Satresnarkoba Polres Tanjab Barat Amankan Dua Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika, Bandar Masih Diburu DARURAT BIROKRASI MUBA KALA LHP BPK HANYA JADI “KERTAS BEKAS” DI TANGAN ELITE Ancam Keselamatan Warga, Gudang BBM Diduga Ilegal di Alam Barajo Belum Tersentuh Penindakan Pelantikan Ketua BPD Desa Lubuk Bernai  5 Juni 2026 Di Hadiri Camat Batang Asam TEGAS BANTAH! Kades Rawa Medang: Honor Guru Ngaji Dibayar Penuh, Anggaran Sah, Proyek Sesuai Aturan

Home / Daerah / Tanjab Barat

Senin, 18 Agustus 2025 - 21:13 WIB

Dugaan Adanya Indikasi Penyelewengan Keuangan Desa,Warga Desa Muntialo Minta Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas 

JAMBI – Terkait adanya Dugaan Korupsi Dana Desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Muntialo,Kecamatan Betara,Kabupaten Tanjab Barat,Warga minta Aparat Penegak Hukum lakukan Tindakan terutama terkait Pengelolaan Keuangan Desa serta Adanya Mark Up Anggaran Sub Bidang Pembangunan, warga menduga M.Nasir selaku Kepala Desa memanipulasi Rancangan Anggaran Belanja ( RAB ) terutama dalam hal penggunaan Material yang tak sinkron , dimana Jika didalam RAB membutuhkan Semen sebanyak 150 sak, akan tetapi digunakan sebanyak 100 sak hal ini terbukti beberapa banggunan pisik sudah mengalami kerusakan,padahal jika mengacu pada RAB tentu Mutu,Kualitas,Kuantitas akan kokoh, ditambah lagi Harga Satuan Barang yang tercantum dalam RAB terlalu Tinggi sehingga menguntungkan Pribadi Kades.

 

Salah satu warga yang berinisial M menyampaikan Dalam hal pengelolaan Keuangan Desa,Kades tak Transparan serta menyampingkan keterlibatan warga, padahal jika mengacu pada Program. swakelola tentu ini suatu kesalahan, dan disinyalir Kades mempunyai itikad Jahat dalam mengelola Keuangan Desa,” Warga hanya dijadikan sebagai Tameng dalam Program Swakelola ini apalagi terkait masalah Keuangan,sama sekali tak dilibatkan ?*Ungkapnya.

 

Lanjutnya lagi , M.Nasir selaku Kades sangat diktator jika warga yang mengkritik dan Memberikan saran dianggap orang yang menghambat Pembangunan Desa,hala ini dilakukannya aga tak ada pengawasan dari warga sehingga warga apatis terhadap terhadap pembangunan yang ada ,” warga tak terlibat lantaran tak dilibatkan jika warga member masukan dianggap menghambat Pembangunan Desa, padahal ini semua Modus ” Ucapnya yakin.

 

Seperti Pengerasan Jalan di RT 06 yang mengunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan warga lantaran Anggaran yang begitu besar akan tetapi hasilnya tak maksimal ,” Warga menyakini ada Mark Up dalam pengerasan jalan di R 06″ Terangnya.

BERITA TERKAIT  Buka Bersama SKK-Migas Jindi South Jambi dan Media Mempererat Tali Silaturahmi

 

Terpisah Kades Muntialo,M.Nasir saat dihubungi Lewat Via What’s App menyampaikan jika pengerasan jalan d RT 06 sudah sesuai Spek namun saat ditanya berapa Volume dan Anggaran,beliau menyatakan lupa dan terkesan meutupi hal tersebut,” asudah sesuai Spek kerja, Masalah Anggaran dan Volume saya lupa, ” Katanya menutup Percakapan.

 

Warga Desa Muntialo,Meminta Aparat penegak Hukum Mengaudit Keuangan Desa Muntialo selama dijabat M.Nasir terutama yang berkaitan adanya Manipulasi Anggaran Pada RAB setiap pembangunan,” Warga minta APH bertindak dan melakukan Audit Keuangan karena sejauh ini dianggap telah merugikan keuangan Desa”,Tutupnya.

(Yogi kardila)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Anggota DPRD Batang Hari menghadiri Pembukaan MTQ ke 53 Tingkat Kecamatan Mersam

Batanghari

Ketua DPRD Batang Hari, Hasrofi, menegaskan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batang Hari

Batanghari

DPRD Batanghari Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 Hijriah

Daerah

Kembali Dibuka, Dirlantas Polda Jambi Minta Para Sopir dan Perusahaan Ikuti Aturan

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Buka Batang Hari Super Tangguh Basket Ball Competition 2025, Ajang Pembinaan Atlet Muda

Batanghari

Pimpinan dan Anggota DPRD Batanghari Mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan”

Batanghari

Hadiri Pelepasan Siswa dan Pentas Seni SMPN 9 Batanghari, Ini Harapan Kadis PDK Zulpadli

Daerah

Warga Kecewa, Pembangunan Jalan Rabat Beton di Sungai Rengas Dikerjakan Asal Jadi