUMD Migas Dan Batubara.