Target Pemutihan Belum Maksimal, Wagub Jambi Minta Sosialisasi Keringanan PKB Digencarkan Ketua DPRD Sungai Penuh Ajak Warga Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Kadis Disnaker Tanjab Barat :, minta Persoalan Syakira Mart jangan hanya sebatas Pembinaan,, tapi sanksi tegas,jika terus melakukan pelanggaran Bukan Kaleng-Kaleng! J&T Funrun Jambi 2026 Diserbu 1.500 Peserta, Aldi Taher Jadi Magnet Disnaker Tanjab Barat, tak bernyali menindak Syakira Mart, Ada apa ????

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:59 WIB

Tampa Safety ,Pekerja PT DAS Meninggal Menganaskan,Minta Kapolres Tanjab Barat Usut Tuntas

JAMBI – Naas betul nasib yang dialami oleh S Sianipar (45),salah satu Pekerja PT Dasa Anugrah Sejati (DAS) Meninggal Dunia secara mengganaskan terjatuh dari Atap Gudang Pupuk yang berlokasi di Ka 17,

Menurut Narasumber korban merupakan pekerja Harian di Perusahaan PT DAS,namun pada Hari Jum’at (15/08) sekitar pukul 9,45 dipanggil oleh Manajer Kebun untuk memperbaiki Atap Gudang Pupuk Yang mengalami Bocor,” Manajer Kebun yang memerintahkan beliau untuk memperbaiki Atap Gudang Pupuk Yang Bocor ? ,” ujarnya.

 

Menurut informasi yang didapat dilokqsi Tempat Kejadian Perkara, Korban pada saat itu tidak mengunakan Safety baik tali ikat maupun Helm kepala, lantas menaiki atap Gudang ,Kemungkinan besar beliau terinjak Seng Plastik sehingga Jatuh ke lantai yang Kontruksi Beton,” Beliau kerja tak diberikan Safety oleh Pihak Perusahaan , jika memakai Safety tentu kejadiannya tak begini,” Ujarnya.

 

Menurutnya lagi, saat melihat kondisi Korban dimana bagian kepala,Hidung dan telinga mengeluarkan Darah,Korban juga menghembuskan Nafas terkahir dilokasi,” Tak Tega melihatnya bang ? Jika ia mengunakan Helm safety tentu kejadiannya tak begini,” Ucapnya.

 

Namun atas Peristiwa Ini pihak Perusahaan terkesan abai bahkan merahasiakan Ke publik, sebenanya ada Apa ? Apa Mungkin akibat sebuah kelalaian Perusahaan sehingga menghilangkan Nyawa seseorang,PT DAS sebuah Perusahaan Raksasa yang telah mendapat Predikat RSPO tapi kenyataan nya jauh dari Prestasi yang sudah diraih.ini salah satu kejadian yang tampak dan nyata Buruknya Kinerja Perusahaan,jika memang Perusahaan memiliki Safety tentu tak merenggut Nyawa Anak Indonesia,

 

Sementara Humas Kebun,Maringgan S, saat dihubungi lewat Via telpon tak menggubris sama sekali ,hanya mengutus salah seorang Pekerja untuk menjelaskan kejadian ini

 

BERITA TERKAIT  DPRD Batanghari Gelar Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih

Manajer Kebun salah satu saksi dan harus ikut bertanggung jawab atas Meninggalnya pekerja ini,karena kelalaian sehingga menghilangkan Nyawa Seseorang,

 

Bantuan yang diberikan Perusahaan kepada Keluarga Korban merupakan suatu Kewajiban yang harus dipenuhi tapi pihak Perusahaan harus juga bertanggung Jawab atas Ke lalaian ini.

 

Salah satu Pekerja meminta Kapolres Tanjab Barat bertindak dan melakukan penyidikan dan Penyelidikan atas meninggalnya S,Sianipar, hal ini harus diusut tuntas sebab ia menduga ada kelalaian Perusahaan,” Kami pekerja meminta Kapolres Tanjab Barat melakukan penyelidikan atas meninggalnya Sianipar ini,” Terangnya.

 

Sementara Tindakan apa yang aka dilakukan oleh Kapolres Tanjab Barat terkait Maslah ini akan dimuat pada Edisi esok.

( Red)

Share :

Baca Juga

Batanghari

DPRD Batanghari Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati T.A 2024

Batanghari

Pemerintah Kabupaten Batanghari Menggelar Acara Do’a Dan Shalawat Bersama

Daerah

Babinsa Koramil 415-06/Pijoan Melaksanakan Gotong Royong

Daerah

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Bersama Golkar Gelar Operasi Pasar Murah, Warga Antusias Serbu Sembako

Daerah

Sembunyi di Kebun Sawit, Pemuda Asal Renah Mendaluh Tak Berkutik Ringkus Gabungan Polres Tanjab Barat

Batanghari

Fadhil pertahankan predikat WTP atas Laporan Keuangan Daerah

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Pimpin Upacara Hari Anak Nasional ke-42 di Batang Hari, Tekankan 5 Prinsip Utama

Daerah

Kebakaran Ruko di Telanaipura, Empat Orang Selamat Lompat dari Lantai Dua