Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Dua Fakta Penting, Kualitas Sucolite Diakui Baik, Penyusun HPS Masih Dipertanyakan Sidang Korupsi Perumda Tirta Mayang Ungkap Fakta Baru, Pengadaan Bahan Kimia Disebut Berawal Sejak 2020 Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih Bukan Menyejukkan, Pernyataan Kadis Kominfo Jambi Dinilai Memicu Kegaduhan Baru Viral Mirip ‘Pacu Perahu’, Ratusan Mesin Dompeng PETI Ramai-Ramai Tinggalkan Aliran Sungai di Tebo Jambi Usai Ditertibkan

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Senin, 2 Maret 2026 - 17:09 WIB

Diduga limbah PMKS PAJ cemari sungai Tantang, Humas terkesan Apatis

Jambi. KSJ

Warga Desa Suban,Kecamatan Batang Asam,kabupaten Tanjab Barat dihebohkan dengan matinya Ikan,udang dan habitat lain yang berada didalam Sungai Tantang, dengan tercemarnya sungai Tantang warga tak bisa beraktifitas baik mandi,mencuci dan lainnya tentu ini menjadi persoalan serius apalagi saat bulan puasa sekarang ini.

 

Dugaan sementara tercemarnya Sungai Tantang lantaran akibat dari Limbah PMKS PAJ yang meluap lantaran minimnya Kolam IPAL yang dimilikinya, dugaan lainnya ada kebocoran pipa land Apkicayion yang disalurkan ke kebun warga

Namun amat disayangkan Humas P.MKS PAJ ,Sofwan terkesan enggan berkomentar saat ditanya berapa banyak kolam Ipal yang dimilki pihak Manajemen, dan sejauh mana pengelolaan limbah dan upayanapayang telah dilakukan pihak perusahaan dalam.memanilisir limbah akibat dari Operasinya Pabrik,” Nanti saya hubungi lah ya. Saya lagi Raat,” Katanya menutup Telpon.

Namun, saat dihubungi lagi secara berulangkali , tak digubrisnya sama sekali, tentu hal ini menjadi persoalan lantaran Humas yang Gagap Komunikasi atau memang ada yang dilindungi sehkngga tertutup dengan Rekan Pers terkait Informasi ini.

 

Salah satu warga Inisial M. Menyampaikan pihak PMKS PAJ sudah keterlaluan merusak lingkungan, selama ini warga diam dengan perbuatan melawan hukumnya , bakknutu pembuangan Limbah Padat maupun limbah cair,” limbah padat seperti jenjang Kosong ditaruh sembarangan, limbah cair tak memenuhi ketentuan yang telah diundangkan oleh Pemerintah,” Ucapnya.

 

Lanjutnya, Pabrik PMKS PAJ yang beroperasi selama 24 jam sementara hanya memiliki 6 Kolam IPAL Tampa ada Upaya memanilisr limbah,tentu akan mencemari Lingkungan,” ibarat sebuah gelas diisi air secara twrus menerus tentu akan tumpah, begitulah yang terjadi di Perusahaan PAJ,” Ucapnya.

 

Ia juga menduga Land Aplication ya g disalurkan ke kebun warga tak memiliki izin secara tertulis dari Instansjbterkait, sebab , warga resah dengan bau busuk yang menyengat dak Pembuangan limbah melalui Land Aplication,” Bau busuk dari pembuangan Limba melalui Land Aplicatiaon menjadi persoalan bagi warga,” Ucapnya. (Red)

BERITA TERKAIT  Ikhsahuddin: Saya Maju Demi Pelayanan dan Perlindungan Kepada Masyarakat Peninjauan

Share :

Baca Juga

Daerah

Peringati HUT Bhayangkara Ke-79,Kapolres Tanjab Barat Gelar Tabur Bunga di Perairan Sungai Pengabuan

Batanghari

Bupati Mhd. Fadhil Arief lantik Dan Kukuhkan Kepala Desa Penyesuaian Masa Jabatan.

Batanghari

Bupati Fadhil Arief dan Istri Hadiri Open House di Rumah Dinas Gubernur Jambi

Seputar Jambi

Marak Aktivitas Ilegal Drilling, Sumur Minyak di KM 51 Ditutup Satreskrim Polres Batanghari

Batanghari

Gema Sholawat di Bumi Serentak Bak Regam: Pemkab Batang Hari Gelar Gebyar Semarak Ramadhan 1447 H

Batanghari

Bupati Batanghari Resmi Menutup Batanghari Expo 2024, Dorong Dampak Ekonomi dan Pengembangan Bakat Lokal

Batanghari

Camat Marosebo Ulu Membuka Secara Resmi Open Turnamen Badminton PB Abiya Jaya

Daerah

Kades Klaim Pekerjaan Belum Selesai, Warga Bantah Tegas: Itu Bohong! Jembatan Gantung Rantau Benar Sudah Rampung