Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Kadin Tanjab Timur Salurkan 1 Ton Beras, Ringankan Beban Korban Kebakaran Nipah Panjang

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Serangan Buaya di Betara Satu Anak Meninggal Dunia, Satu Alami Luka-Luka

Tanjung Jabung Barat – Peristiwa tragis diduga akibat serangan buaya terjadi di RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam kejadian tersebut, dua anak laki-laki menjadi korban.

 

Satu korban meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama M. Dzaki (11), warga RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya.

 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban diduga diterkam buaya saat berada di tepi sungai dan kemudian terbawa arus. Sementara itu, korban kedua bernama Aldi (11), warga desa yang sama, mengalami luka pada bagian kaki kanan akibat serangan tersebut.

 

Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K. menjelaskan bahwa sekitar pukul 14.00 WIB, personel Polsek Betara menerima informasi dari masyarakat terkait adanya korban yang diduga diterkam buaya.

 

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Betara bersama personel piket, Unit Reskrim Polsek Betara, dan Bhabinkamtibmas Desa Serdang Jaya segera menuju Puskesmas Sukarejo, tempat kedua korban telah dievakuasi.

 

Berdasarkan keterangan saksi Marhat (31), kedua korban sebelumnya mandi di pinggir sungai sekitar pukul 13.00 WIB sebelum berangkat ke sekolah yang dijadwalkan masuk pukul 14.00 WIB. Saat korban belum kembali ke rumah, keluarga berinisiatif mencari ke lokasi sungai.

 

Sesampainya di lokasi, salah satu korban telah hanyut dan diduga menjadi korban serangan buaya. Saksi juga menyebut kemunculan seekor buaya sekitar 20 meter dari lokasi tempat korban mandi.

 

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Sukarejo menuju fasilitas kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan M. Dzaki dinyatakan meninggal dunia, sedangkan Aldi mengalami luka pada kaki kanan dan mendapatkan penanganan medis.

BERITA TERKAIT  Kebakaran Ruko di Telanaipura, Empat Orang Selamat Lompat dari Lantai Dua

 

Dalam penanganan kejadian ini, personel Polsek Betara telah melakukan penerimaan laporan, koordinasi dengan pihak Puskesmas Sukarejo, serta berkoordinasi untuk pemasangan spanduk peringatan di lokasi sungai sebagai imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi keberadaan buaya di wilayah RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara.

 

Polsek Betara juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak melakukan aktivitas mandi maupun bermain di sekitar sungai yang diduga menjadi habitat buaya guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Warga Sungai puar Keluhkan Daya Listrik PLN Rendah

Daerah

Curanmor Tanjab Barat Terbongkar, Polisi Kantongi Identitas Pelaku Utama

Batanghari

Semarak HUT RI ke-80, Ribuan Warga Padati Pawai Pembangunan Batanghari

Seputar Jambi

Meriahkan HUT Batanghari ke 74, Tim Futsal Marosebo Ulu VS Perkim Batanghari Berlangsung Seru

Daerah

Investment Award 2026 Digelar Perdana, Maulana-Diza Bidik Kota Jambi Jadi Magnet Investasi Baru

Daerah

DUGA KETERLIBATAN KEPALA SEKOLAH, PEMBANGUNAN SMA NEGERI 10 TJB BARAT SENILAI MILYARAN TERKESAN GAGAL

Batanghari

Tindaklanjuti Kasus Kepsek SDN 188/I, Bendahara Akui Uang Temuan Inspektorat Diserahkan ke Kepsek

Daerah

Anggaran Desa Tak Terbuka, Kades Lubuk Terap M. Zuhkri alias Ntok Jadi Sorotan Tajam Warga