Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Kadin Tanjab Timur Salurkan 1 Ton Beras, Ringankan Beban Korban Kebakaran Nipah Panjang

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:13 WIB

Proyek Miliar Rupiah di SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat Diduga Jadi Bancakan: Material Seng ‘Abal-Abal’, Mark-Up Menganga!

Tanjab Barat – Aroma korupsi tercium menyengat di proyek revitalisasi SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat! Dana APBN senilai Rp 2,6 miliar yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, diduga kuat diselewengkan melalui praktik mark-up dan penggunaan material ‘abal-abal’.

 

Informasi dari sumber terpercaya menyebutkan, proyek yang mencakup rehabilitasi ruang kelas hingga pembangunan toilet ini, menggunakan seng berkualitas rendah yang jauh dari standar SNI.

 

Tak hanya itu, indikasi mark-up dalam pengadaan material semakin memperkuat dugaan adanya praktik korupsi berjamaah dalam proyek ini.

 

“Ini bukan sekadar dugaan, tapi fakta di lapangan! Seng yang digunakan tipis dan mudah berkarat. Kalau dibiarkan, bangunan ini akan cepat rusak dan membahayakan siswa,” ungkap warga setempat. Pada Selasa (23/12/2025)

 

Pekerja ditemui dilokasi tidak memberikan tanggapan terkait pertanyaan awak media tentang penggunaan seng tipis yang tidak SNI

 

Sementara itu kepala Sekolah SMA 10 Tanjung Jabung Barat Winarno saat dikonfirmasi via telepon dan WhatsApp tidak bergeming alias bungkam seribu bahasa

 

Masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum segera bertindak semakin kencang agar kasus ini diusut tuntas dan para pelaku korupsi segera diseret ke meja hijau.

 

Proyek revitalisasi SMA Negeri 10 Tanjung Jabung Barat yang seharusnya menjadi kebanggaan, kini justru menjadi aib yang mencoreng dunia pendidikan. Jika praktik korupsi ini terus dibiarkan, bukan hanya kualitas pendidikan yang terancam, tapi juga masa depan generasi penerus bangsa.

BERITA TERKAIT  MFA Bupati Batang Hari Olahraga Malam Bersama Masyarakat Sridadi

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati dan Wakil Bupati Batanghari hadiri rapat paripurna dalam rangka HUT Ke-76 Batanghari

Batanghari

Bupati Batang Hari Fadhil menggelar open hause di rumah dinasnya untuk masyarakat Kabupaten Batang Hari

Batanghari

Wabup Bakhtiar Resmi Buka Survei Seismik Jindi South Jambi, Batang Hari Siap Dukung Ketahanan Energi Nasional

Batanghari

Pusat Oleh-Oleh Di Kabupaten Batang Hari Sudah Dibuka

Daerah

Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Seorang Terduga Penyalahguna Narkotika di Betara, Satu DPO Masih Diburu. 

Daerah

Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih

Batanghari

Tindaklanjuti Kasus Kepsek SDN 188/I, Bendahara Akui Uang Temuan Inspektorat Diserahkan ke Kepsek

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Cup Jambi Tahun 2025