Dudi Purwadi Anggota DPRD Tanjung Jabung Barat Menghadiri Kegiatan Fit And Proper Test Calon Ketua PAC Aksi AWaSI Jambi di Tanjab Timur Tanpa Hasil, Massa Siapkan Gelombang Lanjutan KAMARUDDIN RESMI JABAT KETUA KEPALA PERWAKILAN PARALEGAL PROVINSI JAMBI Didukung Pengcab, Ir. Heriyanto Kian Mantap Pimpin Perpani Jambi Hingga Batas Akhir, Hanya Satu Kandidat Daftar Ketum Perpani Jambi, TPP Tegaskan Proses Tetap Sesuai Aturan

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Senin, 2 Maret 2026 - 17:09 WIB

Diduga limbah PMKS PAJ cemari sungai Tantang, Humas terkesan Apatis

Jambi. KSJ

Warga Desa Suban,Kecamatan Batang Asam,kabupaten Tanjab Barat dihebohkan dengan matinya Ikan,udang dan habitat lain yang berada didalam Sungai Tantang, dengan tercemarnya sungai Tantang warga tak bisa beraktifitas baik mandi,mencuci dan lainnya tentu ini menjadi persoalan serius apalagi saat bulan puasa sekarang ini.

 

Dugaan sementara tercemarnya Sungai Tantang lantaran akibat dari Limbah PMKS PAJ yang meluap lantaran minimnya Kolam IPAL yang dimilikinya, dugaan lainnya ada kebocoran pipa land Apkicayion yang disalurkan ke kebun warga

Namun amat disayangkan Humas P.MKS PAJ ,Sofwan terkesan enggan berkomentar saat ditanya berapa banyak kolam Ipal yang dimilki pihak Manajemen, dan sejauh mana pengelolaan limbah dan upayanapayang telah dilakukan pihak perusahaan dalam.memanilisir limbah akibat dari Operasinya Pabrik,” Nanti saya hubungi lah ya. Saya lagi Raat,” Katanya menutup Telpon.

Namun, saat dihubungi lagi secara berulangkali , tak digubrisnya sama sekali, tentu hal ini menjadi persoalan lantaran Humas yang Gagap Komunikasi atau memang ada yang dilindungi sehkngga tertutup dengan Rekan Pers terkait Informasi ini.

 

Salah satu warga Inisial M. Menyampaikan pihak PMKS PAJ sudah keterlaluan merusak lingkungan, selama ini warga diam dengan perbuatan melawan hukumnya , bakknutu pembuangan Limbah Padat maupun limbah cair,” limbah padat seperti jenjang Kosong ditaruh sembarangan, limbah cair tak memenuhi ketentuan yang telah diundangkan oleh Pemerintah,” Ucapnya.

 

Lanjutnya, Pabrik PMKS PAJ yang beroperasi selama 24 jam sementara hanya memiliki 6 Kolam IPAL Tampa ada Upaya memanilisr limbah,tentu akan mencemari Lingkungan,” ibarat sebuah gelas diisi air secara twrus menerus tentu akan tumpah, begitulah yang terjadi di Perusahaan PAJ,” Ucapnya.

 

Ia juga menduga Land Aplication ya g disalurkan ke kebun warga tak memiliki izin secara tertulis dari Instansjbterkait, sebab , warga resah dengan bau busuk yang menyengat dak Pembuangan limbah melalui Land Aplication,” Bau busuk dari pembuangan Limba melalui Land Aplicatiaon menjadi persoalan bagi warga,” Ucapnya. (Red)

BERITA TERKAIT  Pemerintah Desa Tebing Tinggi Mengucapkan Dirgahayu Provinsi Jambi ke 66

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Batanghari M Fadhil Arief Pimpin Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah ke – XXVIII

Batanghari

Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Desa Bungku Ditangkap, Polres Batanghari Tegaskan Komitmen Berantas Kekerasan

Batanghari

Wakil Bupati Bakhtiar Hadiri Pelantikan DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Batang Hari

Daerah

DI DUGA KEPSEK SMA 4 TANJABBAR MARK UP DANA REVITALISASI SEKOLAH 

Seputar Jambi

Izin PT Secona Persada Telah Berakhir, Kini Beroperasi Kembali, Apakah Info Ini Benar?

Batanghari

Patoni Anggota DPRD Sampaikan Pandangan Umum Terhadap LKPD Tahun Anggaran 2023

Batanghari

Fadhil – Bakhtiar Resmi Menjabat Bupati dan Wakil Bupati Batanghari Periode 2025 – 2030

Batanghari

Sering Membuat Resah Warga, Unit Reskrim Polsek Mersam Berhasil Amankan Pelaku