Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Dua Fakta Penting, Kualitas Sucolite Diakui Baik, Penyusun HPS Masih Dipertanyakan Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020 Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat / Tanjab Timur

Senin, 2 Februari 2026 - 16:29 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polres Tanjab Barat Perkuat Sinergi Lintas Sektoral dalam Operasi Keselamatan 2026.

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Tanjab Barat, Kompol Andi Musahar, S.H., bertempat di Lapangan Mapolres Tanjab Barat, Senin (02/02/2026).

 

Mewakili Kapolres Tanjab Barat, melalui Kasi Humas IPDA Ucen S. Kasih, S.H., disampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Tanjab Barat.

 

Dalam amanatnya, Wakapolres menekankan bahwa kunci utama kesuksesan operasi ini adalah sinergi yang solid antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan operasi diukur dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka kecelakaan secara signifikan di wilayah kita,” ujar Kompol Andi Musahar.

 

*4 Fokus Strategis Operasi Keselamatan 2026*

Guna mencapai target maksimal, Polres Tanjab Barat menerapkan empat pilar strategis:

 

1. Pemetaan dan Deteksi Dini: Mengidentifikasi titik rawan kecelakaan dan kemacetan secara akurat untuk langkah pencegahan yang efektif.

2. Sosialisasi dan Edukasi: Masif melakukan kampanye keselamatan melalui media sosial, alat peraga (spanduk), dan edukasi langsung secara humanis.

3. Pelayanan Prima: Menginstruksikan personel di lapangan untuk mengedepankan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam) demi membangun kepercayaan publik.

4. Integritas dan Profesionalisme: Memastikan seluruh tindakan kepolisian dilakukan secara transparan, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.

 

Wakapolres juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran instansi samping yang turut hadir dalam apel tersebut. Tampak hadir mewakili bupati Asisten 1 kab Tanjab Barat beserta perwakilan dari Kejaksaan, TNI, Denpom 0419,Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan instansi lainnya.

BERITA TERKAIT  Diduga Agen Gas LPG 3Kg PT SP, Kangkangi Undang-undang No 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.

 

Dengan kesiapan yang matang dan sinergi yang kuat, kita berharap Operasi Keselamatan 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi keamanan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya,” pungkasnya.

 

Dengan komitmen bersama ini, Operasi Keselamatan 2026 diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun budaya disiplin berlalu lintas yang berkelanjutan di Kabupaten

Tanjung Jabung Barat.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan Keterangan Pelaku Pelaku Pembunuhan Rustam Sibarani Dalam Rekontruksi

Batanghari

Penutupan MTQ ke 54 Tingkat Kabupaten Batanghari

Batanghari

Raih Hadiah 1 Unit Motor di Kejurprov IMI Jambi Batanghari Cup Race

Daerah

Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020

Batanghari

Pemkab Batanghari Hari Sambut Kedatangan 196 Orang Jamaah Haji

Daerah

Fadhil Putra Batang Hari Dengan Segudang Prestasi, TV ONE pun memberi Apresiasi

Daerah

Saat Bulan Ramadhan, 8 Orang Tersangka Penyalahgunaan Narkoba Ditangkap dalam Operasi Pekat di Jambi

Batanghari

Koramil 415-02/Mersam Adakan Karya Bakti bersama SAD