Temuan Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Dilaporkan ke Kejati, JANJI Pertanyakan Alasan Menunggu Penagihan Inspektorat Aksi Nyata Lawan Dampak Kabut Asap dan Udara Tercemar, DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN) Provinsi gandeng Dinkes Kota Jambi, Dinkes Provinsi Jambi, JBC dan Katalog dengan Membagikan Ribuan Masker Polisi Bergerak Cepat Tangani Kebakaran 8 Rumah di Sungai Nibung, Jindi South Jambi B Bersama Pemuda Mudik Bersatu Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas Unlimited Friendship! 11 Tahun Sumatra Pajero Society, Soliditas dan Persaudaraan Jadi Kekuatan

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Minggu, 30 November 2025 - 12:25 WIB

Kades Pematang Tembesu Diduga Keterlibatan Dalam Usaha Pemecah Batu Ilegal, Melanggar Ketentuan Hukum dan Mengangkangi Negara

Tanjung Jabung Barat, — Dugaan kuat keterlibatan Kepala Desa Pematang Tembesu dalam usaha pemecah batu ilegal semakin menguat. M. Nur, selaku kades, secara asal menjawab saat dikonfirmasi media bahwa Muhsin Cs sudah dipanggil ke kantor desa dan mengklaim semua sudah memiliki izin lengkap.

 

“Mereka sudah dipanggil ke kantor mereka jawab semua ada izin” ujar M. Nur via WhatsApp. (29/11/25)

 

Saat ditanya izin apa saja yang mereka punya, kades tidak menjawab alias bungkam. Berkali-kali awak media menghubungi kades via WhatsApp dan telepon namun kades tidak bergeming

 

Padahal, kenyataannya, keberadaan kegiatan pemecah batu yang menggunakan stone crusher dan excavator di lokasi tersebut menimbulkan keprihatinan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan besar tentang penegakan hukum di daerah ini.

 

Ramai Media online sebelumnya telah mengangkat isu ini, menunjukkan bahwa usaha pemecah batu tersebut beroperasi secara ilegal, menggunakan bahan bakar subsidi yang jelas melanggar ketentuan perundang-undangan.

 

Penggunaan BBM subsidi untuk kegiatan yang tidak berizin adalah pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang melarang penggunaan bahan bakar subsidi untuk kegiatan ilegal.

 

Selain itu, kegiatan ini juga melanggar Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang mewajibkan semua kegiatan pertambangan dan pemecah batu harus memiliki izin resmi dan mengikuti prosedur yang berlaku.

 

Tidak adanya izin resmi dari instansi terkait menandakan usaha ini telah melanggar ketentuan perundang-undangan dan berpotensi merusak lingkungan serta mengancam ketertiban umum.

 

Ironisnya, hingga saat ini, belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum, seperti Kepolisian dan Satpol PP, meskipun sudah banyak laporan dan permintaan penindakan dari masyarakat dan media.

BERITA TERKAIT  BUPATI BATANG HARI MHD. FADHIL ARIEF MENGHADIRI SEKALIGUS MEMBUKA ACARA KEGIATAN BATANG HARI KING CLUB (BHKC)

 

Seolah-olah, praktik ilegal ini dibiarkan berlarut-larut, memperlihatkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

 

Kejadian ini menunjukkan adanya pembiaran oleh pihak berwenang terhadap pelaku usaha ilegal, yang secara terang-terangan mengangkangi aturan negara demi keuntungan pribadi.

 

Padahal, keberadaan usaha ilegal ini tidak hanya merugikan negara dari segi potensi pendapatan, tetapi juga merusak lingkungan dan mengancam keberlanjutan sumber daya alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum segera bertindak tegas, melakukan penyelidikan menyeluruh, serta menindak pelaku usaha ilegal ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Jangan biarkan praktik illegal ini terus berlangsung dan merugikan rakyat serta negara.

Share :

Baca Juga

Daerah

Hebat! Warga Bukit Harapan Sp 4 Swadaya di Aset Pemkab Tanjabbar

Batanghari

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batanghari Untuk Diawal Tahun 2024.

Batanghari

Peringati Hari Pahlawan Wakil Bupati Batang Hari Bakhtiar Ziarah ke Makam Pahlawan Ksatria Bhakti

Daerah

HUT ke-80 Kota Jambi Jadi Momentum Prestasi, Maulana Paparkan Capaian hingga Program Unggulan

Batanghari

Paripurna DPRD Batang Hari, Bupati Fadhil Arief Tekankan Pentingnya RAPBD dan Ranperda

Batanghari

DPRD Batanghari Gelar Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih

Daerah

Pemilihan Ketua Pemuda Tanjung Sari Diminta Pilih Ulang, Dinilai Banyak Kejanggalan

Seputar Jambi

Ikhsahuddin: Saya Maju Demi Pelayanan dan Perlindungan Kepada Masyarakat Peninjauan