Tanjung Jabung Barat.Berita liputan jambi.Sudah menjadi tradisi setiap bulan suci Ramadhan,menyabut lebaran Idul Fitri Pemkab Tanjabbar mengadakan acara pasar malam untuk warga Tanjung Jabung Barat
Agar di permudah berbelanja kebutuhan menyabut lebaran
Saat media ini konfirmasi melalui pesan singkat whsapp ke Korlap(koordinator lapangan) Saudara Abdul Azis untuk menanyakan tentang kegiatan pasar malam
Berapa stan lapak yang ada di pasar malam,dan berapa biaya sewa lapak yang harus di bayar pedagang?agar bisa ikut berjualan di pasar malam tersebut
Dengan angkuhnya saudara Azis mengatakan “Makan dewek j.. mantap haha.. “balasan chatnya
Niat media ini konfirmasi mencari informasi tentang kegiatan pasar malam,karena ini menyangkut PAD(pendapatan asli daerah)
Tapi seperti ini jawaban Abdul Azis sebagai Korlap(koordinator lapangan) menimbulkan kontroversi.dengan adanya pasar malam ini hanya menguntungkan diri sendiri,kelompok atau golongan
Kabid Disperindag tanjung jabung barat Marhalim di mintai keterangan melalui sambungan telefon mengatakan “Mengenai pasar malam semua sudah di serahkan ke panitia yang ada di lapangan,berapa lapak dan berapa biaya yang di bayar pedagang untuk menempati lapak belum ada laporannya” Tutup Marhalim











