JAMBI – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Palembang resmi mengabulkan permohonan banding yang diajukan oleh M. Nurul Habibi, mantan Kepala Desa Sungai Rambai, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Putusan ini mengubah nasib penggugat setelah gugatannya sempat ditolak di tingkat pertama di PTUN Jambi.
Putusan Nomor 65/B/2025/PT.TUN.PLG dibacakan pada 16 Desember 2025, di mana majelis hakim membatalkan putusan sebelumnya dari PTUN Jambi (Nomor 5/G/2025/PTUN.JBI) dan memenangkan gugatan penggugat untuk seluruhnya.
Adapun poin-poin utama dalam amar putusan PTUN Palembang adalah:
1. Mengabulkan gugatan Pembanding/Penggugat sepenuhnya;
2. Menyatakan batal Keputusan Bupati Tanjung Jabung Barat Nomor 193/Kep.Bup/PMD/2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan penjabat Kades Sungai Rambai periode 2022-2028 (ditetapkan 1 April 2024);
3. Mewajibkan terbanding untuk mencabut SK Bupati tersebut;
4. Mewajibkan terbanding untuk memulihkan harkat dan martabat penggugat sebagai Kades Sungai Rambai;
5. Menghukum terbanding membayar biaya perkara di kedua tingkat, dengan biaya banding sebesar Rp250.000.
Menanggapi putusan tersebut,Kabag hukum kabupaten tanjung jabung barat Agus Sumantri SH.I.MH,atau biasa di panggil Agus LADAS mengatakan.”kita lanjut kasasi,biarlah hukum yang menentukan dan mencari kebenarannya sendiri” tutup Agus LADAS singkat











