Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Dua Fakta Penting, Kualitas Sucolite Diakui Baik, Penyusun HPS Masih Dipertanyakan Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020 Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:23 WIB

Masyarakat Jambi Desak Ketegasan Pemerintah, Hentikan Korban Jiwa Akibat Truk Tronton

Kabarseputarjambi.id – Maraknya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk tronton bertonase besar di sejumlah wilayah Provinsi Jambi memicu keresahan masyarakat. Warga mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

Kendaraan berat seperti angkutan batu bara, crude palm oil (CPO), hingga truk ekspedisi dinilai semakin membahayakan masyarakat karena masih beroperasi di jalur padat aktivitas warga tanpa pengawasan dan pengaturan yang maksimal.

Peristiwa tragis terbaru kembali terjadi pada Rabu (20/05/2026) di Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Sebuah truk tronton pengangkut CPO diduga menyenggol sepeda motor hingga menyebabkan korban jiwa.

Sebelumnya, kecelakaan serupa juga terjadi di kawasan Mendalo dan merenggut nyawa pengendara. Rentetan insiden tersebut semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat terhadap aktivitas kendaraan bertonase besar yang melintas di jalan umum, khususnya di kawasan padat penduduk.

“Warga tidak ingin terus ada korban jiwa. Pemerintah harus serius mencari solusi. Jangan sampai nyawa masyarakat terus menjadi taruhan di jalan,” ujar salah seorang warga.

Kawasan Mendalo disebut menjadi salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas di Jambi. Selain menjadi jalur utama kendaraan berat, wilayah tersebut juga merupakan pusat aktivitas pendidikan karena terdapat kampus besar seperti Universitas Jambi dan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang setiap harinya dipadati ribuan mahasiswa. Masyarakat menilai keberadaan truk batu bara, truk CPO, maupun kendaraan ekspedisi besar yang melintas bersamaan dengan kendaraan roda dua sangat berisiko memicu kecelakaan fatal, terutama pada jam-jam sibuk saat pelajar, mahasiswa, dan pekerja beraktivitas.

Karena itu, warga mendesak Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi segera menerapkan aturan yang lebih ketat terhadap operasional kendaraan bertonase besar. Mulai dari pembatasan jam operasional, penertiban kendaraan yang melebihi kapasitas muatan, hingga percepatan pembangunan jalur khusus angkutan batu bara dan kendaraan berat lainnya.

BERITA TERKAIT  Inspektorat Tindaklanjuti Mantan Kepsek di Marosebo Ulu Gelapkan Uang Temuan Capai Puluhan Juta

Menurut masyarakat, keselamatan pengguna jalan merupakan tanggung jawab negara sebagaimana diatur dalam regulasi keselamatan lalu lintas. Pemerintah dinilai harus hadir memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat, terutama pengendara roda dua yang paling rentan menjadi korban kecelakaan.

Selain penertiban kendaraan, warga juga meminta aparat terkait meningkatkan pengawasan terhadap truk yang diduga over dimension over loading (ODOL) serta kendaraan berat yang masih melintas di kawasan padat penduduk.

Masyarakat berharap pemerintah tidak lagi menunggu jatuhnya korban berikutnya, melainkan segera mengambil langkah konkret agar jalan raya di Jambi kembali aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (TIKO)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Lahan Sudah Siap, Batang Hari Gaskeun Pembangunan Sekolah Rakyat

Daerah

Arianto Tegaskan Komitmen Benahi Layanan Air Bersih di Kota Jambi

Batanghari

Bupati Batang Hari Bersama Ratusan Kades Dan Bpd Ikuti Peresmian Nasional 80 Ribu Koperasi Merah Putih

Daerah

Hebat! Warga Bukit Harapan Sp 4 Swadaya di Aset Pemkab Tanjabbar

Daerah

‎LSM Petisi Sakti Akan Demo, Desak Kejari Tetapkan tersangka, Kasus Korupsi Dinas Damkar Kota Sungaipenuh 

Daerah

Dugaan Mark Up Keuangan Desa Pematang Balam,Mulai Mencuat.

Batanghari

Yasinan Jum’at Pagi Menjadi Agenda Rutin Bagi Siswa SMP Negeri 9 Batang Hari

Batanghari

Pemkab Batang Hari Menggelar Upacara Peringatan HARKITNAS Ke 117 Tahun 2025