CV Nabil Hawari Dilaporkan ke Kejati Jambi, Proyek Jalan Rp4,2 Miliar Jadi Sorotan BPK Kebakaran Disertai Ledakan di Gudang Catering Mall Jamtos, Enam Orang Alami Luka Bakar Bungkamnya Disnaker Tanjab Barat , terhadap Pengusaha Syakira Mart , Ada Apa. ? Masyarakat minta Bupati ambil Tindakan  Diduga Angkut Minyak Ilegal, Mobil PT Kasih Karunia Raharja Tak Berhenti Saat Hendak Dikonfirmasi Resmi Dilantik, Raden Abdul Latif Pimpin GAN Jambi, Bidik Konsolidasi 11 Kabupaten/Kota

Home / Batanghari / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi

Jumat, 23 Mei 2025 - 11:10 WIB

Ratusan Hektar Hutan Tanaman Rakyat Di Wilayah Desa Peninjauan Diduga Kuat Telah Dijual

kabarseputarjambi id – Ratusan hektar Hutan Tanaman Rakyat (HTR) di wilayah Desa Peninjauan kecamatan MaroSebo Ulu Kabupaten Batanghari provinsi Jambi diduga kuat telah dijual oleh sejumlah oknum warga yang tidak bertanggung jawab kepada pihak tertentu, diduga kuat Lahan HTR ini telah dijual kepada masyarakat yang datang dari Daerah lain,yang digunakan untuk perkebunan kelapa sawit, hal ini dibenarkan oleh warga Desa Peninjauan. Pada Sabtu (17/05/2025)

 

Sa’at dikonfirmasi beberapa masyarakat desa peninjauan yang dapat dipercaya mengatakan, diduga lahan HTR telah diperjualbelikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan hutan tersebut sudah dirambah dengan cara lain untuk memperkaya diri sendiri,

 

“Apa yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut itu sudah menyalahi aturan karena lahan yang diperuntukkan bagi program HTR tidak bisa diperjualbelikan, tampa tak disadari perbuatan yang mereka lakukan sudah sangat jelas melanggar hukum,” Ujarnya warga

 

Sa’at media ini turun melihat langsung ke lokasi untuk membuktikan kebenarannya, diketahui bahwa ratusan hektar HTR telah dikuasai oleh orang-orang tertentu yang diduga diperjualbelikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, karena saat ini yang menguasai lahan di dalamnya adalah orang-orang dari luar daerah.

 

menurut masyarakat dugaan penjualan lahan HTR dilakukan oleh oknum oknum tertentu, sehingga merugikan masyarakat setempat, yang hingga kini belum memiliki lahan HTR.

 

Setelah kita lihat dan saksikan bersama, bahwa memang benar ratusan hektar Hutan Tanaman Rakyat (HTR) yang tersebar di Desa Peninjauan telah dikuasai oleh orang-orang dari luar daerah

 

“Ya bang, hutan HTR kita tersebut diduga telah diperjualbelikan oleh beberapa oknum warga, kepada masyarakat dari luar daerah seperti masyarakat dari Medan.” kata warga

BERITA TERKAIT  Camat Ismail Membuka Kegiatan Musrenbang RKPD TA 2024 Kabupaten Batanghari di Marosebo Ulu

 

Dugaan penjualan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) diwilaya kawasan Desa peninjauan kecamatan Maro Sebo Ulu, kabupaten Batanghari, sudah lama beraktivitas dan sampai saat ini belum tersentuh hukum, kerena perbuatan ini sudah sangat jelas meresahkan warga setempat dan merugikan negara.

 

“Warga berharap kepada pihak penegak hukum dan intansi terkait untuk mengungkap cepat kasus ini supaya kedepannya kawasan hutan HTR ini tetap terjaga tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan para Mafia tanah.”harapnya warga

 

Untuk itu juga masyarakat memintak kepada Dinas Kehutanan kabupaten Batanghari, Dinas Kehutanan provinsi Jambi, untuk melakukan investigasi kelapangan,dan menindak oknum-oknum yang diduga melakukan praktek jual beli lahan HTR di wilayah Desa Peninjauan ini,

(Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Dudi Purwadi Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Menghadiri Kegiatan Fit And Proper Test Calon Ketua PAC

Daerah

Anggota DPRD Batang Hari Kunjungi Kantor Dinas Perkim Kabupaten Musi Rawas

Batanghari

Pasca Dirut PT JBS di Polisikan di Polres Batanghari, Pelapor Terima SP2HP

Daerah

Gubernur Al Haris dan Ilusi Persentase: Drama Politik Angka di Jambi

Batanghari

Oknum Pembina Pramuka Cabuli 9 Siswi Diringkus Polres Batanghari

Daerah

Aliansi Masyarakat Desak Kapolri Copot Kapolda Jambi, Imbas Kaburnya Tersangka 58 Kg Sabu

Daerah

Tambat Batanghari Ramaikan Enduro & Adventure Trail KTC di Kerinci

Batanghari

DPRD Batang Hari Soroti Aktivitas Ilegal Driling Dalam Kawasan Taman Hutan Raya