Bukan Sekadar Adu Pukul, Kapolda Fighter Match Jadi Wadah Positif Anak Muda Jambi Tirta Mayang Dukung Kapolda Fighter Match, Arianto: Salurkan Energi Anak Muda ke Hal Positif Limbah PMKS Asian Agri , lagi-lagi Cemari Sungai Benanak dan Sungai Pengabuan  MASYARAKAT DESA KAYU ARO KELUHKAN JEMBATAN RUSAK, MINTA PERBAIKAN DARI PEMDA TANJABBARAT  Kapolda Jambi Berganti, Irjen Pol. Widodo Gantikan Irjen Pol. Krisno H. Siregar

Home / Daerah / Kota Jambi / Seputar Jambi

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:57 WIB

Walikota Maulana Dorong Finalis Bujang Gadis Kota Jambi Jadi Duta Peradaban Melayu Modern

Kabarseputarjambi.id – JAMBI – Malam puncak Grand Final Bujang Gadis Kota Jambi 2026 berlangsung semarak di Maulidia Convention Center, Selasa malam (12/5/2026). Ajang tahunan yang digelar Dinas Pariwisata Kota Jambi tersebut kembali menjadi wadah pengembangan generasi muda yang tidak hanya berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki karakter kuat, wawasan luas, kreativitas, serta kepedulian terhadap budaya daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jambi, Mariani Yanti, menegaskan bahwa pemilihan Bujang Gadis Kota Jambi bukan sekadar seremoni mencari duta pariwisata. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan proses pembinaan untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjadi representasi Kota Jambi di berbagai sektor.

Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema “Legacy Makers of Culture, Definers of The Future”, yang menggambarkan peran generasi muda sebagai penjaga warisan budaya sekaligus penentu arah masa depan daerah.

“Bujang Gadis Kota Jambi merupakan agenda tahunan yang bertujuan membentuk pemuda yang berkarakter, visioner, kreatif, dan peduli budaya,” ujar Mariani Yanti.

Ia menjelaskan, antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 102 peserta dari 11 kecamatan di Kota Jambi mengikuti tahapan seleksi. Dari jumlah tersebut, hanya 11 pasang finalis terbaik yang berhasil melaju ke babak grand final.

Sebelum tampil di malam puncak, seluruh finalis telah menjalani berbagai proses pembekalan dan pelatihan. Materi yang diberikan meliputi pengembangan kepribadian, kemampuan public speaking, wawasan pariwisata, ekonomi kreatif, pengembangan destinasi wisata, hingga strategi promosi daerah.

Menurut Mariani, seluruh rangkaian pembinaan tersebut dirancang agar para finalis mampu tampil sebagai generasi muda yang tidak hanya cakap berbicara, tetapi juga memiliki kemampuan memperkenalkan potensi daerah secara luas.

“Kami berharap mereka tidak hanya menjadi duta pariwisata, tetapi juga menjadi representasi generasi muda yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan kreatif,” katanya.

BERITA TERKAIT  Pimpinan DPRD Sungai Penuh dari PAN Akan Diganti

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana memberikan apresiasi kepada seluruh camat di Kota Jambi yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai ajang Bujang Gadis Kota Jambi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki visi masa depan sekaligus memahami identitas budaya daerah.

Menurut Maulana, pemahaman terhadap budaya Melayu Jambi harus menjadi fondasi utama bagi generasi muda, termasuk filosofi adat “adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah.”

“Anak-anak muda harus memahami Jambi dari berbagai aspek, terutama budaya dan filosofi adat Melayu,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah memahami sejarah dan budaya daerah, generasi muda dituntut mampu menyampaikannya melalui pendekatan modern agar lebih mudah diterima di era saat ini.

Dalam kesempatan itu, Maulana juga menyinggung kejayaan peradaban Jambi pada masa lampau, termasuk keberadaan Candi Muaro Jambi yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan besar dunia pada abad ke-7.

Menurutnya, sejarah besar tersebut harus kembali diangkat sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan daerah.

“Ini adalah kejayaan masa lalu yang harus kita angkat kembali untuk kesuksesan masa depan. Kejayaan tersebut bisa dikenalkan melalui narasi-narasi modern,” katanya.

Maulana menyebut, 11 pasang finalis yang tampil di grand final merupakan simbol generasi muda Kota Jambi yang siap membawa nama daerah ke tingkat nasional hingga internasional.

Ia juga mengungkapkan bahwa Kota Jambi tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah sejumlah agenda berskala nasional, di antaranya Rapat Kerja Nasional Ikatan Dokter Indonesia serta forum smart city nasional yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital.

Karena itu, para finalis Bujang Gadis Kota Jambi diharapkan mampu menjadi wajah daerah dalam menyambut tamu-tamu dari berbagai wilayah Indonesia.

BERITA TERKAIT  Pria Lansia Ditemukan Meninggal Dunia di Pondok Kebun, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Mereka harus mampu menjelaskan tentang Jambi secara utuh kepada para tamu yang datang. Mudah-mudahan mereka sukses mengenalkan Jambi ke panggung nasional dan internasional,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Maulana turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kota Jambi dan seluruh sponsor yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Jambi mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata dan seluruh sponsor yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik,” pungkasnya.

Grand Final Bujang Gadis Kota Jambi 2026 turut dihadiri Diza Hazra Aljosha, Ketua GOW Kota Jambi, Ketua TP PKK Kota Jambi, Boy Sutan Binanga Siregar, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jambi, camat se-Kota Jambi, serta para pendukung finalis.

Hingga berita ini diterbitkan, rangkaian malam grand final masih berlangsung.

(TIKO)

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Said Diduga Tenggelam di Sekitaran Gentala Arasy, Basarnas Jambi Lakukan Pencarian

Daerah

Bandar Shabu di Sialang di amankan Sat Res Narkoba Polres Tanjab Barat

Batanghari

Diduga Terjadi Penambahan Sumur Baru di WKP Pertamina, Aktivitas Drilling Disorot

Batanghari

PPTB Sudah Kerjakan Perbaikan Fender Jembatan Muaro Tembesi, Targetkan Agustus Rampung

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Resmikan Launching Aplikasi SRIKANDI, Dorong Transformasi Digital dan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

Seputar Jambi

PB Asnawi Kembang Seri Raih Juara 3 pada Turnamen Badminton Karang Taruna Batanghari

Seputar Jambi

Jaksa Geledah Dua Dinas Soal Dugaan Korupsi Dana COVID-19

Daerah

Saat Bulan Ramadhan, 8 Orang Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Ditangkap dalam Operasi Pekat di Jambi