Terbongkar: Judi Togel Beroperasi Terang-Terangan di Samping RAM Desa Panoban, Dikuasai “Bos Tamba” CAMAT SUHARDI,S.E TEGASKAN ANGGARAN RP77.955.000 JUTA SUDAH SESUAI, PADAHAL PERBAIKAN JEMBATAN HANYA SEBATAS GANTI 2 PLAT DAN CAT SEMATA! KADES NYALIM LANGSUNG BLOKIR NOMOR WA MEDIA POLRES TANJAB BARAT UNGKAP KASUS PENGANIAYAAN BERAT BERENCANA, PELAKU BERHASIL DIAMANKAN BESERTA BARANG BUKTI.  Kades Klaim Pekerjaan Belum Selesai, Warga Bantah Tegas: Itu Bohong! Jembatan Gantung Rantau Benar Sudah Rampung Dugaan Mark Up Mencolok Proyek Jembatan Gantung Rantau Benar: Anggaran Rp77 Juta, Realisasi Diduga Hanya Rp10 Juta

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat / Tanjab Timur

Senin, 2 Februari 2026 - 16:29 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polres Tanjab Barat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral dalam Operasi Keselamatan 2026.

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Tanjab Barat, Kompol Andi Musahar, S.H., bertempat di Lapangan Mapolres Tanjab Barat, Senin (02/02/2026).

 

Mewakili Kapolres Tanjab Barat, melalui Kasi Humas IPDA Ucen S. Kasih, S.H., disampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Tanjab Barat.

 

Dalam amanatnya, Wakapolres menekankan bahwa kunci utama kesuksesan operasi ini adalah sinergi yang solid antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan operasi diukur dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka kecelakaan secara signifikan di wilayah kita,” ujar Kompol Andi Musahar.

 

*4 Fokus Strategis Operasi Keselamatan 2026*

Guna mencapai target maksimal, Polres Tanjab Barat menerapkan empat pilar strategis:

 

1. Pemetaan dan Deteksi Dini: Mengidentifikasi titik rawan kecelakaan dan kemacetan secara akurat untuk langkah pencegahan yang efektif.

2. Sosialisasi dan Edukasi: Masif melakukan kampanye keselamatan melalui media sosial, alat peraga (spanduk), dan edukasi langsung secara humanis.

3. Pelayanan Prima: Menginstruksikan personel di lapangan untuk mengedepankan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam) demi membangun kepercayaan publik.

4. Integritas dan Profesionalisme: Memastikan seluruh tindakan kepolisian dilakukan secara transparan, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.

 

Wakapolres juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran instansi samping yang turut hadir dalam apel tersebut. Tampak hadir mewakili bupati Asisten 1 kab Tanjab Barat beserta perwakilan dari Kejaksaan, TNI, Denpom 0419,Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya.

BERITA TERKAIT  Pembangunan Gedung di Balai Pertanian Marosebo Ulu Tidak Sesuai Spek, Kabid : Kita Sudah Bayar Pengawas

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

 

Dengan kesiapan yang matang dan sinergi yang kuat, kita berharap Operasi Keselamatan 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya,” pungkasnya.

 

Dengan komitmen bersama ini, Operasi Keselamatan 2026 diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya disiplin berlalu lintas yang berkelanjutan di Kabupaten

Tanjung Jabung Barat.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Batanghari Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025

Seputar Jambi

Mobil Membawa Waka DPRD Tanjab Barat Terlibat Kecelakaan di Simpang Tuan, 1 Orang Meninggal Dunia

Daerah

AWaSI Jambi Gelar Aksi Demo di PT. Hoktong, Tuntut Penyelesaian Masalah Limbah dan Tenaga Kerja Asing

Daerah

Dandim 0419/Tanjabar resmi di jabat,Letkol Inf Zulhriadi S.IP.M.Han

Batanghari

Bupati Batang Hari melantik Hidayatullah Sebagai P.A.W Kades Pasar Terusan.

Daerah

TEGAS BANTAH! Kades Rawa Medang: Honor Guru Ngaji Dibayar Penuh, Anggaran Sah, Proyek Sesuai Aturan

Batanghari

DPRD Batang Hari Gelar Paripurna Bahas Ranperda Penyertaan Modal & RAPBD 2026

Daerah

Diduga Pembentuk Koperasi Ketam Putih di Sutradarai Oleh Pemdes Dusun Mudo, Hingga Perangkat Desa Berkuasa