__Maya Rosa Nasution dan Febi Nasution, “Nasution Bersaudara” yang dikenal sebagai mantan atlet renang berprestasi Jambi, turut hadir dalam kegiatan Jambi Akuatik Sprint Merdeka 2026 di Kolam Renang Telago Ratu, Kota Baru Jambi.__
Kabarseputarjambi.id – JAMBI – Ajang Jambi Akuatik Sprint Merdeka 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong pembinaan dan regenerasi atlet renang di Kota Jambi. Kejuaraan yang digelar pada 4–5 Agustus 2026 di Kolam Renang Telago Ratu, Kota Baru, Jambi, tersebut turut diwarnai kehadiran dua mantan atlet renang kebanggaan Jambi, Maya Rosa Nasution dan Febi Nasution.
Kehadiran kedua sosok yang pernah mengukir prestasi di tingkat nasional itu menjadi perhatian tersendiri. Maya Rosa Nasution dan Febi Nasution dikenal sebagai atlet renang berprestasi yang pada masanya berhasil membawa nama Provinsi Jambi bersinar di kancah nasional.
Keduanya bahkan dikenal dengan julukan “Nasution Bersaudara”, sebutan yang melekat atas kiprah mereka dalam dunia olahraga renang sekaligus prestasi yang pernah ditorehkan untuk Jambi.
Dalam kegiatan tersebut, semangat olahraga dan kebersamaan tampak begitu terasa. Kehadiran para mantan atlet berprestasi di tengah kompetisi atlet-atlet muda dinilai dapat menjadi inspirasi sekaligus pengingat bahwa Jambi memiliki sejarah panjang dalam melahirkan talenta olahraga renang.
Kejuaraan Jambi Akuatik Sprint Merdeka 2026 sendiri digelar oleh Akuatik Indonesia Pengurus Kota Jambi. Berdasarkan surat undangan panitia, kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 4 hingga 5 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, di Kolam Renang Telago Ratu, Kota Baru Jambi.
Pembukaan kejuaraan dijadwalkan pada 4 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB. Ajang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet renang sejak usia dini serta membuka ruang bagi lahirnya generasi penerus prestasi renang Jambi.
Kehadiran Maya Rosa Nasution dan Febi Nasution menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Sebagai mantan atlet yang pernah merasakan atmosfer kompetisi tingkat nasional, pengalaman keduanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah olahraga renang Jambi yang patut dikenang dan diteruskan kepada generasi berikutnya.
Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa prestasi olahraga tidak berhenti ketika seorang atlet mengakhiri masa kompetisinya. Pengalaman, semangat, dan keteladanan para mantan atlet tetap dapat menjadi energi bagi pembinaan atlet muda.
Dengan semangat “Sprint Merdeka”, Akuatik Indonesia Kota Jambi diharapkan terus melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengikuti jejak para pendahulunya dan kembali mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional hingga internasional. (TIKO)










