Kadis BLHD Tanjab Barat,akui ada kebocoran Pompa limbah PT PAJ , Sanksi tegas akan diberikan kepada pihak PMKS. Diduga limbah PMKS PAJ cemari sungai Tantang, Humas terkesan Apatis DI DUGA OKNUM ASN DINAS PENDIDIKAN TANJABBAR KECANDUAN JUDI ONLINE  Bukber di Masjid Nurul Huda, Ketua DPRD Hamdani Serahkan Sembako untuk Warga Kampung Baru Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Dapil IV Kecamatan Maro Sebo Ulu – Kecamatan Mersam ini melaksanakan reses

Home / Seputar Jambi

Minggu, 27 November 2022 - 22:39 WIB

Kopri Rayon Ushuluddin UIN STS Jambi Menggelar Perayaan Harlah KOPRI ke-55

JAMBI – Pengurus Rayon Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Ushuluddin Komisariat UIN STS Jambi mengadakan Dialog Interaktif sebagai perayaan Harlah KOPRI yang ke 55 Tahun.

Kegiatan dilaksanakan dengan tema “Membangun Kesadaran Kritis Transformatif Terhadap Citra Diri KOPRI” ini juga menghadiri pemantik dari alumni KOPRI, Jum’at (25/11/2022)

Gita Swara, ketua panitia mengatakan bahwa sudah seharusnya kita sebagai generasi pergerakan melaksanakan acara tersebut sebagai bentuk rasa syukur karena didirikannya KOPRI sebagai wadah berproses untuk kader putri PMII.

“Sesama perempuan harus membentuk solidaritas yang kuat, kita harus menjadi support system bukannya saling menjatuhkan,” Katanya.

Dalam kesempatan itu pula, Septi Wianda selaku Ketua KOPRI Rayon Ushuluddin menjelaskan bahwa KOPRI harus responsif terhadap perubahan-perubahan yang ada, perlunya kesadaran dan rasa peka di dalam diri setiap KOPRI baik terhadap isu-isu secara internal keperempuanan maupun isu secara umum, maka dari itu perlu adanya kritis transformatif atau yang membangun terhadap isu disekitar kita.

“Harapannya juga semoga agenda Harlah KOPRI ini dapat dilakukan tiap tahun agar kita tidak melupakan sejarah bagaimana upaya dibentuknya KOPRI,” Ujarnya.

Pada agenda dialog interaktif tersebut dihadiri oleh Khalifatul Mar’ah senior KOPRI Ushuluddin menyebutkan STOP kekerasan terhadap perempuan.

“Perempuan harus berani untuk speak up tidak hanya diam saja ketika diperlakukan tidak baik,” Sebutnya.

Selanjutnya, Ratih Armelia, S.Sos sebagai pemantik pada agenda tersebut dengan mengusung subtema peran KOPRI terhadap masyarakat, ia menegaskan bahwa kita adalah mahkluk sosial.

“Jadi, kita tidak terlepas dari orang banyak, tidak semestinya kita menutup diri dari lingkungan masyarakat, pentingnya kesadaran gender bahwa kita perempuan sudah mendapatkan hak yg sama seperti pendidikan, ekonomi, politik, dan lain sebagainya,” Katanya.

BERITA TERKAIT  Tidak Terima Lahan nya Di serobot, Samsir laporkan AS Ke polres Batang hari

Sementara, Dina Novita, S.Pd juga selaku pemantik dalam penyampaiannya mengulas tentang pentingnya penguatan intelektual KOPRI sebagai upaya membangun kesadaran dalam berfikir dan bertindak secara kritis tranformatif.

“Kita cerdas bukan untuk menjadi saingan laki-laki tapi untuk membantu mereka karena ada yang akan kita didik,” Tuturnya.

Dina juga menjelaskan Citra Diri KOPRI ada tiga yakni,  Cerdas, Visioner, Berakhlakul karimah.

Kegiatan ini diapreasi oleh ketua KOPRI Cabang Kota Jambi, dirinya berharap semoga agenda seperti dialog interaktif tersebut bisa dapat rutin dilakukan secara tersistematis.

“Baik ditataran pengurus KOPRI rayon maupun komisariat. Sehingga, selain menambah wawasan keilmuan tentunya juga dapat menjalin silaturrahim antar KOPRI,” Ujar Riska.

Share :

Baca Juga

Batanghari

Zulfa Fadhil Dilantik Sebagai Bunda PAUD dan Ketua Dekranasda Batanghari Periode 2025 – 2030

Seputar Jambi

Bhabinkamtibmas Polsek Tembesi Menyalurkan Bantuan Sosial di Bulan Suci Ramadhan

Batanghari

Peserta Fun Run 2 Batang Hari Super Tangguh Walau Di Guyur Hujan Tetap Ramai

Seputar Jambi

Oknum Kades Batanghari Dilaporkan Ratusan Warga ke Inspektorat, Diduga Jual Tanah TKD

Daerah

Pembangunan Jembatan Roboh di Jalan Lintas Desa Dasal Belum Selesai, Dugaan Pungli Jadi Keluhan

Batanghari

Pusat Oleh-Oleh Di Kabupaten Batang Hari Sudah Dibuka

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Ikut Turnamen Sepak Bola Camat Cup U-40

Seputar Jambi

Diduga Pemusnahan Ilegal Driling di KM 51 Tebang Pilih