DALAM RANGKA HARI TANI DPW TANI MERDEKA PROVINSI JAMBI BERBAGI MINYAK GORENG DI KOTA JAMBIĀ  Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasat Lantas, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat Cek Endra Ajak Masyarakat Jambi Perkuat Empat Pilar Menuju Indonesia Emas 2045 CV Nabil Hawari Dilaporkan ke Kejati Jambi, Proyek Jalan Rp4,2 Miliar Jadi Sorotan BPK Kebakaran Disertai Ledakan di Gudang Catering Mall Jamtos, Enam Orang Alami Luka Bakar

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Senin, 2 Maret 2026 - 17:09 WIB

Diduga limbah PMKS PAJ cemari sungai Tantang, Humas terkesan Apatis

Jambi. KSJ

Warga Desa Suban,Kecamatan Batang Asam,kabupaten Tanjab Barat dihebohkan dengan matinya Ikan,udang dan habitat lain yang berada didalam Sungai Tantang, dengan tercemarnya sungai Tantang warga tak bisa beraktifitas baik mandi,mencuci dan lainnya tentu ini menjadi persoalan serius apalagi saat bulan puasa sekarang ini.

 

Dugaan sementara tercemarnya Sungai Tantang lantaran akibat dari Limbah PMKS PAJ yang meluap lantaran minimnya Kolam IPAL yang dimilikinya, dugaan lainnya ada kebocoran pipa land Apkicayion yang disalurkan ke kebun warga

Namun amat disayangkan Humas P.MKS PAJ ,Sofwan terkesan enggan berkomentar saat ditanya berapa banyak kolam Ipal yang dimilki pihak Manajemen, dan sejauh mana pengelolaan limbah dan upayanapayang telah dilakukan pihak perusahaan dalam.memanilisir limbah akibat dari Operasinya Pabrik,” Nanti saya hubungi lah ya. Saya lagi Raat,” Katanya menutup Telpon.

Namun, saat dihubungi lagi secara berulangkali , tak digubrisnya sama sekali, tentu hal ini menjadi persoalan lantaran Humas yang Gagap Komunikasi atau memang ada yang dilindungi sehkngga tertutup dengan Rekan Pers terkait Informasi ini.

 

Salah satu warga Inisial M. Menyampaikan pihak PMKS PAJ sudah keterlaluan merusak lingkungan, selama ini warga diam dengan perbuatan melawan hukumnya , bakknutu pembuangan Limbah Padat maupun limbah cair,” limbah padat seperti jenjang Kosong ditaruh sembarangan, limbah cair tak memenuhi ketentuan yang telah diundangkan oleh Pemerintah,” Ucapnya.

 

Lanjutnya, Pabrik PMKS PAJ yang beroperasi selama 24 jam sementara hanya memiliki 6 Kolam IPAL Tampa ada Upaya memanilisr limbah,tentu akan mencemari Lingkungan,” ibarat sebuah gelas diisi air secara twrus menerus tentu akan tumpah, begitulah yang terjadi di Perusahaan PAJ,” Ucapnya.

 

Ia juga menduga Land Aplication ya g disalurkan ke kebun warga tak memiliki izin secara tertulis dari Instansjbterkait, sebab , warga resah dengan bau busuk yang menyengat dak Pembuangan limbah melalui Land Aplication,” Bau busuk dari pembuangan Limba melalui Land Aplicatiaon menjadi persoalan bagi warga,” Ucapnya. (Red)

BERITA TERKAIT  Jaga Sinergitas dan Kebersamaan, Danramil Hadiri Sertijab Lurah di Kecamatan Pelayangan

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kabag, Kasat, Kapolsek Serta Pelantikan Kabag SDM dan Kasiwas

Daerah

Diduga Sijuntak dan Tamba Kendalikan Jaringan Judi Togel di Batang Asam

Batanghari

Bupati Fadhil Buka Grand Final Putra Putri Pariwisata Batanghari, Aldi Septian dan Feshia Lorenza Juaranya

Daerah

Pecah Rekor! DPD Golkar Jambi Kurban 14 Hewan, 1.150 Kupon Daging Dibagikan ke Masyarakat

Batanghari

Pemkab Batang Hari terima tambah pasokan beras SPHP

Batanghari

Raih Hadiah 1 Unit Motor di Kejurprov IMI Jambi Batanghari Cup Race

Batanghari

Rapat Paripurna DPRD Batang Hari Minta Dinas Disdukcapil Maksimalkan Data Base

Batanghari

Dimasa Kepemimpinan Lukber Liantama, Cabjari Muara Tembesi Kembali Laksanakan Restorative Justice