PETI Menggurita Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan: Sungai Buluh Terus Digerus Tambang Emas Ilegal Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Seorang Terduga Penyalahguna Narkotika di Betara, Satu DPO Masih Diburu.  Kabar Duka: Mantan Rektor Unja Dua Periode dan Ketua Wantim DPD Golkar Jambi Dr. Kemas Arsyad Somad Wafat Mantan Rektor Unja Dua Periode Kemas Arsyad Somad tutup usia, Tinggalkan Jejak Besar bagi Dunia Pendidikan Jambi Kadis PMD Tanjab Barat Panggil Kades dan Dua BUMDes, Jadi Sorotan Publik

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:23 WIB

Masyarakat Jambi Desak Ketegasan Pemerintah, Hentikan Korban Jiwa Akibat Truk Tronton

Kabarseputarjambi.id – Maraknya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton bertonase besar di sejumlah wilayah Provinsi Jambi memicu keresahan masyarakat. Warga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Kendaraan berat seperti angkutan batu bara, crude palm oil (CPO), hingga truk ekspedisi dinilai semakin membahayakan masyarakat karena masih beroperasi di jalur padat aktivitas warga tanpa pengawasan dan pengaturan yang maksimal.

Peristiwa tragis terbaru kembali terjadi pada Rabu (20/05/2026) di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Sebuah truk tronton pengangkut CPO diduga menyenggol sepeda motor hingga menyebabkan korban jiwa.

Sebelumnya, kecelakaan serupa juga terjadi di kawasan Mendalo dan merenggut nyawa pengendara. Rentetan insiden tersebut semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas di jalan umum, khususnya di kawasan padat penduduk.

“Warga tidak ingin terus ada korban jiwa. Pemerintah harus serius mencari solusi. Jangan sampai nyawa masyarakat terus menjadi taruhan di jalan,” ujar salah seorang warga.

Kawasan Mendalo disebut menjadi salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas di Jambi. Selain menjadi jalur utama kendaraan berat, wilayah tersebut juga merupakan pusat aktivitas pendidikan karena terdapat kampus besar seperti Universitas Jambi dan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang setiap harinya dipadati ribuan mahasiswa. Masyarakat menilai keberadaan truk batu bara, truk CPO, maupun kendaraan ekspedisi besar yang melintas bersamaan dengan kendaraan roda dua sangat berisiko memicu kecelakaan fatal, terutama pada jam-jam sibuk saat pelajar, mahasiswa, dan pekerja beraktivitas.

Karena itu, warga mendesak Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi segera menerapkan aturan yang lebih ketat terhadap operasional kendaraan bertonase besar. Mulai dari pembatasan jam operasional, penertiban kendaraan yang melebihi kapasitas muatan, hingga percepatan pembangunan jalur khusus angkutan batu bara dan kendaraan berat lainnya.

BERITA TERKAIT  Terungkap Identitas Mayat Ditemukan di Marosebo Ulu, Ternyata Korban Laka Tunggal

Menurut masyarakat, keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab negara sebagaimana diatur dalam regulasi keselamatan lalu lintas. Pemerintah dinilai harus hadir memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat, terutama pengendara roda dua yang paling rentan menjadi korban kecelakaan.

Selain penertiban kendaraan, warga juga meminta aparat terkait meningkatkan pengawasan terhadap truk yang diduga over dimension over loading (ODOL) serta kendaraan berat yang masih melintas di kawasan padat penduduk.

Masyarakat berharap pemerintah tidak lagi menunggu jatuhnya korban berikutnya, melainkan segera mengambil langkah konkret agar jalan raya di Jambi kembali aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (TIKO)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Didampingi Bunda Baca, Bupati MFA Hadiri HUT SMA Negeri 6 Batang Hari Ke-23

Daerah

Kades Bukit Bakar Terancam Akan Dilaporkan Kepihak Hukum

Daerah

Pembangunan Puskesmas Merlung Diduga Dicurangi: Lantai Dicor Tanpa Besi, Anggaran Miliaran, DPRD Bungkam!

Batanghari

Babinsa Koramil 415-07/Pelayangan Cek Harga di Warung Tradisional

Batanghari

Wabup Bakhtiar Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Jambi

Seputar Jambi

Wabup H.Bakhtiar.SP Selaku Ketua TPPS Kabupaten Batang Hari Hadiri Acara Kerja Tim Penurunan Stanting

Daerah

KREASI Jambi Desak Kejagung Usut Dugaan KKN di Dinas Tenaga Kerja dan transmigrasi Kabupaten Sarolangun

Batanghari

Wakil Bupati Melakukan Pengukuhan dan Penutupan Pelatihan Satlinmas Kecamatan Muara Tembesi