Pabrik Kopra di Talang Bakung Terbakar Hebat, 12 Armada Damkar Berjibaku Padamkan Api Waka Polda Jambi Tinjau Posko Terpadu Penanganan Karhutla di Tanjab Barat Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee  

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB

Walikota Maulana Dorong Finalis Bujang Gadis Kota Jambi Jadi Duta Peradaban Melayu Modern

Kabarseputarjambi.id – JAMBI – Malam puncak Grand Final Bujang Gadis Kota Jambi 2026 berlangsung semarak di Maulidia Convention Center, Selasa malam (12/5/2026). Ajang tahunan yang digelar Dinas Pariwisata Kota Jambi tersebut kembali menjadi wadah pengembangan generasi muda yang tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan luas, kreativitas, serta kepedulian terhadap budaya daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jambi, Mariani Yanti, menegaskan bahwa pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi bukan sekadar seremoni mencari duta pariwisata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan proses pembinaan untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi Kota Jambi di berbagai sektor.

Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Legacy Makers of Culture, Definers of The Future”, yang menggambarkan peran generasi muda sebagai penjaga warisan budaya sekaligus penentu arah masa depan daerah.

“Bujang Gadis Kota Jambi merupakan agenda tahunan yang bertujuan membentuk pemuda yang berkarakter, visioner, kreatif, dan peduli budaya,” ujar Mariani Yanti.

Ia menjelaskan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 102 peserta dari 11 kecamatan di Kota Jambi mengikuti tahapan seleksi. Dari jumlah tersebut, hanya 11 pasang finalis terbaik yang berhasil melaju ke babak grand final.

Sebelum tampil di malam puncak, seluruh finalis telah menjalani berbagai proses pembekalan dan pelatihan. Materi yang diberikan meliputi pengembangan kepribadian, kemampuan public speaking, wawasan pariwisata, ekonomi kreatif, pengembangan destinasi wisata, hingga strategi promosi daerah.

Menurut Mariani, seluruh rangkaian pembinaan tersebut dirancang agar para finalis mampu tampil sebagai generasi muda yang tidak hanya cakap berbicara, tetapi juga memiliki kemampuan memperkenalkan potensi daerah secara luas.

“Kami berharap mereka tidak hanya menjadi duta pariwisata, tetapi juga menjadi representasi generasi muda yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan kreatif,” katanya.

BERITA TERKAIT  Bupati Batang Hari Hadiri Pelantikan IPSI Batang Hari

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana memberikan apresiasi kepada seluruh camat di Kota Jambi yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai ajang Bujang Gadis Kota Jambi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki visi masa depan sekaligus memahami identitas budaya daerah.

Menurut Maulana, pemahaman terhadap budaya Melayu Jambi harus menjadi fondasi utama bagi generasi muda, termasuk filosofi adat “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah.”

“Anak-anak muda harus memahami Jambi dari berbagai aspek, terutama budaya dan filosofi adat Melayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah memahami sejarah dan budaya daerah, generasi muda dituntut mampu menyampaikannya melalui pendekatan modern agar lebih mudah diterima di era saat ini.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga menyinggung kejayaan peradaban Jambi pada masa lampau, termasuk keberadaan Candi Muaro Jambi yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan besar dunia pada abad ke-7.

Menurutnya, sejarah besar tersebut harus kembali diangkat sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan daerah.

“Ini adalah kejayaan masa lalu yang harus kita angkat kembali untuk kesuksesan masa depan. Kejayaan tersebut bisa dikenalkan melalui narasi-narasi modern,” katanya.

Maulana menyebut, 11 pasang finalis yang tampil di grand final merupakan simbol generasi muda Kota Jambi yang siap membawa nama daerah ke tingkat nasional hingga internasional.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Jambi tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah agenda berskala nasional, di antaranya Rapat Kerja Nasional Ikatan Dokter Indonesia serta forum smart city nasional yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital.

Karena itu, para finalis Bujang Gadis Kota Jambi diharapkan mampu menjadi wajah daerah dalam menyambut tamu-tamu dari berbagai wilayah Indonesia.

BERITA TERKAIT  Di duga tidak transparan dan mark up,warga minta BPK audit penggunaan dana desa di teluk pengkah

“Mereka harus mampu menjelaskan tentang Jambi secara utuh kepada para tamu yang datang. Mudah-mudahan mereka sukses mengenalkan Jambi ke panggung nasional dan internasional,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kota Jambi dan seluruh sponsor yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan seluruh sponsor yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik,” pungkasnya.

Grand Final Bujang Gadis Kota Jambi 2026 turut dihadiri Diza Hazra Aljosha, Ketua GOW Kota Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi, Boy Sutan Binanga Siregar, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, camat se-Kota Jambi, serta para pendukung finalis.

Hingga berita ini diterbitkan, rangkaian malam grand final masih berlangsung.

(TIKO)

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Kopri Rayon Ushuluddin UIN STS Jambi Menggelar Perayaan Harlah KOPRI ke-55

Daerah

Bazar Ramadhan Polri Presisi dan Baksos Bhayangkari 2025, Kapolda Jambi : 2.300 Paket Sembako Disalurkan 

Batanghari

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Batang Hari Serahkan Rekomendasi Strategis ke Bupati/Wakil Bupati

Daerah

Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri RAKERNAS dan BIMTEK PDI Perjuangan, Perkuat Kapasitas Wakil Rakyat

Batanghari

Kacabjari Muara Tembesi Pimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional Di SMAN 7 Batang Hari

Batanghari

Wabup Batang Hari Hadiri MTQ Tingkat kecamatan Mersam Ke-53

Daerah

Dugaan Penyelewengan Keuangan Desa,Warga Sungai Paur Minta Lakukan Audit.

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Ingatkan ASN dan PPPK untuk Melayani Masyarakat dengan Iklas