Kabut Asap Jambi Jangan Jadi “Bancakan” Seremonial: Saat Rakyat Butuh Aksi, Pemerintah Sibuk Gelar Sosialisasi DALAM RANGKA HARI TANI DPW TANI MERDEKA PROVINSI JAMBI BERBAGI MINYAK GORENG DI KOTA JAMBI  Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasat Lantas, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Masyarakat Cek Endra Ajak Masyarakat Jambi Perkuat Empat Pilar Menuju Indonesia Emas 2045 CV Nabil Hawari Dilaporkan ke Kejati Jambi, Proyek Jalan Rp4,2 Miliar Jadi Sorotan BPK

Home / Hukum & Kriminal

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:10 WIB

Pembangunan Kolam Ikan Ketahanan Pangan Tidak Melibatkan TPK

BATANGHARI – Penggunaan Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan dalam rangka pemulihan ekonomi di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari diduga tidak berjalan dengan baik.

Program ini, yang seharusnya mensejahterakan masyarakat dan menggerakkan perekonomian Desa, diduga kuat mengalami penyimpangan, untuk kepentingan pribadi oknum bendahara Desa.

Selain itu, Pembangunan Kolam Ikan Ketahanan pangan tersebut di kelola oleh pihak ketiga.

Pembangunan Kolam Ikan yang menggunakan Dana Desa (DD) Tahun 2024 di RT 09 tersebut berjumlah Rp. 183.578.580 untuk program ketahanan pangan.

Kegiatan yang dikelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) itu sebanyak 10 kolam dengan membudidaya ikan Nila.

Namun, sangat disayangkan, dalam hal ini Tim Pelaksana Kegiatan tidak dilibatkan pada program ketahanan pangan ini, Selasa (11/06/2024).

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Kamal saat dikonfirmasi menyampaikan jika dirinya tidak dilibatkan dalam kegiatan pembangunan kolam ikan dalam program ketahanan pangan itu.

“Saya tidak tahu kegiatan ketahanan pangan tersebut, saya cuma atas nama saja TPK. Untuk semua urusan bukan ke saya,” Sebutnya.

Dirinya menyebutkan, bahwa mulai dari awal pekerjaan dirinya tidak terlibat apa-apa.

“Untuk pembelian material pembangunan kolam juga saya tidak tahu menahu karena saya tidak dilibatkan,” Ujarnya dengan nada kecewa.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota kelompok saat dijumpai dilokasi, dia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak pernah dipantau oleh Tim Pelaksana Kegiatan.

“Mulai dari awal hingga selesai Kegiatan Pembangunan ini, tidak ada terlihat tim pelaksana kegiatan, mungkin nunggu selesai baru serah terima dengan Ketua TPK,” Sebutnya.

Dia menjelaskan, keberadaan tim pelaksana kegiatan tidak dilibatkan karena materialnya sudah disiapkan oleh bendahara Desa.

“Jika kami ada keperluan, kami minta kebutuhan material sama bendahara, apapun kekurangan kami dengan bendahara lah. bendahara lah yang mengawasi pekerjaan ini,” Ucapnya.

BERITA TERKAIT  Pembunuh Istri Buron Kurang Lebih Satu Tahun,Berhasil Di Door Polisi

Selain itu, pekerjaan tersebut diduga dikelola oleh pihak ketiga pada pembangunan kolam ikan sebanyak 10 kolam.

“Pembuatan kolam ikan dikerjakan oleh orang Bulian, kami disini cuma terima lah jadi,” Tuturnya.

Sementara, pihak ke tiga yang mengerjakan pekerjaan tersebut Yanto menuturkan jika mereka bekerja hanya 4 orang dengan sistem harian.

“Kami pekerja dari Bulian, datang kesini berulang bang dengan gaji harian Rp 100.000, yang bayar gaji kami orang Bulian bang,” Tutur Yanto saat dikonfirmasi.

Terpisah, Bendahara Desa Tebing Tinggi saat dijumpai di lokasi menyebutkan, jika ketua TPK memang belum ada melihat lokasi kegiatan pembangunan.

“Dia waktu di pelatihan kagek baru datang, yang jelas dia siap terima,” Sebutnya.

Share :

Baca Juga

Daerah

Heboh!! Beredar Kabar Pengasuh Ponpes Daarul Islah Notabene Ketua MUI Tungkal Ulu Lecehkan Santrinya

Daerah

Kabid Dikdas Tak Bernyali Untuk Menindak Pelanggaran Yang Ada Di SMP N 1 Merlung, Pemda Tanjab Barat Wajib Ambil Tindakan

Hukum & Kriminal

Termohon Polda Jambi Diduga Kuat Abaikan Hal Penting Dalam Gugatan Praperadilan Kasus ITE Ini

Batanghari

Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan Keterangan Pelaku Pelaku Pembunuhan Rustam Sibarani Dalam Rekontruksi

Batanghari

Patroli Hunting, Ditlantas Polda Jambi Tindak Kendaraan Angkutan Batu bara Tak Ikuti Aturan

Daerah

Polres Merangin Ringkus Tiga Pelaku Curanmor dan Penadah, Dua Diantaranya Residivis

Daerah

Satpol PP Tanjabbar Kirim Data NIB, Aktivitas Pemecah Batu Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap

Daerah

Lakalantas Maut di Lintas Timur Tanjab Barat: Truk Batubara 3AS Langgar Aturan, Mobil Putih Tertimbun Batu Bara, Arus Lalu Lintas Macet Total