Temuan Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Dilaporkan ke Kejati, JANJI Pertanyakan Alasan Menunggu Penagihan Inspektorat Aksi Nyata Lawan Dampak Kabut Asap dan Udara Tercemar, DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN) Provinsi gandeng Dinkes Kota Jambi, Dinkes Provinsi Jambi, JBC dan Katalog dengan Membagikan Ribuan Masker Polisi Bergerak Cepat Tangani Kebakaran 8 Rumah di Sungai Nibung, Jindi South Jambi B Bersama Pemuda Mudik Bersatu Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas Unlimited Friendship! 11 Tahun Sumatra Pajero Society, Soliditas dan Persaudaraan Jadi Kekuatan

Home / Batanghari / Daerah / Seputar Jambi

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:47 WIB

Truk Tronton ODOL Menggila di Siang Hari, Ketua DPD GTR Batanghari Kecam Dugaan “Back-Up” Oknum Aparat dan Diduga Tambang Tanpa RKAB

BATANGHARI – Aktivitas angkutan batu bara di Kabupaten Batanghari kian tak terkendali dan memicu keresahan akut di tengah masyarakat. Armada truk tronton berkapasitas besar terpantau marak melintas bebas pada siang hari, mengangkut muatan yang diduga kuat melebihi kapasitas alias *Over Dimension Over Loading* (ODOL).

 

Kondisi ini memantik reaksi keras dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Tangan Rakyat (GTR) Kabupaten Batanghari, Indra Wijaya. Dengan nada mengecam, Indra menuding aktivitas tronton ODOL tersebut sebagai biang kerok utama hancurnya infrastruktur jalan nasional di wilayah Batanghari.

 

“Ini sudah keterlaluan. Jalan nasional yang dibangun menggunakan uang rakyat hancur lebur karena ego segelintir pengusaha yang memaksakan armada ODOL melintas, bahkan berani di siang hari saat aktivitas warga sedang padat. Ini jelas-jelas merugikan masyarakat luas!” tegas Indra Wijaya kepada awak media.

 

 

Carut-marut di lapangan diduga tidak berjalan mulus begitu saja tanpa adanya intervensi pihak tertentu. Informasi yang dihimpun di lapangan memunculkan dugaan miring mengenai adanya pengawalan ilegal yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian berinisial HM, yang diketahui berdinas di Polsek Tembesi.

 

Oknum tersebut disinyalir menjadi “tameng” kelancaran armada tronton ini demi meraup keuntungan pribadi.

 

Merespons dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik yang mencoreng institusi Polri ini, gelombang desakan dari warga Batanghari mulai memuncak. Warga mendesak Bidang Propam Polda Jambi dan Divisi Pengawasan Internal (Itwasda) Polri untuk segera turun ke lapangan melakukan investigasi mendalam.

 

Masyarakat meminta agar tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Jika terbukti ada oknum anggota yang terlibat membentengi (back-up) aktivitas ilegal tersebut, sanksi tegas sesuai Kode Etik Profesi Polri harus segera dijatuhkan demi mengembalikan kepercayaan publik.

BERITA TERKAIT  Wadirreskrimsus Polda Jambi Perintahkan Kasat Reskrim Polres Tanjab Barat untuk menindaklanjuti terkait adanya Dugaan berita Acara Pengembalian Uang Petani KUD Tungkal Ulu

 

 

Persoalan ini ternyata menyimpan gunung es yang jauh lebih besar. Masalahnya tidak berhenti pada pelanggaran jam operasional dan keterlibatan oknum aparat saja.

 

Kini, muncul spekulasi serius di internal asosiasi pengusaha dan pengamat komoditas. Pihak perusahaan tambang atau transportir yang memuat batu bara ke dalam tronton-tronton raksasa tersebut disinyalir kuat tidak mengantongi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sah dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 

Jika spekulasi dan dugaan ini benar adanya, maka seluruh aktivitas pengerukan hingga pengangkutan tersebut otomatis masuk dalam kategori rantai pasok (supply chain) batu bara ilegal. Dampaknya tidak hanya merusak fasilitas umum di daerah, tetapi juga merampok potensi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang seharusnya masuk ke kas negara.

 

 

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Batanghari dan para aktivitas lingkungan masih menunggu tindakan nyata dari Pemprov Jambi, Polda Jambi, serta Kementerian ESDM untuk menghentikan total pengoperasian tronton siang hari tersebut dan mengusut tuntas legalitas hulu tambangnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Heboh!! Beredar Kabar Pengasuh Ponpes Daarul Islah Notabene Ketua MUI Tungkal Ulu Lecehkan Santrinya

Batanghari

Jalan Provinsi Jambi Rusak, Ketua DPRD Batanghari Harap Segera diperbaiki Sebelum Mudik Idul Fitri

Daerah

Bersama Satlantas Jajaran, Ditlantas Polda Jambi Gelar Pelatihan Alat Uji Kebisingan Knalpot Kendaraan Bermotor

Daerah

Polres Tanjab Barat pastikan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun dan Peletakan Batu Penjuru HKBP Simpang Rambutan Berlangsung Aman Kondusif

Batanghari

Pemkab Batang Hari terima tambah pasokan beras SPHP

Batanghari

Toni Asianto,S.E Manager PT Velindo Aneka Tani Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Kenaikan Isa Almasih

Daerah

Diduga Syakira Mart beroperasi tak kantogi Izin serta abaikan Undang- Undang Kemenaker 

Batanghari

RDP DPRD dan TAPD Batang Hari Dewan Pertanyakan Selisih Gaji Pegawai yang Belum Dibayar