Bupati Fadhil Hadiri Peresmian Lapangan Tembak Tantya Sudhirajati Warga Padang Kelapo Dihebohkan Dengan Adanya Penemuan Mayat Perempuan Pemerintah Kabupaten Batang Hari Menggelar Takziah Dzikir Dan Do’a Bersama Ajak Masyarakat Ikut Berperan Aktif dalam Penanganan Rehabilitasi Lingkungan Jalan Tol Sesuai Standar, Satker PJBH Siapkan Kotak Masukan Saran dan Kritik PPTB Sudah Kerjakan Perbaikan Fender Jembatan Muaro Tembesi, Targetkan Agustus Rampung

Home / Seputar Jambi

Minggu, 20 November 2022 - 19:36 WIB

Kejam! Warga SAD Tertembak Diduga Suruhan PT APL

Korban Warga SAD Padang Kelapo Meninggal Dunia

……………………………………………………………………………………

BATANGHARI – Dikabarkan tewasnya suku anak dalam (SAD) Desa Padang Kelapo kini penuh kontra, pasalnya kuat dugaan penembekan tersebut suruhan oleh pihak PT. Adimulia Palmo Lestari Letari (APL).

Hal ini diperkuat dengan ditemukannya percakapan voice di whataaps dengan penjaga keamànan. Bahkan, ada tulisan di whataps dengan pengancaman kepada suku anak dalam (SAD).

Heriyanto perwakilan Temenggung suku anak dalam bukit 12 saat di konfirmasi mengatakan atas penembakan suku anak dalam jum’at malam (17/11/22) pukul 21 30 wib waktu lalu

“Amin Melemper (korban) saat pulang dari ikut persidangan sengketa PT APL, setiba diperbatasan PT APL dan batu bara mau menuju ke balai adat, setibanya disitu ada senter menyala lalu ada bunyi tembakan kecepek, terlihat korban sudah tergeletak di tanah dengan luka tembakan,” Ujarnya dikutip media Jambiprima.com, pada Minggu (20/11/2022).

Dikatakan Heri, pelaku penembakan itu warga Desa Padang Kelapa, atas suruhan pihak perusahaan Pt APL yang dari hasil bukti percakapan voice dan whatapps.

“Yang kami dapat hari ini bukti dari hasil percakapan whatapps penjaga keamanan dengan pihak perusahaan, kuat dugaan suruhan dari pihak perusahan PT. APL, dan pihak perusahan PT. APL berani menyewa pemuda Desa Padang kelapa untuk menakuti suku anak dalam,” Imbuhnya

Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto S.I.K melalui Kapolsek Marosebo Ulu IPTU Sagala saat di konfirmasih mengatakan membenarkan atas peristiwa penembakan suku anak dalam.

“Pada hari Jumat tanggal 18 Nopember 2022 sekira Pukul 21.30 WIB, Korban bersama Kawan Lainnya mengendarai motor dari arah padang Kelapo menuju balai adat, namun sampai di Jalan Perbatasan antara PT. APL dengan Jalan Batu Bara Desa Padang Kelapo Kecamatan Marosebo Ulu Kabupaten Batanghari korban berhenti melihat ada senter, dan saat korban berhenti dari motor tiba-tiba ada suara ledakan senjata kecepek dan mengenai Korban,” Katanya.

BERITA TERKAIT  Berita Acara Yang Di Sepakati Gubernur Jambi, Kejati Jambi, Kapolda Jambi, Komandan KOREM Gapu 042 Dan Ketua DPRD Provinsi Jambi diduga Dikangkangi Pengusaha Angkutan Batu Bara Lintasan Tebo - Tungkal Ulu

Ia menambahkan atas kejadian tersebut Saksi Subur dan becayo yang ada dibelakang Korban langsung berhenti dan melihat Korban sudah jatuh ditanah.

“Subur dan Becayo membawa Korban ke puskesmas Sungai Rengas, setelah sampai di Puskesmas sungai rengas dilakukan Pemeriksaan oleh tenaga medis dan dinyatakan Korban Amin melemper (35) Meninggal dunia, yang mengalami Luka Terbuka didada Bagian Tengah, luka terbuka dipaha sebelah kiri, luka terbuka di dada Sebelah Kiri yang diduga Luka tembak,” Tutupnya.

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Babinsa Koramil 10/JS Salurkan Nutrisi Tambahan untuk Anak Stunting

Seputar Jambi

Pengolahan Eks IUP PT NTC, Deni Irawan Sekretaris LBH RI Tawarkan Solusi Ini

Seputar Jambi

Digelar Dua Hari Lagi, Festival Pasar Malam Hadir di Sungai Rengas

Seputar Jambi

Diduga Tambang Batu Bara di Tebo Ilir Merusak Kesehatan dan Lingkungan

Seputar Jambi

Berita Acara Yang Di Sepakati Gubernur Jambi, Kejati Jambi, Kapolda Jambi, Komandan KOREM Gapu 042 Dan Ketua DPRD Provinsi Jambi diduga Dikangkangi Pengusaha Angkutan Batu Bara Lintasan Tebo – Tungkal Ulu

Seputar Jambi

Tari Massal Khatulistiwa Meriahkan HUT PGRI Ke-77 di SMAN 7 Batanghari

Seputar Jambi

Ruang Kelas SDN 33/1 Sungai Rengas Dibobol Maling

Seputar Jambi

Wabup Bakhtiar Ikuti Launching CSIRT bersama Badan Siber dan Sandi Negara : Batang Hari Kabupaten pertama penerapan CSIRT di Provinsi Jambi.