Target Pemutihan Belum Maksimal, Wagub Jambi Minta Sosialisasi Keringanan PKB Digencarkan Ketua DPRD Sungai Penuh Ajak Warga Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Kadis Disnaker Tanjab Barat :, minta Persoalan Syakira Mart jangan hanya sebatas Pembinaan,, tapi sanksi tegas,jika terus melakukan pelanggaran Bukan Kaleng-Kaleng! J&T Funrun Jambi 2026 Diserbu 1.500 Peserta, Aldi Taher Jadi Magnet Disnaker Tanjab Barat, tak bernyali menindak Syakira Mart, Ada apa ????

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:13 WIB

Proyek Miliar Rupiah di SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat Diduga Jadi Bancakan: Material Seng ‘Abal-Abal’, Mark-Up Menganga!

Tanjab Barat – Aroma korupsi tercium menyengat di proyek revitalisasi SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat! Dana APBN senilai Rp 2,6 miliar yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diduga kuat diselewengkan melalui praktik mark-up dan penggunaan material ‘abal-abal’.

 

Informasi dari sumber terpercaya menyebutkan, proyek yang mencakup rehabilitasi ruang kelas hingga pembangunan toilet ini, menggunakan seng berkualitas rendah yang jauh dari standar SNI.

 

Tak hanya itu, indikasi mark-up dalam pengadaan material semakin memperkuat dugaan adanya praktik korupsi berjamaah dalam proyek ini.

 

“Ini bukan sekadar dugaan, tapi fakta di lapangan! Seng yang digunakan tipis dan mudah berkarat. Kalau dibiarkan, bangunan ini akan cepat rusak dan membahayakan siswa,” ungkap warga setempat. Pada Selasa (23/12/2025)

 

Pekerja ditemui dilokasi tidak memberikan tanggapan terkait pertanyaan awak media tentang penggunaan seng tipis yang tidak SNI

 

Sementara itu kepala Sekolah SMA 10 Tanjung Jabung Barat Winarno saat dikonfirmasi via telepon dan WhatsApp tidak bergeming alias bungkam seribu bahasa

 

Masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum segera bertindak semakin kencang agar kasus ini diusut tuntas dan para pelaku korupsi segera diseret ke meja hijau.

 

Proyek revitalisasi SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat yang seharusnya menjadi kebanggaan, kini justru menjadi aib yang mencoreng dunia pendidikan. Jika praktik korupsi ini terus dibiarkan, bukan hanya kualitas pendidikan yang terancam, tapi juga masa depan generasi penerus bangsa.

BERITA TERKAIT  Sat Brimob Polda Jambi Kembali Laksanakan Jum’at Berkah Berbagi Nasi kotak

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Mhd Fhadil Arief Menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK dan Paud Se-kabupaten Batanghari

Batanghari

Bupati Batang Hari Fadhil Arief Hadiri Rapat Paripurna Hari Jadi Provinsi Jambi Ke-68

Bungo

Turnamen Sepak Bola di Tuo Sepunggur, Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Pemuda

Daerah

Wakapolda Jambi Kunker ke Polres Tanjab Barat, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan Publik

Daerah

Paripurna Kedua DPRD Tanjabbar Bahas Pandangan Umum Fraksi atas LKPJ Bupati 2025

Daerah

Gudang Diduga Penimbunan BBM Ilegal di Kota Jambi Terbakar Hebat, Warga Panik dan Desak Pengusutan Tuntas

Batanghari

Bupati MFA Didampingi Istri Hadiri Pembukaan MTQ Ke-56 Tingkat Desa Peninjauan

Batanghari

Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief menghadiri Wisuda Tahfizh SIT Aulia Tahun 2026