Warga Sipin Teluk Duren Geruduk Kantor Bupati, Minta PKS PT SATU Ditindak Jika Terbukti Melanggar Masyarakat Merlung mulai keluhkan Kinerja Direktur RS Suryah Khairuddin , lantaran Rangkap Jabatan  Gudang Produksi Furnitur di Desa Bukit Indah Diduga Tanpa Izin, Toko Berjualan Berbagai Cabang — Izin Merek & OJK Juga Diragukan RSIA Annisa Jambi Angkat Bicara, Tudingan Telantarkan Pasien Hamil Disebut Tak Berdasar Krisis Air Bersih di Florina Hills, Warga Pertanyakan Distribusi PDAM Muaro Jambi yang Tak Merata

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:56 WIB

Tidak Terima Lahan nya Di serobot, Samsir laporkan AS Ke polres Batang hari

BATANGHARI – Lebih Kurang Dua Puluh Tumbuk, lahan Warisan Milik ALM Hamid, yang di wariskan kepada Anaknya ALM AQ Di desa Malapari di RT 06 Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang hari Jambi.

 

Di duga diserobot dan dikuasai orang lain.

Samsir adik dari AQ, Anak dari ALM Hamid merasa tidak pernah menjual lahan itu kepada siapapun. Namun ia terkejut lahan milik kakak nya sudah Di kelilingi Pagar Dan di tanami Sayur Mayur.

 

Samsir mengatakan, tanah tersebut adalah Pembagian Dari harta Warisan untuk Kakak kandung nya insial AQ, selama ini tidak ada orang lain yang menguasai tanah tersebut.

 

Di beberapa tahun belakang ini, setiap Batang Durian yang ada di tanah itu berbuah, selalu di jaga oleh nya maupun anak-anak kakak nya.

 

“Selama ini tanah tersebut, tidak pernah ada masalah. Masalah baru muncul sekitar pada tahun 2022 lalu. Itu bermula ketika Samsir mendapatkan informasi bahwa sebidang tanah itu dengan luas lebih kurang 20 Tumbuk, telah di pagar oleh Orang lain. Sempat Ia bertanya apa Dasar nya memagar, Ternyata tanah tersebut telah di serobot oleh inisial AS dan di jual ke Orang lain.

 

Sempat di laporkan nya ke pihak Desa atas penyerobotan tanah tersebut, dan di sidang kan mediasi di Desa, tetapi hingga saat ini, belum menemukan Titik temu, hingga hasil keputusan lahan tersebut di bagi Rata kedua pihak.

Samsir merasa keberatan dan tidak Terima hasil keputusan tersebut, karena ia merasa tanah tersebut milik Orang tua nya.

 

Atas kejadian tersebut ia merasa di rugikan, melaporkan penyerobotan itu kepada Pihak Polres Batang hari,’ Nomor: STBPP/287/VIII/2025/Satreskrim Batang hari.

BERITA TERKAIT  DPRD Batanghari Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati T.A 2024

Saya tidak Terima tanah tersebut di serobot oleh oleh orang lain, karena tanah tersebut Warisan dari orang tua kami, untuk di bagikan kepada abang saya, ALM AQ, ujar nya.

 

“Semua kita serahkan kepada pihak penegak hukum, dan saya berharap kepada pihak kepolisian polres Batang hari, agar memproses kasus ini. untuk di jadikan pembelajaran bagi orang lain, agar kedepan nya tidak ada lagi penyerobotan lahan yang seperti di alami nya.

 

Dapat kita ketahui, Pasal 385 KUHP

mengatur tentang tindakan curang terkait hak atas tanah, seperti menjual, menyewakan, menggadaikan, atau menjadikan sebagai jaminan utang, suatu hak milik orang lain tanpa hak.

Akan di Ancam pidana penjara paling lama 4 tahun.

Share :

Baca Juga

Seputar Jambi

Tak Tersentuh Hukum, Dua Sumur Minyak Ilegal Candra Daeng ‘Meluing’ Hebat di KM 51

Batanghari

Warga Sungai puar Keluhkan Daya Listrik PLN Rendah

Daerah

AWaSI Jambi Gelar Aksi Demo di PT. Hoktong, Tuntut Penyelesaian Masalah Limbah dan Tenaga Kerja Asing

Batanghari

Bupati Batanghari Halal Bihalal Bersama Lembaga Adat Se-kabupaten Batanghari

Seputar Jambi

Belasan Tahun Mengabdi, Guru Honorer di SDN 129/1 Simpang Rantau Gedang di Zolimi

Daerah

Babinsa Monitoring Pemberian Bantuan dan Santunan Korban Kebakaran di Paal Merah

Batanghari

Bupati Fadhil Arief bersama Keluarga Sholat Idul Fitri 1446 Hijriah di Masjid Fastabiqul Khoirot

Batanghari

Anniversary ke-8 Tahun, Komunitas Trail Adventure Modifikasi Batanghari Gelar Buka Bersama