Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Singkong Jadi Sumber Harapan

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Banyuasin, 27 Februari 2026 – Menjelang azan Magrib, dapur-dapur di Desa Simpang Bayat yang berada di sekitar wilayah operasi PHE Jambi Merang mulai sibuk. Aroma cendol dawet yang manis bercampur dengan aroma cuko yang mendampingi hidangan pempek. Tak banyak yang tahu, sebagian sajian berbuka itu kini dibuat dari tepung mocaf—tepung berbahan dasar singkong yang diolah sendiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Embun Pagi.

 

KWT Embun Pagi merupakan kelompok binaan PHE Jambi Merang yang berada di Dusun Selaro, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Penduduknya sangat akrab dengan singkong yang ditanam di lahan kebun maupun pekarang rumah. “Panen singkong di sini banyak. Tapi ya gitu, harga singkong per kilonya murah sekali. Cuma dua ribu per kilo,” ungkap Riyanti, 45, salah satu anggota KWT Embun Pagi. Jika hanya mengandalkan panen singkong, menurutnya tidak cukup untuk kebutuhan hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia mengakui perubahan mulai terasa setelah kelompoknya mendapatkan pendampingan dari PHE Jambi Merang dalam pengembangan produk mocaf. Produksi yang sebelumnya telah berjalan, diperkuat dari sisi kualitas, standarisasi proses, hingga kemasan dan pemasaran. Melalui proses fermentasi, pengeringan, dan penggilingan yang lebih terstruktur, singkong kini diolah menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih optimal.

 

“Awalnya kami ragu, apakah rasanya bisa sama seperti terigu. Ternyata enak, malah lebih ringan,” kata Riyanti sambil menunjukkan kemasan mocaf produksi kelompoknya yang kini sudah berlabel. Satu kilo tepung mocaf dibanderol Rp 34.000,-, berkali-kali lipat dibanding hanya menjual singkong utuh saja. Produk sampingan selain mocaf, KWT Embun Pagi juga membuat eyek-eyek. Itu adalah kudapan ringan dari singkong yang renyah.

BERITA TERKAIT  Tabligh Akbar Pemprov Jambi Bersama UAS: Ribuan Jemaah Padati Masjid Raya Tsamaratul Insan

 

Riyanti juga bersyukur PHE Jambi Merang selain melatih pemasaran juga aktif mempromosikan tepung mocaf ini. PHE Jambi Merang memang kerap mengusung tepung mocaf dari Desa Simpang Bayat ini di berbagai pameran kabupaten maupun provinsi, misalnya saja Sriwijaya Expo di Palembang. Riyanti yakin dengan promosi itu, paling tidak masyarakat mengenal tepung mocaf dan manfaatnya.

 

Di bulan Ramadan, konsumsi makanan berbasis tepung meningkat. Tepung mocaf bisa menjadi alternatifnya. Tepung mocaf pada dasarnya merupakan sumber karbohidrat seperti halnya terigu, namun memiliki keunggulan karena bebas gluten dan cenderung lebih mudah dicerna bagi sebagian orang. Ketika berpuasa, makanan yang mudah dicerna menjadi penting agar lambung yang kosong seharian tidak “terkejut” oleh asupan yang terlalu berat.

 

Untuk takjil, olahan mocaf dapat dijadikan bakwan dan pisang goreng yang renyah. Untuk sajian berbuka, mocaf diolah menjadi brownies kukus, bolu pandan, dan kue lapis. Bahkan untuk persiapan Lebaran, tepung ini dipakai membuat nastar, kastengel, dan putri salju yang tak kalah lembut dari tepung terigu.

 

Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1 Iwan Ridwan Faizal mengatakan bahwa mocaf dapat membantu mengurangi ketergantungan pada tepung terigu berbasis gandum impor. Bagi warga, ini berarti rantai produksi yang lebih dekat, biaya yang lebih terkendali, serta membuka peluang nilai ekonomi baru bagi masyarakat desa.

 

“Program pemberdayaan masyarakat dirancang agar bergulir memberikan manfaat langsung terhadap kelompok dan secara tidak langsung berkelanjutan berdampak ke ekonomi masyarakat. Program ini memberi kesempatan bagi para ibu rumah tangga untuk lebih berdaya dan terlibat dalam aktivitas ekonomi. Sementara bagi masyarakat, ini menjadi simbol kemandirian pangan lokal,” jelasnya.

BERITA TERKAIT  Koramil 415-06/Pijoan Berperan Aktif Dalam Penertiban Jalur Angkutan Batu Bara

 

Di bulan yang mengajarkan makna berbagi dan keberkahan, kenyalnya cendol dan gurihnya pempek dari mocaf menjadi saksi bahwa kemandirian bisa tumbuh dari potensi lokal. Dari singkong yang dulu dipandang biasa, kini hadir mocaf yang tak hanya menguatkan sajian Ramadan, tetapi juga menguatkan ekonomi keluarga.

Berita Terkait

Monitoring dan Evaluasi Penanganan Karhutla di Jambi, Bupati Fadhil Sambut Kedatangan Gubernur Jambi
PIMPINAN UTAMA REDAKSI SATU KOMANDO, ACHMADI ANOM ALIAS KI ANOM HADIRI HUT KE-27 DAN RAKERNAS IPJI 2026 DI JAKARTA
Program Revitalisasi KB Bunda Dssa Lubuk Sabontan , Disinyalir terjadi Kecurangan , Material bekas dari Pembongkaran langsung diangkut oleh Suami Kepala sekolah
Temuan Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Dilaporkan ke Kejati, JANJI Pertanyakan Alasan Menunggu Penagihan Inspektorat
Aksi Nyata Lawan Dampak Kabut Asap dan Udara Tercemar, DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN) Provinsi gandeng Dinkes Kota Jambi, Dinkes Provinsi Jambi, JBC dan Katalog dengan Membagikan Ribuan Masker
Polisi Bergerak Cepat Tangani Kebakaran 8 Rumah di Sungai Nibung,
Jindi South Jambi B Bersama Pemuda Mudik Bersatu Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas
Unlimited Friendship! 11 Tahun Sumatra Pajero Society, Soliditas dan Persaudaraan Jadi Kekuatan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:19 WIB

Monitoring dan Evaluasi Penanganan Karhutla di Jambi, Bupati Fadhil Sambut Kedatangan Gubernur Jambi

Selasa, 3 November 2026 - 18:18 WIB

PIMPINAN UTAMA REDAKSI SATU KOMANDO, ACHMADI ANOM ALIAS KI ANOM HADIRI HUT KE-27 DAN RAKERNAS IPJI 2026 DI JAKARTA

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Program Revitalisasi KB Bunda Dssa Lubuk Sabontan , Disinyalir terjadi Kecurangan , Material bekas dari Pembongkaran langsung diangkut oleh Suami Kepala sekolah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:39 WIB

Temuan Kelebihan Bayar Rp 6,27 Miliar Dilaporkan ke Kejati, JANJI Pertanyakan Alasan Menunggu Penagihan Inspektorat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Aksi Nyata Lawan Dampak Kabut Asap dan Udara Tercemar, DPW Garuda Astacita Nusantara (GAN) Provinsi gandeng Dinkes Kota Jambi, Dinkes Provinsi Jambi, JBC dan Katalog dengan Membagikan Ribuan Masker

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Jindi South Jambi B Bersama Pemuda Mudik Bersatu Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Unlimited Friendship! 11 Tahun Sumatra Pajero Society, Soliditas dan Persaudaraan Jadi Kekuatan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Unlimited Friendship! Sumatra Pajero Society (SPS) Touring 2026 di Jambi, Satukan Persaudaraan Lintas Sumatra

Berita Terbaru