Polsek Danau Teluk Ungkap Kasus Curanmor dan Penggelapan Motor, Lima Perkara Penganiayaan Tempuh RJ Panagkalan Gas Adeeva Millim Narko, Jual Gas di atas HET ,Instansi terkait jangan Tutup mata, Kota Jambi: JAK Bakal Geruduk Kejagung, Bongkar Dugaan Kejanggalan Proyek UNJA Rp 15 Miliar Proyek Pajak Rp 1,8 Miliar Diduga Direkayasa, Akankah PT Bumi Harmoni Indoguna Terseret Hukum? Terkait menjual Gas 3 Kg , Koperindag Tanjab Barat akan beri sanksi Pangkalan Pirman

Home / Batanghari / Daerah

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 08:20 WIB

Pembangunan Gedung di Balai Pertanian Marosebo Ulu Tidak Sesuai Spek, Kabid : Kita Sudah Bayar Pengawas

BATANGHARI, KabarSeputarJambi.id – Diduga kuat Pembangunan Gedung Balai Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Jambi menuai kontroversi.

Terpantau di lokasi Pembangunan yang terdiri dari Fasilitas gedung Serbaguna, pembangunan ruangan konsultasi, pembangunan ruangan data, dan laboratorium terlihat penuh dengan tanda tanya. (4/8/2023)

Pasalnya pembangunan tersebut hanya terlihat satu proyek yang memasang papan informasi proyek. Sementara itu, tiga diantara nya tidak memasang papan plang proyek.

Bukan hanya terkesan menutupi informasi, material yang digunakan dalam proyek ini diduga tidak sesuai spek, seperti halnya seng yang digunakan juga terlihat tipis serta Rangka baja hanya memakai merek Trendy yang kurang berkualitas.

Informasi yang berhasil dihimpun dari salah seorang sumber menyebutkan, dari awal pembangunan tidak terlihat pengawas teknis proyek dari pemerintah.

Kendati demikian pembangunan tersebut diduga kuat asal jadi.

“Iya, saya tidak pernah melihat pemborong dan konsultan bangunan ini. Hanya saja yang saya lihat para tukang dan pekerja bangunannya ” Ujar salah satu pegawai Balai.

Terpisah, Saat media ini konfirmasi ke Dinas terkait, Kabid ketahanan Pangan Kabupaten Batang Hari Ibu Roma membantah atas kejanggalan yang dijumpai awak media dilapangan.

Kabid mengaku sudah pernah turun namun sebelum pelaksanaan pembangunan.

“Iya, sudah turun ke lokasi tetapi sebelum pembangunan di laksanakan,” Ujarnya Kabid.

Sejauh ini Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kabupaten Batang Hari hanya mempercayakan hal tersebut kepada Konsultan, karena menurut Kabid konsultan mendapat bayaran untuk melakukan pengawasan. Akan tetapi Kabid tidak mengetahui bahwasanya konsultan yang ia percayakan tidak pernah terlihat dilokasi pembangunan.

” Sejauh ini kami pantau melalui konsultan pengawas, dia kan kita bayar untuk tugasnya itu. Untuk sejauh ini belum ada rasanya kejanggalan ” Ucap Kabid menjelaskan.

BERITA TERKAIT  Ep Kusuma Nomor Urut 2 Cakades Simpang Rantau Gedang, Kesejahteraan Masyarakat Fokus Utama

Kabid menyatakan dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak-pihak yang terkait untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban jika pembangunan terdapat kesalahan.

“Nanti kita panggil pihak rekanan dan konsultan pengawasnya, jika tidak sesuai kita minta ganti, dan harus kita bongkar ” tegas Kabid.

Untuk saat ini Kabid Ketahanan Pangan ibu Roma selaku PPTK hanya melihat laporan dari dokumentasi poto kegiatan tersebut melalui konsultan pengawas.

“Akan kita pertanyakan ke konsultan pengawasnya. Terima kasih informasi yang di berikan. Besok senin kami akan turun kelapangan bersama konsultan,” tutupnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Batanghari

Bupati Fadhil dan Istri Hadiri Acara Peringatan Harganas Tingkat Provinsi Jambi Ke-32 di Kerinci

Batanghari

Bupati Fadhil: Jadikan MTQ Sebagai Wasilah Berbuat Menuju Kebaikan dan Ilmu yang Lebih Bermanfaat

Daerah

Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi Ungkap BPPRD Tak Pernah Serahkan Data Pajak Secara Rinci, Temuan BPK Soal 25 SPBU Jadi Sorotan

Daerah

Dandim 0415/Jambi Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Kota Jambi Periode 2023-2026

Daerah

Uang Petani tak dikembalikan,Hengki CS di dugaTipu Penyidik Polda Jambi

Daerah

dugaan ada keterlibatan dua nama baru dengan inisial “R” dan “D” dalam pengawalan kegiatan minyak ilegal

Daerah

Akui Anggaran Rp77 Juta Perbaikan Jembatan Gantung Terlalu Besar, Ketua BPD Rantau Benar: Itu Berlebih

Daerah

Seorang Wartawan di Keroyok Hingga Babak Belur di Jambi