Waka Polda Jambi Tinjau Posko Terpadu Penanganan Karhutla di Tanjab Barat Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Selasa, 9 September 2025 - 15:13 WIB

Ada Apa dengan Pengelolaan Sawit seluas 32 Hektar ,Di Desa Dusun Mudo , Mungkinkah Indikasi Korupsi Oleh Pemerintah Desa.

JAMBI – Pengelolaan Kebun Sawit Karang Taruna seluas 20 Hektar, Madrasah 2 Hektar, Masjid 2 Hektar,PKK 2 Hektar dan TKD Desa Seluas 8 Hektar ,secara keseluruhan 32 Hektar ,tampaknya Menuai persoalan yang sangat serius , saling lempar kesalahan terjadi antara Kepala Desa dan Juga BPD desa selaku pengawasan internal.

 

Kebun sawit yang seluas 32 Hektar tersebut tidak dikelola secara langsung oleh Pemerintah Desa namun telah dikontrakan kepada Pihak Ketiga sebesar 26,500.000 selama lima Tahun ,hanya saja uang dari hasil Kontrak tersebut dikelola oleh Pemerintah Desa Dusun Mudo.

 

Kades Dusun Mudo,Iskandar membantah jikalau pihak Desa tak Transparan dalam pengelolaan Keuangan tersebut,dan hal ini selalu kita Musyawarahkan setiap 6 Bulan sekali dan selalu dihadirkan Pihak bersangkutan,” dalam Satu Tahun Dua kali kita rapat,selalu dihadirkan oleh Tokoh Masyarakat,BPD serta pihak yang bersangkutan,” Ucapnya.

 

Lanjutnya lagi, sebagai bentuk pertanggung Jawaban selaku Pengelola Keuangan,Pemerintah Desa setiap Bulannya selalu memberikan Laporan secara tertulis kepada Pihak BPD secara terurai dan terinci,” seharusnya BPD bisa memberikan Pemahaman kepada Masyarakat atas dasar laporan yang telah kami sampaikan,” Ujarnya.

 

disampaikannya kepada Awak Media ,bahwa Nara sumber yang telah memberikan Stagtemen bukanlah orang yang dilingkaran Desa ataupun selalu ikut terlibat dalam Musyawarah” Nara Sumber tidak jelas ,” ungkapnya

 

Terpisah BPD Desa Dusun Mudo, Danda, membantah Keras apabila BPD selalu menerima laporan setiap Bulanya dari Pihak Desa ,” Laporan apa ? Mana ada , ! Bahkan pihak Desa mepersulit kerja BPD dalam Pungsi Pengawasan ,” Ucapnya lantang.

 

Lanjutnya,Pihak BPD yang diberikan pungsi pengawasan baik Kinerja maupun Pengelolaan Keuangan Desa, saat pembahasan RAPBDesa yang dibahas bersama menjadi Perdes APBDesa ,sekalipun tak pernah kita mendapatkan salinan APBDes,hal ini telah berulangkali secara lembaga meminta Salinan APBDes selalu diabaikan,” Pemerintah Desa Suban Mudo tak Kooperatif dalam hal pelaporan, BPD saja seperti pengemis mau minta sainan APBDss ,tak Pernah dikasih.” Ucapnya lagi.

BERITA TERKAIT  Berbagai Masukan dari Masyarakat Disampaikan Pada Jum'at Curhat Polsek Jambi Selatan

 

Dijelaskannya lagi Terkait Masalah kebun sawit yang seluas 32 Hektar tersebut ,memang dikelola oleh Pemerintah Desa , sebagai bentuk pertanggung Jawaban pihak Desa melakukan Musyawarah setiap 6 Bulan sekali,pembahasannya pun ta sampai Pada pendapatan dan Alokasi anggaran tersebut telah disalurkan,” Musyawarah 6 Bulan sekali itu pembahasan secara lisan dan tak membahas dalam hal pengelolaan Keuangan serta rinciannya,” Tutupnya.

 

Terpisah Pihak Inspektorat Tanjab Barat , Akan kita Mintai Keterangan pada Edisi berikutnya , Tindakan apa yang aka diam il oleh Auditor internal Tanjab Barat tersebut, akankah pihak Inspektorat akan melakukan Audit Keuangan Desa Dusun Mudo.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati MFA Hadiri Acara Tradisi Do’a Bersama Dan Sedekah Bubur Di Desa Pasar Terusan

Daerah

Wadirreskrimsus Polda Jambi Perintahkan Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat untuk menindaklanjuti terkait adanya Dugaan berita Acara Pengembalian Uang Petani KUD Tungkal Ulu

Batanghari

Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari Rahmad Hasrofi SE menghadiri menyerahkan Alat Pertanian Kepada Brigade Pangan Tahun 2026

Daerah

Azhar Sidiq Gaungkan “Permahi Mendunia”, Dorong Kader Hukum Indonesia Tampil di Panggung Global

Batanghari

Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief menghadiri Indonesia International Smart City Expo & Forum (IISMEX) 2026

Batanghari

Warga Sungai Lingkar Ditemukan Tidak Jauh Dari Lokasi Tenggelam

Daerah

Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Gelar Reses di Pematang Lumut, Warga Sampaikan Usulan Pembangunan

Seputar Jambi

Ini Harapan Dirlantas Polda Jambi kepada Pemprov Terkait Mobilisasi Angkutan Batu bara