Tanjab Barat. KSJ.
Terkait adajya Pemberitaan yang menyudutkan pihak sekolah dari salah satu Media Online , terutama terkait Material yang digunaka yaitu seng yang tipis , namun hal ini dibantah olehpihak Sekolah serta Konsultan Pengawas,
Pantauan Harian dilokasi Penerima Program Revitalisasi yang berada di SD Negeri 195 Tanjab Bara, yang berlokasi di Desa Sungai Keruh,Kecamatan Tebing Tinggi, Program yang berbasis Swakelola yang menelan Anggara APBN sebesar 1,1,Milyar yang diperuntukan Rehab 6 Ruangan Kelas, Pembangunan Ruangan Kantor, Perbaikan WC siswa, WC Tamu serta Pembangunan Pagar Sekolah,
Dilokasi Kerjaan tampak Ikut serta Megawasi Panitia Pembangunan Sekolah , Kepala Sekolah serta Konsultan Pengawas,serta beberapa Warga setempat , hal ini dilakukan agar Program ini tepat sasaran dan Memilki Kualitas dan Kuantitas terjamin tentu semua pihak diharapkan ikut terlibat baik dalam Perencanaan,Pelaksanaan,Pengawasan serta Pelaporan.
Kepaa sekolah SD Negeri 195, Bambang Hermanto, saat dikompirmasi membantah jika ada Material yang digunakan tak sesuai Spek, sehingga seluruh pihakdilibatkan agar Kualitas dan Kuantitas banggunan terjamin,” jika dikatakan ada Material seng yag digunakan tipis, sementara dalam Pembangunan saja tidak Mengunakan seng melainkan Atap yang bermerk Multi Roof sesuai dengan Ketentuan,” Ujarnya.
Sambungnya ,selaku Penerima Program Revitalisasi pada Tahun ini , secara bersama- sama ikut terlibat dalam segala hal , dan begitu juga sebaliknya dengan Rekan Pers maupun wartawan , tentu keberadaan Kontrol Sosial merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk ikut mensukseskan Program Rebitalisasi ini,” mari bersama- sama ikut serta mensukkseskan Program ini,Bukan sebaliknya memberitakan sesuatu Tampa cross chek kelokasi sehingga tak sesuai dengan Realitas yang ada” Ujarnya lagi.
Ucapan terima Kasih juga disampaikan nya kepada Pemerntah Pusat yang telah mengucurkan Program Revitalisasi , diamana melalui Program ini mampu mengatasi Peesoalan yang selama dihadapi oleh Pihak sekolah terutama Ruangan belajar yang sudah nyaman dan Aman tak seperti dauhulu, ” Terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Instansj terkat yag terlibat , melalui Program ini mampu menjawab Persoalan yang selama ini dihadapi oleh sekolah , ” Ujar Pria yang murah senyum Ini
Hal serupa juga disampaikan oleh Konsultan Pengawas,Dicky Prasetyo , Ia membantah adanya penggunaan Marrial berupa Seng, sementara dalam Spek kerja tak megunakan seng melainkan Atap Multi Roof yang sesuai Dengan spesipikasi didalam Design dan RAB,” Tak ada yang mengunakan seng , semua mengunakan Keragaka Baja serta atap Multi Roof,” Terangnya.
Sambungnya , selaku Konsultan Pengawas yang telah diberi amanah oleh Pemerintah agar Program ini berjalan sssuai dengan Design dan RAB yang telah ada, ” Saya selalu ikut mengawasi dan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah , agar Program ini sesuai Juklaa serta Juknis yang ada,” Terangnya mengakhiri ( Tim)










