Oknum anggota DPRD Tanjabbarat,Nyambi jadi calon pengurusan BPHTB dan pajak warga Milad PAN ke-28 di Kota Jambi, M. Saleh Azim: Momentum Perkuat Kebersamaan dan Semangat Perjuangan Jalan Lubuk Lawas–Tanjung Bojo Terancam Hancur, Portal Pembatas Diduga Dirusak — Ada Dugaan Pengondisian Fee   Presisi Merdeka Balap Pompong Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Tanjab Barat ke-61 Kadin Tanjab Timur Salurkan 1 Ton Beras, Ringankan Beban Korban Kebakaran Nipah Panjang

Home / Daerah / Hukum & Kriminal / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:43 WIB

Dugaan Penyelewengan Keuangan Desa Purwodadi, Warga Minta APH Bertindak

JAMBI – Dugaan adanya penyelewengan Keuangan Desa Purwodadi,Kecamatan Tebing Tinggi,Kabupaten Tanjab Barat ,warga berharap Aparat Penegak Hukum mengambil Tindakan cross chek dan Mengaudit Keuangan Desa selama dijabat Oleh PJ Kades Hartono, warga menilai dalam pengelolaan Keuangan Desa tak Transparan,adanya indikasi Mark Up sub bidang pembangunan dengan mengabaikan Mutu dan Kualitas banggunan sehingga beberapa Pekerjaan sudah mengalami kerusakan lantaran adanya Manipulasi Barang yang dibutuhkan di dalam RAB tak sesuai dengan realitas yang digunakan ,Misalkan didalam RAB butuh semen sebanyak 150 sak paling yang digunakan 80 sak. Harga Satuan Barang tidak mengacu Harga Toko setempat, dan Kades memonopoli semua Anggaran termasuk pembelian barang Material banggunan.

Salah satu warga inisial M menyampaikan Pengelolaan keuangan Desa Purwodadi memang terkesan Transparan namun realitasnya sangat berbeda,seperti info Grafiks APBDes hanya menghitung secara Global tak terperinci Alokasi penggunaan Anggaran tersebut,” Lihat sendiri info Grafik Transparansi APBDes 2024 penyelenggaraan Pembangunan Desa hanya mencantumkan nilai Anggaran secara global namun Tak disertakan Jenis Kegiatan,Volume,Lokasi, sumber Dana, Dan Anggaran yang dibutuhkan, sehingga wajar saja jika warga bertanya ? Dan menduga ada Itikad jahat dalam mengelola Keuangan Desa,” Ucapnya.

Sambungnya,Pihak Desa berdalih Semua rincian tersebut tercantum disetiap lokasi Pekerjaan, tapi mengapa tidak dibeberkan di Info Grafik APBDes agar mempermudah warga dan Instansi lainnya mengetahui Progress Dssa dalam setiap Tahun ,” ini salah satu Modus,Kenapa dan Mengapa harus tertutup dalam mengelola keuangan Desa,Bukankah RAPBDes yang sudah disahkan bersama BPD layak untuk ketahui warga ,” Ucapnya Heran

Ia meminta Selaku Pemerintab Dssa sudah menjadi Kewajiban dalam Keterbukaan Informasi Publik apalagi terkait masalah Anggaran ,” Warga berhak mengetahui sejauh mana. anggaran tersebut sudah terealisasi,” Tutupnya.

BERITA TERKAIT  Musrenbang RKPD Kabupaten, Ketua DPRD Anita Yasmin Apresiasi Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

Serupa juga disampaikan warga inisial M terkait pengelolaan Keuangan Desa yang dinilainya tak Transparan, lantaran saat Musyawarah Desa tak pernah Membahas Masalah Pendapatan Desa pertahun dan Sumber Pendapatan tersebut dan akan dialokasikan untuk apa saja,” saya Heran dengan PJ Kades tak pernah membahas masalah Anggaran dan peruntukannya,” Ujarnya,sambil ketawa.

Dijelaskannya, Apalagi terkait masalah Pembangunan seharusnya warga dilibatkan mulai dari Perencanaan,Pelaksanaan,pengawasan serta Pelaporan namun sejauh ini warga hanya dilibatkan sebtagai pekerja Harian ,” warga tak terlibat lantaran tak dilibatkan ,semua dikendalikan Kades , ‘ tutupnya.

Sementara PJ Kades Purwodadi,Hartono belum bisa dikompirmasi terkait masalah ini,

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Seorang Warga Marosebo Ulu Ditemukan Tewas di Bak Mandi SPBU Muara Bulian

Batanghari

Bupati Batanghari M Fadhil Arief Pimpin Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah ke – XXVIII

Bungo

Turnamen Sepak Bola di Tuo Sepunggur, Hilangkan Stigma Negatif Terhadap Pemuda

Batanghari

Wakil Bupati Batang Hari Hadiri Acara Pekan Budaya Pariwisata Kota Sungai Penuh di Provinsi Jambi

Bisnis

PT Velindo Aneka Tani Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah

Batanghari

846 Orang Tenaga PPPK Kabupaten Batanghari Formasi 2023 Terima SK

Batanghari

H. Bahktiar menghadiri acara Penganugerahan Gelar Adat Melayu Jambi kepada Forkopimda Provinsi Jambi tahun 2026

Daerah

Halal bihalal di kediaman Drs. H. Cek Endra dihadiri para tokoh dan ribuan masyarakat