DARURAT BIROKRASI MUBA KALA LHP BPK HANYA JADI “KERTAS BEKAS” DI TANGAN ELITE Ancam Keselamatan Warga, Gudang BBM Diduga Ilegal di Alam Barajo Belum Tersentuh Penindakan Pelantikan Ketua BPD Desa Lubuk Bernai  5 Juni 2026 Di Hadiri Camat Batang Asam TEGAS BANTAH! Kades Rawa Medang: Honor Guru Ngaji Dibayar Penuh, Anggaran Sah, Proyek Sesuai Aturan Benih Lobster Senilai Rp7,18 Miliar Diamankan Polresta Jambi, Lokasi dan Jadwal Masih Misterius

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:13 WIB

Proyek Miliar Rupiah di SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat Diduga Jadi Bancakan: Material Seng ‘Abal-Abal’, Mark-Up Menganga!

Tanjab Barat – Aroma korupsi tercium menyengat di proyek revitalisasi SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat! Dana APBN senilai Rp 2,6 miliar yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diduga kuat diselewengkan melalui praktik mark-up dan penggunaan material ‘abal-abal’.

 

Informasi dari sumber terpercaya menyebutkan, proyek yang mencakup rehabilitasi ruang kelas hingga pembangunan toilet ini, menggunakan seng berkualitas rendah yang jauh dari standar SNI.

 

Tak hanya itu, indikasi mark-up dalam pengadaan material semakin memperkuat dugaan adanya praktik korupsi berjamaah dalam proyek ini.

 

“Ini bukan sekadar dugaan, tapi fakta di lapangan! Seng yang digunakan tipis dan mudah berkarat. Kalau dibiarkan, bangunan ini akan cepat rusak dan membahayakan siswa,” ungkap warga setempat. Pada Selasa (23/12/2025)

 

Pekerja ditemui dilokasi tidak memberikan tanggapan terkait pertanyaan awak media tentang penggunaan seng tipis yang tidak SNI

 

Sementara itu kepala Sekolah SMA 10 Tanjung Jabung Barat Winarno saat dikonfirmasi via telepon dan WhatsApp tidak bergeming alias bungkam seribu bahasa

 

Masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum segera bertindak semakin kencang agar kasus ini diusut tuntas dan para pelaku korupsi segera diseret ke meja hijau.

 

Proyek revitalisasi SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat yang seharusnya menjadi kebanggaan, kini justru menjadi aib yang mencoreng dunia pendidikan. Jika praktik korupsi ini terus dibiarkan, bukan hanya kualitas pendidikan yang terancam, tapi juga masa depan generasi penerus bangsa.

BERITA TERKAIT  Humas Asian Agri Group,Enggan Komentar Terkait Limbah PMKS Cemari Sungai Pengabuan

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Meriahkan HUT Batanghari ke 74, Tim Futsal Marosebo Ulu VS Perkim Batanghari Berlangsung Seru

Batanghari

Zulva Fadhil Bunda PAUD Batanghari Menghadiri Gerakan Transisi PAUD Ke SD se-Indonesia

Batanghari

Anggota DPRD Batang Hari Gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Pengawasan

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Lantik 150 Tenaga Pendidik PPPK Tahap ll

Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Penyambutan Dandim 0419, Perkuat Sinergi Forkopimda

Daerah

Dinas PMD Tanjab Barat akan Panggil Kades Luuuk Terab,dalam waktu Dekat.

Batanghari

2.537 Runner Ikuti Batang Hari Tangguh Run 2024, Bupati Fadhil : Kita Terus Dorong Kegiatan Positif 

Daerah

Elpiji 3kg Bebas Diperjualkan Tanpa Izin Di Kecamatan Tungkal Ulu