Pengacara Gusfa Wendri, S.H. Resmi Bergabung dengan PSI, Optimistis Romi Hariyanto Bawa Perubahan di Jambi Di Mana Kerugian Keuangan Negara?” PH Tantang Dasar Audit BPKP dalam Kasus Tirta Mayang Momon Sukmana Dilaporkan ke Kejati Jambi, JANJI Soroti Temuan BPK Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Diduga Syakira Mart beroperasi tak kantogi Izin serta abaikan Undang- Undang Kemenaker  Diduga Bawa 10.000 Liter Minyak Solar Ilegal, Tangki Bertuliskan PT Rajawali Wira Sinergi Terekam Melintas di Jambi

Home / Daerah / Seputar Jambi / Tanjab Barat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 09:17 WIB

Pembanggunan Kantor Desa lubuk Terab, Gunakan Dana ADD Tahun 2025 belum Rampung

Tanjab Barat.KSJ.

Pembanggunan Kantor Desa Lubuk Terab,Kecamatan Merlung,Kabupaten Tanjab Barat yang menghabiskan Dana ADD Tahun 2025 tampaknya belum selesai dikerjakan,padahal sudah memasuki Tahun 2026 .

Namun yang menjadi persoalan dan Pertanyaan, Pihak Desa masih bisa mengunakan Dana ADD Tahap I pada Tahun 2026 sebeaar 25% ,padahal realisasi penggunanaan Dana ADD Tahun 2025,diduga masih bermasalah.

Pantauan dilokasi terlihat pembanggunan Kantor Desa yang terbengkalai dengan peogress kerjaan 80 % Jendela dan Pintu secara keseluruhan belum ada,Lantai masih Cor kasar, Dinding belum ter Cat,Dek belum terpasang dan maaih banyak lainnya yang harus dikerjakan, Papan Info informasi tak terlihat begitu juga di Area Kantor tak ada Info Grafik APBDesa,sehingga Pembangunan Kantor Desa bak Sebuah proyek yang dimilki oleh Kepala Desa secara Pribadi.

Salah satu warga yang enggan Namanya untuk dipublikasi menyebut jika pemgelolaan Keuangan Desa lubuk Terab tak sesuai dengan Juknis dan Aturan yang telah dikelurakan oleh Pemerintah ” Program swakelola tak libatkan masyarakat , Transparansi Anggaran serta kebijakan dan keputusan yang diambil dilakukan oleh Kepala Desa secara sepihak,”Ungkapnya.

 

Lanjutnya lag,beberapa Program yang mengunakakan Dana Pemerintah seperti Stunting,ketahanan pangan tak berjalan sebagaimana mestinya bahkan merugikan keuangan Desa,”;Ketahanan pangan berupa penanaman Jagung Gagal total lantaran adanya perencanaan dan perawatan yang tak sempurna,” ungkaknya lagi,

Tokoh Masyarakat ini meminta Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat melalui Dinas PMD melakukan cross chek terkait Penbanggunan Kantor Desa yang terbengkalai, serta Merekomendasikan pihak Inspektorat Audit Keuangan Desa selama 6 Tahun terakhir kepemimpinannya,” Pemda Tanjab Barat wajib ambil tindajan terkait Dugaan penyelewenggan Keuangan Desa selama dijabatnya,” Tuturnya .

Masyarakat menduga adanya Permainan Dinas PMD Dan pihak Tertentu yang merekomendasikan pencairan Dana ADD Tahun 2026 sebab Penggunaan Dana ADD memilki Masalah,” Realisasi penggunaan Dana ADD Tahun 2025 masih bermasalah , tapi pihak PMD mengeluarkan Rekomendasi pencairan , ada Apa ini, seharusnya Instansi terkait melihat Progress kerjaan serta laporan SPJ nya,” ujarnya

BERITA TERKAIT  Ketua DPRD Batanghari Rahmad Hasrofi Hadiri Pengukuhan Forum TJSLBU

Sementara Kades Lubuk. terab,Zukhri belum bisa dikompirmasi terkait adanya dugaan penyelewengan Keuangan Desa

Pemda Tanjab Barat melalui Dinas PMD Tanjab Barat akan dimintai Keterangannya pada Pemberitaan selanjuthya, Terkait Dugaan penyelewengan Keuangan Desa Lubuk Terab berupa Tindakan yang akan diambil .

(yogi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Syarif Fasha Komandoi Aksi Desak Tempo Minta Maaf Secara Terbuka , Saat Demo di PWI Jambi 

Batanghari

Pemkab Batang Hari Gelar Upacara Harlah Pancasila 2026, Tegaskan Nilai Persatuan dan Perdamaian

Daerah

CAMAT SUHARDI,S.E TEGASKAN ANGGARAN RP77.955.000 JUTA SUDAH SESUAI, PADAHAL PERBAIKAN JEMBATAN HANYA SEBATAS GANTI 2 PLAT DAN CAT SEMATA! KADES NYALIM LANGSUNG BLOKIR NOMOR WA MEDIA

Batanghari

Bupati Fadhil Arief Serahkan Bonus MTQ dan Penyerahan Hadiah Pemenang FASI

Batanghari

Bahtiar Wakil Bupati Batanghari Sampaikan Nota Pengantar LKPJ Tahun 2023

Seputar Jambi

Jaksa Geledah Dua Dinas Soal Dugaan Korupsi Dana COVID-19

Daerah

Dugaan Penimbunan Gas Subsidi 3 Kg Marak di Tanjabbar, Oknum Warga Suban Inisial DR Disebut-sebut Biang Kerok

Seputar Jambi

Tambang Batubara PT TBI Diduga Cemari Sungai di Tebo