Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Kadin Tanjab Timur Salurkan 1 Ton Beras, Ringankan Beban Korban Kebakaran Nipah Panjang Disnaker Tanjab Barat, bantah sudah ada pertemuan dengan pihak Syakira Mart

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:24 WIB

Uang Petani tak dikembalikan,Hengki CS di dugaTipu Penyidik Polda Jambi

Tanjab Barat, KSJ

Punggutan Liar Dalam pembuatan Sporadik Program Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Petani KUD Tungkal Ulu,Dssa Dusun Mudo,Kecamatan Muara Papalik ,Tahun 2024,Dimana sebanyak 100 Orang Petani dikenakan Biaya sebesar Rp 3.000.000/ Porsil.

Persoalan ini sempat ditanggani oleh Tim Penyidik Polda Jambi,dan sudah Tahap Penyidiknya. namun Hengki CS tampaknya memiliki Itikad Baik dengan mengembalikan Uang Petani yang sudah ditarik ,tapi Relaitas yang terjadi sampai saat ini tak ada satu Rupiahpun Uang Petani yang sudah dikembalikan,dan yang amat mengherankan Berita Acara serta Notulen Rapat pengembalian Uag tersebut sudah disampaikan kepPenyidk Polda Jambi.

Salah satu Petani berinisial H membenarkan Petani Harus membyara Uang sebeesar 3000.000/Porsil Sertipikat,Kepada Hengki CS, lantaran Petani sangat membutuhkan Legalitas Kepemilikan terpaksa Harus membayar ,”Dalam pembuatan Sertipikat Petani diwajibkan membayar uang sebesar 3.000.000 dan itupun sudah Petani Lunas kepada Hengki CS,” Terang Penggurus KUD Tungkal ulu ini.

Namun beliau membantah jika Hengki CS sudah mengembalikan Uang Petani ,Diakuinya memang pernah Pengurus KUD mengundang beberapa Petani untuk membahas terkait Replanting Kebun Sawit,Namun Kenyataannya bukan membahas hal tersebut, tapi saat Rapat dimulai Saudara Hengki langsung membahas terkait adanya Laporan terkait Masalah Sertipikat yang sudah diterbitkan ke Polda Jambi,” Dalam Undangab Rapat tertulis Pembahasan Terkait Kesiapan Petani dalam menghadapi Replanting Kebun sawit, tapi Kenyataannya membahas masalah adanya Laporan ke Kapolda Jambi terkat penerbita sertipika,” Ujar Pria yang Domisili di Desa Rantau Badak ini.

Seorang Petani KUD Tungkal Ulu yang aempat dijumpai membatah dengan keras jika uang Petani sudah dikembalikan ,sebab sejauh ini satupun Uang Pwtani tak dikembalikan,,” Satu Rupiahpun uang Petani tak pernah dikembalikan sampai saat ini,” Ucapnya.

BERITA TERKAIT  Fadhil Arief Hadari Tanam Serentak Padi Sawah Se-provinsi Jambi

Terpisah Hengki saat dijumpai Dikantor Desa Dusun Mudo ,terkesan menghindar ,dimana Awalnya diikatakan lagi sedang ada. rapat, namun susah cukup Lama. Menunggu, kita coba mendatanginya lagi, beliau tertidur dengan alasan Sakit Gigi,bahkan saat ditanya apakah betul Berita Acraa pengembalian Uang Petani KUD Tungkal ulu teesebut Piktif tak sesuai dengan Realitas, akan tetapi ia pura- Pura pikun dan menanyaka berita Acara yang mana.

Begitu juga sebaliknya Ketua KUD Tungkal Ulu,Win Aldi saat dijubungi Tak menjawab ,Via whatsap pun diabaikan ,

Apakah Ketua KUD terlibat dalam Konpirasi ini sehingga terkesan abai, mustahil Selaku Ketua tak mengetahui Adanya pengembalian Uang Petani,”

Pihak Penyidik Polda Jambi akan dimintai keterangannya, pada edisi berikut (yogi)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Pemkab Batang Hari Melaksanakan Upacara Peringatan HUT Provinsi Jambi Ke 69 Tahun 2026

Batanghari

Ribuan Jemaah Padati Tablig Akbar UAS di Masjid Baiturrahmah Perumnas, Antusias Sejak Sebelum Subuh

Daerah

Fadhil Putra Batang Hari Dengan Segudang Prestasi, TV ONE pun memberi Apresiasi

Seputar Jambi

Ketua Umum LPKNI Pertanyakan IUP Terbaru Perusahaan Batubara Bumi Borneo Inti

Batanghari

Pemkab Batang Hari Menjamu Pers United Laga Sepak Bola

Daerah

Galian Batu Milik Perusahaan PT. Bukit Kausar Menuai Sorotan Publik.

Batanghari

Rapat Kerja Nasional ADPMET 2026

Batanghari

Hadiri Pelepasan Siswa SMPN 9 Batanghari, Kadis PDK Batanghari Disambut Tari Sekapur Sirih