Target Pemutihan Belum Maksimal, Wagub Jambi Minta Sosialisasi Keringanan PKB Digencarkan Ketua DPRD Sungai Penuh Ajak Warga Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Kadis Disnaker Tanjab Barat :, minta Persoalan Syakira Mart jangan hanya sebatas Pembinaan,, tapi sanksi tegas,jika terus melakukan pelanggaran Bukan Kaleng-Kaleng! J&T Funrun Jambi 2026 Diserbu 1.500 Peserta, Aldi Taher Jadi Magnet Disnaker Tanjab Barat, tak bernyali menindak Syakira Mart, Ada apa ????

Home / Seputar Jambi

Jumat, 22 September 2023 - 23:59 WIB

Diduga Kuat Pengurus Kelompok Tani di Desa Rengas IX Jual Pupuk Subsidi Secara Gelap

BATANGHARI – Mengerikan, pupuk subsidi bantuan pemerintah terhadap beberapa kelompok tadi di Desa Rengas IX, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi diduga kuat di bisniskan oleh oknum ketua kelompok tani.

Kendati demikian membuat masyarakat berang.

“Pupuk tu lumayan banyak, informasi dari kawan-kawan mencapai 2,5 ton” ucap narasumber saat dikonfirmasi awak media Via WhatsApp, Pada Jumat pagi (22/9/2023).

Menurutnya, pupuk subsidi sebanyak 2,5 ton tersebut khusus Kelompok Tani Desa Rengas IX dengan berbagai merek.

“Yang saya lihat merek Orea sama MPK kalau dak salah,” sebut sumber dalam keterangannya.

“Namun (pupuk-red) masih ada merek lain,” Tambahnya.

Beberapa sumber menyebutkan yang jual (pupuk-red) tu ada dua kelompok, kelompok Pawi dengan Hadir.

Akan tetapi narasumber menyatakan lupa nama kelompok tani tersebut, hanya saja ia ingat satu nama kelompok tani.

“Saya lupa nama kelompok tani satunya. Yang jelas yang satu itu Sungai Bayur,” tutupnya sumber.

Terpisah, menurut ocehan warga Desa Rengas IX, peristiwa pengelapan pupuk subsidi untuk kelompok tani memang kerap terjadi.

Menurut warga lainnya menerangkan bantuan pupuk subsidi dari pemerintah pada tahun 2022 juga lenyap tanpa masyarakat tau kemana rimbanya.

“2022 dak paham, kemana lenyapnya,” tulis Narasumber lainnya seraya menambahkan stiker ketawa Via WhatsApp.

Sementara itu, Kepala Pertanian Kecamatan Marosebo Ulu Ramli saat dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan dan dinilai Bungkam.

“Atas peristiwa ini, diharapkan pemerintah kabupaten Batang Hari turun kelokasi untuk cek kebenaran informasi tersebut,” Sebutnya.

Sampai berita ini di terbitkan pengurus kelompok tani Sungai Bayur belum dapat dihubungi.

Tanggapan pengurus kelompok tani Sungai Bayur tersebut akan dimuat di pemberitaan selanjutnya.

BERITA TERKAIT  Diduga Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tungkal Ulu Tertutup dalam Penggunaan Dana BOS

Share :

Baca Juga

Daerah

Tol Baleno Tanpa Tarif, Namun Pengendara Tetap Wajib Miliki Kartu Tol

Batanghari

Bupati Batang Hari Gelar Rakor Perkuat Koordinasi Antara Pemerintah Daerah TNI-POLRI Dan Masyarakat

Batanghari

Bupati MFA Kembali Raih Penghargaan, Kategori Pemimpin Daerah Berdedikasi Dan Kepedulian Sosial Dalam Acara Cahaya hati Award 2026

Daerah

Diduga Kuat Pengolahan Batu Ilegal Milik Muhsin di Tungkal Ulu, Aparat Diduga Tutup Mata

Daerah

Kades Badang Sepakat Meminta Wartawan Lebih Propesional Dalam Menjalankan Tugas Jurnalistik

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Kukuhkan Pengurus NPCI Kabupaten Batanghari Periode 2025 – 2030

Batanghari

Bupati Batang Hari diwakili Oleh Asisten I Setda Batang Hari M.Rifa’i SP.ME membuka secara Resmi Sosialiasi Program Jaminan Sosial KetenagaKerjaan

Seputar Jambi

Terduga Pelaku Pembunuhan Warga SAD di Padang Kelapo Berhasil Diamankan Polisi